Henry Indraguna (Istimewa-Dok. Henry Indraguna)

Solopos.com, SOLO -- Pengacara Henry Indraguna menyatakan keinginannya meramaikan bursa calon kepala daerah dalam Pilkada Solo Tahun 2020 lewat jalur perseorangan (independen).

Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) itu mengaku siap all out mendulang suara warga Solo berpasangan dengan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka.

“Saya inginnya dari jalur indepnden. Tentu agar nanti bila sudah terpilih bisa memperjuangkan kepentingan rakyat tanpa tergantung atau dipengaruhi parpol,” ujar eks calon anggota legislatif DPR dari Partai Perindo itu, Senin (7/10/2019).

Henry Indraguna menjelaskan keinginannya maju dalam Pilkada Solo 2020 dilatarbelakangi tekadnya mengabdikan diri bagi warga Solo. Apalagi pengusaha autobridal itu saat muda pernah menempuh pendidikan di Kota Bengawan.

Sebagai langkah kongkret keberpihakannya kepada masyarakat Solo, mulai akhir pekan ini Henry membuka layanan hukum gratis setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Masyarakat yang butuh bantuan bisa datang ke kantornya.

“Silahkan datang ke kantor kami di Jl. R.M. Said Nomor 208 Mangkubumen Solo. Akan kami layani dari pagi hingga sore hari,” kata dia. Henry mengaku terpanggil menggunakan keahliannya di bidang hukum untuk membantu masyarakat tidak mampu.

Di sisi lain di tengah gencarnya usulan Gibran Rakabuming Raka untuk maju Pilkada Solo 2020 dari jalur independen, suami Selvi Ananda itu diprediksi sedang berusaha menembus DPP PDIP.

Pasalnya peluang Gibran mencalonkan diri melalui DPC PDIP Solo tertutup karena pihak DPC yang telah mengusulkan pasangan calon (paslon) tunggal, Achmad Purnomo-Teguh Prakosa ke DPP PDIP.

Pendapat itu disampaikan Ketua Program Studi Komunikasi FISIP UNS, Sri Hastjarjo, kepada solopos.com melalui WhatsApp. “Setahu saya Gibran sudah tidak bisa lewat DPC. Sepertinya mau menembus DPP,” ujar dia, Senin.

Secara normatif, Hastjarjo mengakui peluang Gibran mendaftarkan diri melalui DPC PDIP Solo sudah tertutup. Tapi selama belum ada keputusan dari DPP PDIP, Gibran dinilai masih berpeluang mendapatkan rekomendasi.

“Tantangan terbesar Gibran saat ini bagaimana menjaga perasaan semua stakeholder; aspirasi masyarakat dan mesin partai [DPC PDIP Solo] yang sudah resmi mengusung pasangan calon [Purnomo-Teguh Prakosa],” urai dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten