Pemerintah Baru Sekarang Larang TKA Masuk Indonesia, Ini Alasan Menkumham

Yasonna menjelaskan larangan TKA masuk Indonesia baru diberlakukan sekarang dengan alasan mendengarkan aspirasi dari masyarakat.

 Menkumham, Yasonna H Laoly. (Antara)

SOLOPOS.COM - Menkumham, Yasonna H Laoly. (Antara)

Solopos.com, JAKARTA – Pemerintah menyatakan mulai saat ini tenaga kerja asing (TKA) dilarang masuk ke Indonesia. Pernyataan itu dikeluarkan oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, setelah beberapa waktu lalu beberapa TKA China masuk ke Tanah Air meski sedang diberlakukan PPKM Darurat.

Yasonna menjelaskan mengapa pemerintah baru memberlakukan larangan TKA masuk ke Tanah Air. Menurut dia, larangan itu dilakukan setelah mendengarkan aspirasi dari masyarakat.

“Pembatasan tenaga kerja asing, memang terjadi pembatasan orang asing sebelumnya. Hanya yang diberi kesempatan masuk hanya tenaga kerja asing yang bekerja dalam proyek strategis nasional itu pun dengan rekomendasi K/L [kementerian/lembaga] terkait, dan tentunya masuknya memenuhi protokol Covid-19,” kata Yasonna dalam jumpa pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Pemerintah Gencarkan Tracing dan Testing Covid-19, Solo Raya Jadi Sasaran

Setelah melakukan evaluasi, Yasonna mengatakan pemerintah kemudian melakukan pengetatan terhadap TKA yang ingin masuk ke Indonesia. Hanya warga negara asing yang diperkenankan masuk ke Indonesia saat aturan tersebut diberlakukan.

“Sekarang ini kita evaluasi kembali dan ada masukan-masukan dari masyarakat, kita sekarang mengambil pengetatan yang lebih ketat tenaga kerja asing apakah di proyek strategis nasional, ataupun dalam proyek-proyek lainnya tidak kita perkenankan masuk, kecuali dalam lima klasifikasi yang kita sebutkan tadi,” ujarnya.

Orang asing yang masih diperkenankan masuk Indonesia yakni pemegang visa diplomatik dan visa dinas, orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas. Selanjutnya, pekerja yang dikecualikan ialah orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, serta orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan.

Baca Juga: Buruh Dapat Subsidi Upah Rp1 Juta, Ini Syarat Mendapatkannya

 

Transisi 2 Hari

Yasonna kemudian menjelaskan mengapa larangan masuknya TKA ke Indonesia diperlukan waktu transisi. Politikus PDIP ini mengatakan tak adil jika langsung diberlakukan, padahal ada pihak yang saat ini masih dalam perjalanan ke Indonesia.

“Mengapa transisi 2 hari? Karena baru hari ini kita umumkan, tentunya tidak fair ada orang sedang proses terbang, tidak mungkin langsung kita deportasi, ini yang kita lakukan,” ucapnya.

Kebijakan larangan TKA masuk ke Indonesia kini telah diumumkan kepada publik. Yasonna pun telah berkoordinasi dengan Kemlu untuk penerapan kebijakan ini.

Baca Juga: Rekor! Hari Ini 1.383 Orang Meninggal karena Covid-19

“Ini yang selalu berurusan dengan kedatangan orang asing biasanya selalu ada jeda waktu. Saya sudah berkoordinasi dengan Ibu Menlu tentang hal ini juga. Jadi saya kita kebijakan ini akan kita terapkan dengan tentunya dengan ketat dengan harapan bahwa kita bisa menangani pandemi dengan baik,” imbuhnya.

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Bejat! Anak Disetubuhi Dukun Karena Ibu Ingin Kaya

Kasus orang tua mengorbankan anak demi pesugihan kembali terjadi. Seorang ibu menyerahkan putri kandung kepada dukun cabul agar cepat kaya.

Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat?

Azis Syamsuddin adalah ahli hukum yang terjerat kasus hukum.

Junior Setya Novanto, Berikut Profil Azis Syamsuddin yang Ditangkap KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka sejumlah kasus korupsi.

Resmi! Azis Syamsuddin Pimpinan DPR Ketiga Yang Terjerat Kasus Korupsi

Azis Syamsuddin akhirnya resmi menjadi pimpinan DPR ketiga yang terjerat kasus korupsi.

Walah! Bupati Solok Ngamuk Saat Sidang Paripurna DPRD

Ribut-ribut di Kabupaten Solok belakangan semakin memanas, setelah adanya konflik antara Ketua DPRD dengan Bupati Solok.

Alasan Isolasi Mandiri Tak Diterima, Azis Syamsuddin Dijemput Paksa

Tim KPK menjemput paksa Azis Syamsuddin dan digelandang ke Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/9/2021) malam.

Sambut Mahasiswa Baru, ITNY Gelar PPTMB 2021

Sebelum PPTMB ITNY digelar, ITNY telah mempersiapkan mahasiswa memasuki kehidupan di kampus dengan menggelar serangkaian webinar pengembangan diri bagi mahasiswa baru.

Mangkir dari Panggilan KPK, Benarkah Azis Syamsuddin Isoman?

Surat permohonan penundaan atas namanya, Azis meminta agar pemeriksaan terhadapnya dilaksanakan pada 4 Oktober 2021.

Dukun Penemu Ramuan Anticorona Sri Lanka Meninggal Akibat Varian Delta

Dia sebelumnya mempromosikan sirup buatan dukun White yang diklaim ampuh melawan virus seumur hidup.

Mengaku Lagi Isoman, Azis Syamsuddin Mangkir Panggilan KPK

Azis Syamsuddin tak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa hari ini dengan alasan sedang isolasi mandiri. Ia meminta pemeriksaan diundur pada 4 Oktober 2021.

Anggota TNI yang Ditemukan Tewas, Ditusuk Saat Mencoba Melerai Perkelahian

Sertu Yorhan Lopo dari Menzikon Puziad TNI AD akhirnya tewas setelah berlari 50 meter akibat ditusuk Ivan Victor Dethan karena mencoba melerai perkelahian.

Anggota TNI Jadi Korban Pembunuhan, Mayat Ditemukan di Lahan Kosong

Seorang anggota TNI ditemukan tewas terbunuh, sementara seorang lainnya mengalami luka tusuk dalam peristiwa yang terjadi di Depok.

Divonis 4,5 Bulan Penjara atas Kepemilikan Senjata Api, Kivlan Zen Banding

Kivlan Zen bersikeras menyatakan tidak bersalah atas kasus kepemilikan senjata api dan peluru tajam ilegal sehingga mengajukan banding atas vonis majelis hakim PN Jakarta Pusat.

Wah, 54 Raja dari Seluruh Indonesia Bakal Berkumpul di Sumedang

Presiden Jokowi direncanakan membuka Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) di Keraton Sumedang Larang.

Dipanggil KPK Hari Ini, Azis Syamsuddin Bakal Ditangkap di Jumat Keramat?

KPK memanggil Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, diduga terkait kasus suap AKP Stepanus Robin Pattuju.