Pengendara Motor Meninggal seusai Tabrakan dengan Pikap di Sidoharjo Wonogiri

Kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil pikap di jalan Desa Kayuloko, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri mengakibatkan satu orang meninggal.

 Ilustrasi korban kecelakaan. (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban kecelakaan. (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, WONOGIRI — Seorang pengendara motor meninggal dunia sesuai tabrakan dengan pikap di jalan Dusun Gempol, Desa Kayuloko, Sidoharjo, Wonogiri, Rabu (25/8/2021) sore.

PromosiHentikan Stigmatisasi Pencandu Narkoba, Rehabilitasi Bukan Dikerangkeng

Pengendara motor itu adalah laki-laki berinisial DA, 25, warga Dusun Gempol RT 003/RW 002,Desa Kayuloko, Sidoharjo.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB melibatkan sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AD 7464 L yang dikendarai korban dengan pikap Mitshubishi Colt L 300 berpelat nomor AD 1657 KJ.

Baca Juga: Angka Kematian Pasien Covid-19 Wonogiri Capai 10,7%, Ini Penyebabnya Menurut Bupati Jekek

Sementara itu, pengemudi pikap merupakan seorang laki-laki berinisial PT, 20, warga Dusun Pencil, Desa Rejosari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri.

“Korban meninggal dunia karena mengalami luka pada bagian kepala, kaki kanan dan kiri. Sepeda motor rusak parah,” kata Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Marwanto, saat dihubungi Solopos.com, Rabu malam.

Kasatlantas mengatakan kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur (Kecamatan Jatisrono) ke barat (Kecamatan Sidoharjo). Sesampai di lokasi kejadian, sepeda motor itu mendahului mobil tidak dikenal.

Baca Juga: Mobil Innova Reborn Tabrak Pohon Jati di Salak Wonogiri, Pengendara Selamat

“Saat mau mendahului mobil belum sempat sampai, dari arah barat melaju mobil [pikap]. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak bisa dihindarkan,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi jalan di lokasi kejadian naik turun. Saat ini sopir mobil diamankan guna dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kami imbau untuk para pengendara agar lebih berhati-hati saat berkendara. Jika mau mendahului lihat kondisi jalan, naik atau turun. Pastikan tidak ada kendaraan dari arah yang berlawanan,” kata Marwanto.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

+ PLUS Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi magnet kaum urban untuk mengadu nasib di sana. Berikut perkiraan biaya hidup tinggal di Kalimantan Timur yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Berita Terkini

Dugaan Rudapaksa Wanita Boyolali, Terlapor Ngaku Kenal R Tapi Tak Akrab

Tukinu menjelaskan GWS ingin membantu R untuk bertemu suaminya dan akan dibantu bertemu dengan penyidiknya.

2021, DKPP Deteksi 65 Pelanggaran Peredaran Daging Sapi di Kota Solo

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Solo menemukan ada 65 pelanggaran dalam pengawasan peredaran daging sapi di Kota Bengawan.

Kantongi Sertifikat, Wisata OMAC Klaten segera Dipermak

Sebelumnya Pemkab Klaten terkendala mengembangkan kawasan OMAC lantaran belum mengantongi sertifikat.

Ratusan Bidang Tanah Pemkab Klaten Ternyata Belum Bersertifikat

BPN menyerahkan 770 sertifikat hak atas tanah aset Pemkab Klaten yang terdiri atas  tanah perkarangan dan jalan sebanyak 649 bidang atau 743 sertifikat.

Ribuan Koleksi Buku Perpustakaan Mangkunegaran Solo Dipindah, Ada Apa?

Ribuan koleksi perpustakaan Reska Pustaka di Pura Mangkunegaran Solo dipindahkan dari sebelumnya di lantai II ke lantai dasar.

Pelaku UKM di Karanganyar Bakal Dipetakan Sesuai Klaster Usaha

Pemkab Karanganyar akan mendata ulang UKM yang dipetakan sesuai dengan klaster usaha. Ini untuk memudahkan pendampingan.

Sulitnya Dapatkan Minyak Goreng Bersubsidi di Karanganyar

Ibu-ibu di Karanganyar mengeluhkan sulitnya mendapatkan minyak goreng dengan harga murah. Ritel modern yang menjual minyak goreng seharga Rp14.000 liter selalu kehabisan stok.

Luas dan Bikin Bingung, Pasar Legi Solo Butuh Banyak Penunjuk Arah

Pasar Legi Solo yang luas dan terdiri atas beberapa lantai dan blok membutuhkan banyak penanda atau penunjuk arah agar pengunjung tidak bingung.

Ingin Tampil Beda, Desa Ngabeyan Klaten Dihuni Banyak Patung Hewan

Banyak patung hewan menghiasi Desa Ngabeyan, Karananom, Klaten.

Disebut Bukan Korban Pemerkosaan, Wanita Boyolali Ungkap Kronologi Ini

R mengatakan terlapor GW akan membantunya membebaskan sang suami dengan bantuan orang dalam namun dengan syarat membawa sejumlah uang.

Dana BOS 2019 Klaten untuk Buku Matur Jujur Sebenarnya Bagus, tapi...

Wali murid di Klaten menyatakan penggunaan buku Matur Jujur tidak konsisten sehingga terkesan mubazir.

Asyiknya Keliling Desa Pasung, dari Naik Jip hingga Petik Buah Sendiri

Pengunjung di Desa Agrowisata Pasung, Wedi, Klaten, bisa menumpang jip offroad, menikmati kesejukan dan keindalan alam, hingga memetik buah sendiri.

Tanjungsari Boyolali Jadi Contoh Pengendalian Hama dengan Agens Hayati

Tanaman padi di Banyudono tetap mendapatkan serangan hama padi seperti serangan tikus, penggerek batang padi, serta Bacterial Leaf Blight (BLB) atau dikenal sebagai penyakit kresek atau hawar daun.

Eks Napiter Atok Ngaku Deg-degan Tiap Lewat Polsek Pasar Kliwon Solo

Eks napiter Roki Apris Dianto alias Atok mengaku selalu merasa deg-degan dan takut tiap lewat di depan Polsek Pasar Kliwon Solo.

2 Kali Teror Polsek Pasar Kliwon Solo, Eks Napiter Datang Minta Maaf

Seorang eks napiter Roki Apris Dianto datang ke Polsek Pasar Kliwon Solo untuk meminta maaf atas aksi teror bom yang pernah ia lakukan beberapa tahun lalu.

Prabowo Dihina, Gerindra Klaten Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

DPC Partai Gerindra Klaten tak terima dengan pernyataan Edy Mulyadi di YouTube yang dinilai menghina Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra, Prabowo Subianto.