Peserta Seleksi CPNS Wonogiri Diminta Pantau Website BKD, Ada Apa Ya?
Protokol dan Komunikasi Pimpinan Wonogiri/Aparatur Sipil Negara (ASN) Wonogiri mengikuti upacara Hari Kesadaran setiap tanggal 17 di halaman Sekretariat Daerah Wonogiri beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI — Peserta seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil atau CPNS di Wonogiri diharapkan aktif memantau website Badan Kepegawaian Dearah (BKD) setempat. Hal itu untuk mengetahui apakah mereka lolos tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) atau tidak.

Hingga saat ini belum ada kabar mengenai kapan tahap tes selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), akan dilaksanakan. Hal itu disebabkan pandemi Covid-19. BKD Wonogiri masih menunggu informasi lebih lanjut dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Kami dari BKD hanya bisa menunggu instruksi dari pusat terkait kapan SKB akan digelar. Jika sudah ada perkembangan dan instruksi dari BKN segera kami sampaikan melalui website BKD Wonogiri,” kata Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Aparatur BKD Wonogiri, Wahyudi, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Senin (11/5/2020).

Kerusakan Paru-Paru Anak Akibat Covid-19, Meradang Hingga Terisi Nanah

Peserta yang lolos tahap SKD, dia minta selalu memantau perkembangan seleksi penerimaan CPNS Wonogiri, baik perubahan, penundaan, maupun informasi lainnya melalui website BKD. Hingga saat ini belum ada wacana atau rencana peniadaan, pergantian, dan segala hal terkait SKB.

Kebutuhan ASN

Rencana awal, SKB akan dilaksanakan pada 25 Maret hingga 10 April 2020. SKB akan dilaksanakan di Karanganyar, lokasi yanng sama seperti tempat tes SKD. Bahkan peralatan tes yang dimiliki BKD Wonogiri hingga saat ini masih di lokasi tersebut.

Ia mengatakan adanya penundaan tes seleksi maupun pengangkatan CPNS akan berdampak pada kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Wonogiri.

PT KAI Operasikan 6 KA Luar Biasa, Salah Satunya Lewat Solo Balapan

“Untuk saat ini masih sama dan aman, tetapi kami tidak tahu kapan Covid-19 ini akan berakhir. Jika ada penundaan pengangkatan kemungkinan akan berdampak pada kebutuhan ASN. Karena setiap tahunnya ada ASN yang pensiun. Otomatis kekosongan tersebut tidak terisi,” terang dia.

ASN di Wonogiri yang pensiun pada 2019 sebanyak 622 orang. Jika ditambah dengan ASN yang pensiun pada 2020 jumlahnya bisa 1.000 orang lebih. Sedangkan kuota seleksi penerimaan CPNS Wonogiri pada 2020 sebanyak 560 orang.

“Formasi yang kami ajukan ke pusat tidak semua disetujui, maka kuota penerimaan ASN tidak sebanding dengan jumlah ASN yang pensiun. Di Wonogiri ASN yang pensiun didominasi oleh para guru,” kata Yudi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho