Ilustrasi knalpot blong, knalpot blong-blongan, knalpot blombongan, atau knalpot brong dijual di Pasar Logam Jaya, Kota Madiun. (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Madiunpos.com)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Polres Karanganyar menyita 67 kendaraan yang menggunakan knalpot brong pada malam perayaan Tahun Baru 2020 di Karanganyar Kota dan Tawangmangu, Selasa (31/12/2019) malam.

Operasi penertiban kendaraan bermotor tersebut untuk mewujudkan situasi kondusif bagi masyarakat agar terhindar dari polusi suara yang mengganggu.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami, menjelaskan operasi penertiban dilakukan Polres Karanganyar dibantu sukarelawan di depan Pos Pam Terminal Tawangmangu, Karanganyar, dan Monumen Pancasila.

Tol Cipali Banjir, Lalu Lintas Arah Semarang Macet

Razia dilakukan pukul 22.00 WIB untuk menjamin kondisi yang tidak meresahkan pengguna jalan dan masyarakat yang merayakan tahun baru.

“Biasanya anak muda sering ngegas pakai knalpot yang sudah dibuat brong saat malam pergantian tahun. Makanya kami melakukan razia untuk menjamin kondusivitas keamanan. Karena banyak masyarakat nanti bisa terganggu akibat suara yang dihasilkan knalpot tersebut,” ujar dia.

Polisi menyita 56 sepeda motor di kawasan Tawangmangu dan tujuh sepeda motor serta empat STNK di Karanganyar kota. Kendaraan yang didapati menggunakan knalpot brong langsung disita dan pengendaranya diberi surat tilang.

Pohon Tumbang di Solo: 1 Mobil Tertimpa, 2 Pemotor Tersabet Ranting

Sebelum mengambil kembali kendaraan yang disita, Dewi mewajibkan pengendara membawa knalpot bawaan standar pabrik untuk dipasang.

“Karena waktu tidak banyak kami memutuskan untuk mengangkut barang bukti [sepeda motor] ke kantor. Total ada 67 sepeda motor. Nanti saat mengambil kendaraan setelah sidang kami minta mereka membawa knalpot bawaan dan memasangnya. Knalpot brongnya kami sita,” imbuh dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten