Kategori: Wonogiri

Pemkab Wonogiri Usung 7 Program Unggulan dalam RPJMD, Apa Saja?


Solopos.com/Rudi Hartono

Solopos.com, WONOGIRI — Pemkab dan DPRD Wonogiri menyepakati rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 melalui Rapat Paripurna DPRD di kantor dewan, Rabu (7/4/2021). Pemkab Wonogiri memiliki tujuh program unggulan yang akan diwujudkan dalam lima tahun ke depan.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menjelaskan tujuh program unggulan pemkab itu akan direalisasikan selama kepemimpinannya periode II ini. Dua program merupakan lanjutan program yang telah direalisasikan pada kepemimpinan periode I lalu, yakni paket program sekolah gratis dan pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi.

Baca Juga: 11 Keluarga di Sekitar Waduk Pidekso Wonogiri Ajukan Relokasi Rumah

Satu program lainnya lainnya, yakni pelayanan kesehatan gratis. Bupati menilai pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi. Lelaki yang akrab disapa Jekek itu merealisasikan kedua program tersebut pada kepemimpinan periode I secara bertahap.

Sebagai contoh, awalnya dia merealisasikan program pendidikan gratis bagi siswa SD dan yang sederajat negeri maupun swasta dan siswa SMP dan yang sederajat negeri maupun swasta. Implementasinya, Pemkab menutup kekurangan anggaran yang dikaver bantuan operasional sekolah (BOS) dengan BOS daerah (Bosda).

Selanjutnya, Pemkab memberi beasiswa bagi mahasiswa berprestasi senilai Rp12 juta/mahasiswa setahun. Kemudian, Pemkab merealisasikan program pemberian seragam gratis bagi siswa SD-SMP mulai 2020 lalu.

“Program ungglan ketiga, reformasi birokrasi yang dinamis berbasis ilmu pengetahuan teknologi, inovasi, dan membangun sistem yang terintegrasi. Program unggulan keempat, percepatan penanganan kemiskinan berbasis organisasi perangkat daerah sebagai satuan tugas,” demikian disampaikan Bupati dalam nota pengantar rancangan awal RPJMD.

Tiga program unggulan lainnya, yakni pembangunan sarana prasarana pasar tradisional, agrobisnis, kemudahan akses permodalan bagi usaha mikro kecil menengan (UMKM), penguatan badan usaha milik (BUM) desa, dan pelatihan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) bagi pengusaha pemula.

Selain itu memberi kemudahan berinvestasi dengan pelayanan yang cepat, mudah, dan terintegrasi. Terakhir, membangun sistem pertanian modern berbasis sumber daya manusia unggul dengan memanfaatkan Iptek dan inovasi.

Baca Juga: Tegas, Pemkab Sukoharjo Bakal Jatuhkan Sanksi Bagi ASN yang Nekat Mudik

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Wonogiri, Siti Hardiyani, mengatakan empat Komisi DPRD memberi masukan berbeda. Komisi I meminta indikator tujuan dan sasaran pada misi kedua RPJMD disusun secara kuantitatif, supaya capaian kinerja lebih terukur. Komisi II berharap Pemkab menampilkan gambaran pembangunan wilayah selatan yang ditargetkan menjadi pusat pengembangan investasi dalam RPJMD.

Komisi III menyoroti soal penambahan data jalan kabupaten dan meminta Pemkab memperhatikan proses penetapan status jalan desa menjadi jalan kabupaten. Komisi IV berharap Pemkab memasukkan indikator prevelensi stunting pada indikator kinerja utama Dinas Kesehatan.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Baihaqi