Tutup Iklan
Perawat di Australia Temukan Gejala Aneh Pasien Covid-19
Ilustrasi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, MELBOURNE – Seorang perawat di rumah sakit The Royal Melbourne, Australia, mengungkap gejala aneh saat dirinya dinyatakan mengidap virus corona Covid-19. Sekitar 1 minggu sebelum dilarikan ke unit gawat darurat, Emily Morris mengaku merasakan sensasi sakit yang tidak biasa di kaki bagian bawah.

Update 28 Juli: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Indonesia Tambah 1.748

Sebenarnya Emily sudah terbiasa mengalami kelelahan di bagian kaki akibat berjam-jam bekerja menggunakan APD. Tapi, saat itu ia seketika menyadari bahwa sakit kakinya tidak seperti biasanya.

Ia pun segera berbicara mengenai kondisinya dengan rekan dan atasannya. Kemudian, ia disarankan berhenti sejenak dari tugasnya, melakukan tes virus corona Covid-19 dan mengisolasi diri.

Setelah 24 jam, hasil tesnya pun keluar dan menyatakan Emily positif terinfeksi virus corona Covid-19. Saat itulah Emily menyadari bahwa gejala aneh yang dialaminya mengarah pada hasil positif Covid-19.

Demo Buruh di Kantor Gubernur Jateng Abaikan Protokol Covid-19, Begini Reaksi Ganjar…

“Aku merasa tidak enak badan. Aku merasa tidak nafsu makan dan kesulitan menahan cairan. Aku pun merasa seperti tersingkir ketika tahu positif virus corona,” ujar Emily Morris dilansir Mirror, Minggu (26/7/2020).

Gejala Unik Pasien Covid-19

Emily Morris merasa sedikit malu karena stigma sosial di sekitarnya, yang mana seorang perawat justru terinfeksi virus corona Covid-19.

Kini, ia pun sudah mengisolasi diri di apartemen untuk memantau gejalanya dan memastikan orang di sekitarnya tidak akan tertular virus darinya.

Meskipun ia memang bekerja di rumah sakit dan menangani kasus virus corona, tapi ia yakin telah telah tertular virus ketika berada di luar rumah sakit.

Kabar Baik! 10 Pasien Covid-19 di Klaten Sembuh, Termasuk Batita Asal Tulung

“Mengingat kualitas tinggi APD yang kami gunakan dan prosedur kesehatan yang kita miliki di rumah sakit, saya sangat yakin bahwa penularan virus ini terjadi di luar rumah sakit,” ujarnya.

Emily pun memohon kepada semua orang untuk tetap berhati-hati dan menyadari bahwa orang muda, sehat serta bugar masih bisa terinfeksi virus corona Covid-19.

Emily juga berharap ceritanya tentang penularan virus corona Covid-19 ini bisa mematahkan stigma di antara profesional perawatan kesehatan lainnya. Karena, profesional medis justru berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi virus.

Sukoharjo Tambah 51 Kasus Positif Covid-19 Baru Dalam Sepekan, Nakes Mendominasi


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho