Wali Kota Madiun Maidi bersama Dandim dan Kapolres Madiun Kota mengecek kesiapan perlengkapan di posko besar Alun-alun Madiun, Jumat (10/1/2020). (Istimewa-Pemkot Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota Madiun bersama Forkopimda membuka posko besar penanggulangan bencana di Alun-alun Kota Madiun.

Sejumlah sarana dan prasarana disiagakan di lokasi tersebut untuk kesiapsiagaan terhadap bencana alam.

Posko besar penanggulangan bencana ini dibuka sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Seperti diketahui, saat ini hampir setiap hari Kota Madiun selalu diguyur hujan.

Di posko besar tersebut ada sejumlah peralatan yang disiapkan seperti alat pemadam api, baju antiapi, perahu karet, sepeda motor dan mobil darurat, selain itu juga ada peralatan dapur umum, dan perlengkapan lain.

"Kesiapan sarana prasarana sudah dicek semua dan alat yang sifatnya untuk darurat juga sudah ada,’’ kata Wali Kota Madiun, Maidi, seusai apel kesiapsiagaan bencana, Jumat (10/1/2020).

Maidi menyampaikan saat ini seluruh petugas sudah bersiaga. Petugas dari BPBD juga melakukan penjagaan 24 jam. Ini untuk memastikan saat kondisi air sedang tinggi bisa dilakukan tindakan secara cepat.

Seluruh pompa yang dimiliki Pemkot juga dalam keadaan aktif. Selain itu, juga disiapkan pompa mobile keliling.

Dalam menghadapi musim penghujan, kata Maidi, pihaknya juga telah melakukan sejumlah langkah pengurangan risiko bencana. Seperti menebang pohon yang sudah rapuh dan membersihkan sungai serta saluran air dari sampah.

"Seluruh sarpras disiagakan di posko besar di alun-alun. Ketika hujan turun, semua tim ke posko itu dan berkoordinasi," ujar Maidi.

Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto mengatakan posko besar akan terus dibuka hingga ada pemberitahuan dari BMKG bahwa kondisi alam sudah cukup kondusif.

Namun, saat kondisi alam masih tidak memungkinkan, posko akan tetap dibuka.

Selama membuka posko besar, Kodim Madiun menyiagakan satu peleton pasukan. Para tentara ini ditugaskan khusus untuk siaga menghadapi bencana alam.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif menjaga kondisi lingkungan di Madiun. Seperti tidak membuang sampah sembarangan," kata dia.

Dalam posko besar itu, Lanud Iswahjudi juga menyiagakan satu satuan setingkat peleton (SST).

baca pula: Kejari Kota Madiun Tahan 3 Tersangka Korupsi Dana Controlled Landfill

Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra mengatakan Lanud siap mengerahkan personelnya apabila terjadi bencana alam di wilayah Madiun dan sekitarnya. Penyiapan SST ini merupakan permintaan Kota Madiun.

"Kita siagakan 1 SST pasukan siaga bencana alam dan apabila dibutuhkan kami siap mengerahkan pasukan dengan jumlah yang mebih banyak lagi," kata dia.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten