Pengelola Mal di Solo: Nunggu SE PPKM Pemkot Seperti Nonton Sinetron Ikatan Cinta

Pengelola mal di Solo harap-harap cemas menunggu Surat Edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkait PPKM level 4.

 Mal sepi pengunjung saat PPKM (ilustrasi/Farida Trisnanintyas/Solopos)

SOLOPOS.COM - Mal sepi pengunjung saat PPKM (ilustrasi/Farida Trisnanintyas/Solopos)

Solopos.com, SOLO—Surat Edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai aturan turunan dari Pemerintah Pusat yang kerap diputuskan secara mendadak menjadi momok besar bagi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Solo.

Setidaknya sekitar 4 pekan aturan PPKM diterapkan dengan 2 kali aturan keluar, selama itu pula pusat perbelanjaan modern menjadi korban lantaran tak boleh beroperasi normal.

Kini mal kembali menunggu nasib mengingat aturan PPKM berlanjut atau tidak akan diputuskan Selasa (3/8/2021). Kebijakan PPKM Darurat pada awal Juli 2021 lalu berlanjut PPKM Level 4 membuat trafik pengunjung jeblok sehingga hanya tersisa kurang dari 10%.

Baca Juga: Tak Perlu Diragukan, Riset SBBI Solopos Terjamin

Tenant-tenant esensial seperti makanan dan minuman, supermarket, dan farmasi, memang masih diperkenankan buka, tetapi sepinya mal membuat puluhan tenant yang semula beroperasi berangsur kukut.

Ketua APPBI Solo, Veronica Lahji, mengatakan keputusan SE PPKM yang selalu mepet membuat manajemen pusat perbelanjaan modern tak bisa berbuat banyak.

“Ini seperti menanti sinetron Ikatan Cinta setiap hari. Kita disuruh mikir trailernya apa ya. Masalahnya juga enggak bisa dipredksi. Jadi, kami masih menunggu keputusan Presiden kemudian turun ke daerah seperti apa. Keputusannya biasanya melihat kondisi masing-masing daerah,” kata dia, kepada Solopos.com, Senin (2/8/2021).

Baca Juga: Perluas Jangkauan kepada Pelanggan, Cerita Roti Buka 406 Gerai di Indonesia

Dibayangi PHK Besar-Besaran

Vero menjelaskan pihaknya masih menunggu aturan lebih lanjut dari Pemkot Solo. Sebelumnya kondisi ini membuat puluhan tenant tutup hingga terancam gulung tikar dan dibayangi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Dalam hal ini, dampak PPKM sangat besar terhadap keberlangsungan usaha dan nasib para karyawan.

Piaknya mencontohkan di Solo Paragon Mall tenant yang buka kurang dari 20%. Namun demikian, banyak yang akhirnya memilih menutup usahanya lantaran biaya operasionalnya cukup besar jika buka. Hal ini lantaran pendapatan yang mereka peroleh tidak seberapa dan cenderung rugi.

“Soal syarat kartu vaksin untuk pengunjung saya kurang setuju karena belum semua orang divaksin. Ada daerah yang mudah mendapatkan vaksin, ada yang susah. Sedangkan mal adalah area publik siapa pun boleh masuk. Kami tetap skrining lewat protokol kesehatan yang ketat,” papar Chief Marcom Solo Paragon Mall ini.

Baca Juga: Kepatuhan Lapor SPT Pajak di Kanwil DJP Jateng Capai 77,58%

Public Relations Solo Grand Mall (SGM), Ni Wayan Ratrina, mengatakan pihaknya berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melonggarkan aturan PPKM sehingga pusat perbelanjaan modern seperti mal diperbolehkan beroperasi seperti biasa.
“Yang penting mal dibuka, kami sudah seneng banget.

Misalnya, pengunjung harus menunjukkan kartu vaksin Covid-19 kami dukung. Akan tetapi, lebih kepada kerja sama dengan tenant, jadi masyarakat menunjukkan kartu vaksin nanti dapat diskon,” tutur dia.

Pihaknya berharap mal bisa dibuka secara bertahap atau justru diperbolehkan seperti semula. Menurutnya, masyarakat datang ke mal tidak hanya ke supermarket atau pun makan, tetapi mereka memenuhi kebutuhan lain seperti pakaian, kacamata, dan sebagainya.

Ina menjelaskan persyaratan kartu vaksin untuk pengunjung mal bisa dijadikan penawaran menarik dari tenant-tenant di mal. Misalnya, mereka dapat harga spesial, promo, maupun diskon jika menunjukkan kartu vaksin.

Berita Terkait

Berita Terkini

Sharp Dukung PMI dan Rumah Sakit Terapkan Informasi Berbasis Digital

Sharp menyerahkan bantuan 13 LED TV 42 inch kepada PMI Kota Solo di Markas PMI untuk menampilkan informasi stok darah dalam waktu nyata.

Kunjungi Solo, Menko Airlangga Beri Dukungan untuk UMKM Rumahan

Menko Airlangga Hartarto mengunjungi salah satu kelompok pemberdayaan masyarakat yakni UMKM Usaha di Kota Solo untuk program dukungan UMKM.

Solopos Virtual Talkshow: Siap dengan Perubahan, Tiki Kian Banyak Beri Layanan Digital

Tiki juga memberikan layanan jemput online (Jempol), di mana Tiki akan menjemput barang ke rumah dan kemudian mengantarkannya ke tempat tujuan.

Harga BBM di Indonesia Paling Murah Se-Asia Tenggara? Cek Perbandingannya

Harga jual eceren bahan bakar minyak di Indonesia disebut masih lebih murah jika dibandingkan kebnyakan negara-negara tetangga yang berada di kawasan Asia Tenggara.

Matahari Kota Bogor Resmi Tutup Operasional, Ini Penjelasan Manajemen

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) menutup atau menghentikan operasional salah satu gerainya yang berlokasi di Kota Bogor, Jawa Barat.

Yuk Buka Tabungan Secara Digital Melalui OCTO Savers CIMB Niaga

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus mengakselerasi kapabilitas fitur dan layanan aplikasi digital banking OCTO Mobile untuk kemudahan nasabah.

Pengembang Geothermal Harus Punya 5 Prinsip Pengembangan Panas Bumi

PT Geo Dipa Energi (Persero) , sebagai BUMN mendorong seluruh pengembang Geothermal untuk memiliki 5 prinsip dasar pengembangan Panas Bumi di Indonesia.

Sebelum Beli Kripto, Belajar Dulu 10 Istilah Berikut Ini

Mampu menghasilkan keuntungan berlipat dalam jangka waktu yang relatif singkat menjadi alasan utama mengapa investasi kripto begitu diminati.

Teknologi Komunikasi 5G Mulai Menyebar, Apa Keuntungan Bagi Masyarakat?

5G akan memberikan dampak evolusi teknologi di platform dagang -el (e-commerce). Tampilan gambar barang yang awalnya dalam bentuk foto, nantinya bisa hadir dalam bentuk 3D. 

Undian Simpedes Berhadiah Mobilio dan Suzuki Carry, Ini Pemenangnya

BRI Kantor Cabang (KC) Solo Kartasura kembali menggelar, Panen Hadiah Simpedes Periode I Tahun 2021, di Aston Solo.

Gelombang 21 Kartu Prakerja Terakhir Tahun Ini, akan Ada Lagi Enggak Ya?

Kartu Prakerja gelombang 21 akan menjadi gelombang yang terakhir sesuai dengan alokasi anggaran tahun ini.

Suku Bunga Deposito Turun, Simpanan Dana di Bank Ikut Melambat

Bank Indonesia (BI) melaporkan pada Agustus 2021 terjadi perlambatan himpunan dana pihak ketiga (DPK) bank seiring dengan penurunan suku bunga simpanan.

Penyaluran KUR Capai Rp177,7 Triliun, Didominasi oleh Sektor Ini 

Realisasi penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR sampai dengan awal September 2021 telah mencapai Rp177,7 triliun kepada 4,8 juta debitur atau 70 persen dari target nasional.

Citilink Jadi Maskapai Murah Terbaik Nomor Dua di Dunia Saat Pandemi Covid-19

Citilink meraih predikat 5-Star Covid-19 Airline Safety Rating dari Skytrax, sebuah lembaga pemeringkat penerbangan global independen yang berbasis di Inggris.

Penerimaan Pajak 60,3 Persen Per Agustus, Yakin Bisa Capai Target?

Pemerintah memiliki waktu empat bulan untuk mengejar sisa hampir 40 persen pajak yang belum terkumpul.