Pencoblosan Pilkada Solo 2020 di RS: Kotak Suara Disemprot Disinfektan Sebelum Dibawa KPPS
Ilustrasi pemilu/pilkada. (Solopos/dok)

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan kesempatan bagi pasien Covid-19 untuk menyalurkan hak pilih pada pencoblosan Pilkada Solo 2020, Rabu (9/12/2020), di rumah sakit.

Terkait itu, Direktur UPT RSUD Bung Karno Solo, Wahyu Indianto, mengaku sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) berisi sejumlah hal terkait Pilkada.

“Pasien yang dirawat dan ingin mencoblos bisa meminta formulir A5 di TPS asal atau terdaftar melalui keluarga dan dikirim ke satpam jaga untuk diteruskan ke ruang rawat inap. Saat hari pelaksanaan, perawat memberikan form A5 kepada pasien dan digunakan untuk pencoblosan yang pelaksanaannya dilakukan perawat,” katanya melalui Whatsapp, Selasa (8/12/2020).

Pilkada Solo: 30 Orang Ajukan Pindah Lokasi Mencoblos, 17 Di Antaranya Pasien Covid-19

Wahyu mengatakan SE terkait pencoblosan Pilkada Solo 2020 itu sudah ia sampaikan sejak 2 Desember lalu. Ia menyebut jumlah pasien Covid-19 yang rawat inap di RSUD Bung Karno saat ini sekitar 30 orang.

Kasi Keperawatan RSUD Bung Karno Solo, Suharmanto, mengatakan berdasarkan koordinasi dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pasien boleh mencoblos setelah pencoblosan di TPS selesai.

“Artinya sekitar pukul 13.00 WIB. Teknisnya, KPPS akan ke rumah sakit dengan membawa surat dan kotak suara. Kemudian mereka akan menyerahkannya kepada tim perawat yang berjaga di ruang isolasi RSUD Bung Karno lantai IV,” jelasnya.

Prospek Research Center Rilis Hasil Survei Pilkada Solo 2020, Paslon Mana Yang Menang?

Perawat kemudian akan membawa surat dan kotak suara untuk pencoblosan Pilkada Solo 2020 itu ke dalam ruang isolasi dan menyerahkannya kepada pasien. Pasien akan memilih sesuai pilihannya kemudian memasukkan kembali surat suara ke dalam kotak.

Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

Hento, sapaan akrabnya, mengaku sempat menanyakan soal pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, jika ada instrumen yang masuk ruang isolasi, instrumen tersebut termasuk nonsteril.

Karena itu harus ada proses disinfeksi sebelum dibawa keluar ruangan. “KPPS mengaku punya mekanisme sendiri untuk itu. Surat dan kotak suara akan disemprot cairan desinfeksi saat keluar dari ruang isolasi,” katanya.

Tidak Jadi Sewa 2 Hotel, Pemkab Karanganyar Akhirnya Pilih Asrama BLK Untuk Isolasi OTG

Tim KPPS yang akan membawa kotak suara keluar menuju ke tempat penghitungan suara. Saat pencoblosan Pilkada Solo oleh pasien Covid-19, tim KPPS menunggu di luar ruangan.

Petugas yang akan mengawal pencoblosan tersebut adalah perawat pada pergantian sif pertama dan kedua. “Kami sudah persiapan sejak beberapa hari lalu dan sudah mengumumkan ke pegawai dan pasien siapa yang mau memilih di RS. Silakan mengumpulkan A5 dan mengantarkannya ke security RSUD,” katanya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom