Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

 Pengunjung mal memindai barcode sebelum masuk mal di Solo beberapa waktu lalu. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut penggunaan barcode aplikasi PeduliLindungi telah menyentuh angka 8 juta dalam sehari. Selain itu platform ini telah diakses lebih dari 50 juta kali per hari baik melalui aplikasi maupun website. (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Pengunjung mal memindai barcode sebelum masuk mal di Solo beberapa waktu lalu. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut penggunaan barcode aplikasi PeduliLindungi telah menyentuh angka 8 juta dalam sehari. Selain itu platform ini telah diakses lebih dari 50 juta kali per hari baik melalui aplikasi maupun website. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memfasilitasi kalangan pelaku usaha, kantor instansi, dan lainnya yang ingin mendapatkan kode batang atau QR code aplikasi PeduliLindungi.

Dirilis akun Instagram @pariwisatasolo yang merupakan akun resmi Dinas Pariwisata Kota Solo, Rabu (22/9/2021), pelaku usaha, kantor instansi dan lainnya bisa mendaftar dengan mengisi form digital melalui link https://bit.ly/qrcodesurakarta.

Baca Juga: RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Prosedurnya, setelah mengisi form pendaftaran digital, bagi pemohon yang sudah memiliki izin usaha, akan diberi form isian dari Kementerian Kesehatan melalui alamat email pemohon.

Sedangkan bagi pemohon QR Code PeduliLindungi yang belum memiliki izin usaha akan disurvei terlebih dahulu oleh tim dari Dinas Pariwisata Kota Solo. Selanjutkan bagi pemohon yang sudah mendapatkan form isian dari Kementerian Kesehatan dapat langsung mengisi form sesuai data yang dibutuhkan.

Baca Juga: Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

pengajuan QR Code PeduliLindungi solo
Pengumuman soal fasilitasi pengajuan QR Code PeduliLindungi bagi pelaku usaha dan kantor instansi oleh Pemkot Solo. (Instagram @pariwisatasolo)

Form isian dari Kementerian Kesehatan dan Surat Permohonan selanjutnya dikirim ke alamat email pariwisata@surakarta.go.id dan di-cc juga ke email bidang.dip.surakarta@gmail.com. Form isian dari pemohon akan dikirim ke Kementerian Kesehatan oleh Dinas Pariwisata Kota Solo.

Kementerian Kesehatan kemudian akan melakukan verifikasi selama 5-7 hari kerja. Jika disetujui, QR Code PeduliLindungi akan diberikan langsung melalui alamat email pemohon.

Baca Juga: Diledek Kaesang Gaji Wali Kota Solo Kecil, Respons Gibran di Luar Dugaan

“QR Code PeduliLindungi digunakan untuk melakukan skrining pengunjung sebelum masuk ke tempat umum. Pengunjung akan melakukan scan QR Code dan akan terlihat status warna PeduliLindunginya. Cara mendapatkan QR Code PeduliLindungi tentunya menjadi hal penting yang harus diajukan,” tulis admin akun Instagram @pariwisatasolo di unggahan pada Rabu.


Berita Terkait

Berita Terkini

Terekam Kamera CCTV, 4 Pria Bobol Kotak Infak Masjid di Daleman Klaten

Aksi pembobolan kotak infak tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di sejumlah lokasi masjid setempat.

Absen Ujian, 4 Pelamar PPPK Nakes Karanganyar Dipastikan Gagal

Empat peserta seleksi PPPK nakes Pemkab Karanganyar tak ikuti ujian tanpa keterangan sehingga dipastikan gugur.

Bruk...Puluhan Pohon di Sukoharjo Tumbang Diterjang Angin Kencang

Saking derasnya, hujan disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon besar tumbang dan melintang di jalan perdesaan di Sukoharjo.

Resepsi Pernikahan di Solo Sudah Boleh Tampilkan Penyanyi Lur

Acara resepsi tidak boleh digelar di rumah tinggal, pendapa/joglo kelurahan/kecamatan, aula sekolah, gelanggang olahraga dan gedung sejenis lainnya.

Daarul Qur'an Bangun Asrama, Bupati Juliyatmono Letakkan Batu Pertama

Ponpes Daarul Qur'an di Colomadu, Karanganyar, membangun masjid dan asrama santri. Bupati Juliyatmono berjanji akan mendukung Ponpes Daarul Quran

Awas! Ada 11 Lokasi Rawan Lakalantas di Jl. Solo-Jogja Klaten

Kawasan Besole, Kecamatan Ceper, menjadi salah satu lokasi Jalan Solo-Jogja yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Karanganyar Hari Ini: 22 Oktober 2011, 46 Imigran Terdampar di Berjo

Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 22 Oktober 2011, sebanyak 46 orang imigran asal Afghanistan dan Iran terdampar di rumah salah seorang warga di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Gapoktan Sebut Keterlibatan DPRD dalam Maraknya Penggunaan Sumur Sibel

Sebagian besar pembuatan sumur submersibel di Jaten, Karanganyar, dibiayai APBD melalui aspirasi DPRD Karanganyar.

Ini Jalan Kabupaten Klaten yang akan Membelah Rest Area Tol Solo-Jogja

Keberadaan rest area jalan tol Solo-Jogja di Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, akan terbelah dengan jalan kabupaten.

Penggunaan Sumur Sibel Tak Terkendali, Dispertan PP: Tak Ada Larangan

Dispertan PP Karanganyar menyebut tidak ada regulasi yang mengatur pengunaan sumur submersibel atau sibel di kalangan petani.

Penggunaan Sumur Sibel oleh Petani Jaten Tak Terkendali, Ini Bahayanya

Jumlah petani di Jaten, Karanganyar, yang menggunakan air sumur submersibel (sibel) dinilai terlalu banyak sehingga mengancam ketersediaan air tanah.

Operasi Pangan Murah dan Gratis Digelar di Masjid Al Falah Sragen

Operasi Pangan Murah dan Gratis ini digelar di Masjid Raya Al Falah Sragen untuk meringankan beban masyarakat setelah dihantam pandemi Covid-19 selama lebih dari satu tahun.

Duh, Masih Ada Ponpes di Sragen yang Emoh Ikut Vaksinasi, Ini Alasannya

Bupati Sragen meminta bantuan Polres dan Kodim untuk melakukan pendekatan kepada ponpes yang emoh ikut vaksinasi.

Angin Kencang yang Rusak 20 Rumah di Sragen, La Nina Sudah Datang?

BKMG mengumumkan ancaman badai La Nina di akhir tahun 2021. Sementara puluhan rumah rusak di Sragen setelah diguyur hujan disertai angin kencang.

Kebangetan, Puluhan Tanaman Hias di Taman Portabel Solo Raib Dicuri

DLH Solo mencatat ada puluhan tanaman hias di taman portabel yang hilang seiring pengadaan fasilitas tersebut pada tahun ini.