Pelajar SMAN 1 Sragen Olah Rumput Liar Jadi Obat Penurun Panas, Bisa?

Pelajar SMAN 1 Sragen mengolah rumput liar menjadi obat penurun panas pada kompetisi Krenova Kabupaten Sragen 2022.

 Dua anggota Tim Juri Krenova 2022 (kanan) melihat displai produk inovasi para pelajar dan masyarakat umum di depan Aula Oproom Setda Sragen, Rabu (22/6/2022). (Espos/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Dua anggota Tim Juri Krenova 2022 (kanan) melihat displai produk inovasi para pelajar dan masyarakat umum di depan Aula Oproom Setda Sragen, Rabu (22/6/2022). (Espos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Sebanyak 55 inventor dari kalangan pelajar SMP dan SMA, mahasiswa, dan masyarakat umum berkompetisi dalam Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kabupaten Sragen 2022.

Lomba Krenova Kabupaten Sragen 2022 itu diselenggarakan di Aula Oproom Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Selasa-Rabu (21-22/6/2022). Pada lomba tersebut akan memilih juara I, II, dan III untuk mewakili Kabupaten Sragen ke lomba Krenova tingkat Soloraya, Jawa Tengah, sampai nasional.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Tim juri dipimpin Prof. Endang Yuniastuti dari Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Dari 55 inventor itu 45 inventor di antara dari kalangan pelajar dan 10 inventor dari mahasiswa dan umum.

Sebanyak 28 inovasi dipresentasikan pada Selasa (21/6/2022) dan sisanya 27 inovasi pada Rabu (22/6/2022). Sebagian besar inovasi berupa produk makanan dan minuman olahan menggunakan bahan yang sudah tidak dimanfaatkan, seperti kulit singkong, bekatul, kulit pisang, kulit salak. Ada juga produk aplikasi dan produk elektronik berbasis robotika.

Tiga orang siswi SMAN 1 Sragen mengolah kulit pisang menjadi permen. Produk tersebut diberi nama Pukis atau permen kulit pisang. Kemudian, dua orang siswi SMAN 1 Gondang, Sragen mengolah biji nangka menjadi produk mi yang diberi nama Mi Bank.

Baca Juga : Pelajar SMAN 1 Karanganyar Bikin Gelang Laron Pantau Isoman Lewat QR Code

Siswa dari SMPN 2 Gemolong juga mengolah bekatul menjadi kue tart dan produk-produk lainnya. Selain mengolah biji nangka menjadi mi, siswa lain dari SMAN 1 Gondang juga mengubah daun sawi menjadi nori yang disebut Nori Sawi atau Risaw. Mereka Amanda Novia Fitriyani dan Afita Sari.

Obat Penurun Panas

Mereka mengaku sengaja membuat nori berbahan sawi sebagai pengganti nori berbahan rumput laut. Di Jepang, nori digunakan untuk membuat sushi atau menjadi teman makan nasi dan makanan lainnya.

“Daun sawi hijau memiliki senyawa aktif yang bermanfaat. Di dunia kesehatan sawi hijau bisa meningkatkan imunitas. Selain itu sumber nutrisi yang baik dan seimbang. Bahan itu yang dipilih sebagai bahan baku nori,” kata Amanda saat paparan di depan tim juri.

Dua siswi lainnya dari SMAN 1 Gondang, Puput Amelya Romandani dan Arthyas Sita Lindyani memaparkan produk kerupuk bunda atau kerupuk berbahan daun bambu muda. Mereka memilih daun bambu muda karena banyak ditemukan di kampung.

Baca Juga : 55 Inovasi Pelajar dan Umum Bersaing di Lomba Krenova 2022 Sragen

Siswi SMAN 1 Sragen juga tak mau kalah. Mereka mengolah daun ajeran yang merupakan tanaman perdu liar menjadi permen yang diberi nama Permen Gujeran atau Gummy Daun Ajeran.

“Awal mula di SMAN 1 Sragen bersih-bersih. Halaman sekolah banyak banget rumput ajeran. Kami mencari manfaat di internet ternyata bisa menjadi obat penurun demam. Kami membuat inovasi sebagai obat demam untuk anak-anak,” tutur Andi Puan Maharani, salah satu perwakilan peserta dari SMAN 1 Sragen.

“Sudah diujicoba pada anak demam dengan suhu 39 derajat Celsius. Bisa sembuh setelah 3-5 hari,” imbuh dia.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

+ PLUS Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

Penggunaan teknologi biogas bisa membantu menyelamatkan Objek Wisata Air Terjun Pletuk di Dusun Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, yang sepi pengunjung karena tercemar limbah kotoran sapi.

Berita Terkini

Makam Jenazah Warga Sragen Dibongkar, Meninggal Tak Wajar?

Jenazah warga Sragen yang diduga meninggal tak wajar diautopsi setelah kuburannya dibongkar.

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.

Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Minggu 3 Juli 2022 Hujan Siang Malam

Inilah prakiraan cuaca untuk kawasan Sukoharjo pada hari Minggu (3/7/2022).