Warga melihat perbaikan pipa air milik PDAM yang rusak akibat tertimpa material bangunan proyek perbaikan drainase di Jl. Kampar, Kota Madiun, Minggu (29/9/2019). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, MADIUN -- Pembangunan saluran air dan drainase di Kota Madiun ditarget rampung akhir November 2019. Sejauh ini progres proyek tersebut masih sekitar 60%.

Ada 40 lokasi drainase dan saluran air yang dibangun. Pemkot Madiun menggelontorkan anggaran senilai Rp50 miliar untuk proyek tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun, Suwarno, mengatakan progres pelaksanaan proyek secara umum masih sekitar 60%. Namun ada beberapa pekerjaan seperti pembuatan saluran lingkungan sudah mencapai 90%.

"Untuk setiap titik berbeda-beda. Tetapi kalau rata-rata sudah mencapai 60%," kata Suwarno, Selasa (8/10/2019).

Suwarno menuturkan pengerjaan proyek tersebut diprediksi selesai akhir November. Terutama saluran besar di Jl. Soekarno Hatta, Kalisono, dan daerah Kelurahan Sogaten. Sedangkan untuk pengerjaan di simpang lima Jl. Thamrin diprediksi selesai Desember.

Untuk pekerjaan di simpang lima Jl. Thamrin baru dimulai beberapa waktu lalu. Suwarno mengklaim seluruh pekerjaan sesuai target.

Pekerjaan saluran ini merupakan lanjutan dari pengerjaan sebelumnya. Pengerjaan pada tahun ini dipastikan selesai.

‘’Saluran di sejumlah titik itu termasuk saluran besar. Memakai box culvert dua kali dua meter. Ini jauh lebih besar dari saluran yang sebelumnya,’’ kata dia.

Lebih lanjut, Suwarno meminta maaf kepada masyarakat yang terganggu karena pembangunan saluran tersebut. Seperti debu yang sangat mengganggu dan hingga akses yang terganggu. Ia menyebut pemerintah akan terus berupaya maksimal untuk segera menyelesaikan pekerjaan sebelum kontrak berakhir.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten