Pedagang Pasar Gede Solo Harap-Harap Cemas Jelang Vaksinasi Covid-19
Lurah Pasar Gede, Agus Suparto, saat sosialiasasi ke pedagang terkait vaksinasi Covid-19, belum lama ini. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Para pedagang Pasar Gede Solo harap-harap cemas jelang vaksinasi Covid-19 yang dijadwalkan pada 27 Februari-1 Maret 2021. Sejumlah pedagang pun mengaku takut menghadapi jarum suntik vaksin.

Meskipun begitu, mereka berharap tetap sehat saat pelaksanaan vaksinasi. Salah satu pedagang, Ngatmi, mengakui sebenarnya agak takut akan disuntik vaksin. Pedagang oleh-oleh ini berharap kondisinya sehat saat vaksinasi.

“Sebenarnya agak takut, tapi dibilangin enggak apa-apa. Kondisi insya Allah sehat, harapannya sehat selalu. Kalau pusing biasa, dulu pernah dites darah [tes cepat] ya aman saja, baik-baik saja,” katanya kepada wartawan, Rabu (24/2/2021).

Baca Juga: Pasien Covid-19 di RSUD Sukoharjo Jauh Berkurang, Separuh Lebih Bed Isolasi Kosong

Hal serupa diungkapkan pedagang lain di Pasar Gede Solo, Nur, mengenai rencana vaksinasi Covid-19. Nur juga mengaku tak berani divaksin. Akan tetapi, ia mau tidak mau tetap harus melakoni vaksinasi karena diwajibkan.

“Kalau sudah prosedur begitu, ya harus siap. Yang dipersiapkan paling banyak olahraga lalu makan yang bergizi,” ujarnya.

600-An Pedagang

Pedagang lainnya, Karno, menambahkan yang terpenting saat vaksinasi kondisi badannya dalam keadaan sehat. Dengan begitu, ia tidak masalah jika harus disuntik vaksin. “Vaksin siap saja, daripada kondisi begini terus. Kecuali kalau lagi masuk angin ya jelas enggak siap. Kalau sehat divaksin, ya wani,” ungkapnya.

Baca Juga: 47 Sepeda Motor Disita Polisi Dari Rumah Warga Panularan Solo, Kasus Apa Ya?

Sementara itu, Lurah Pasar Gede Solo, Agus Suparto, menjelaskan nantinya ada 600-an pedagang yang menjalani vaksinasi Covid-19. Jumlah ini terdiri dari pedagang, kuli gendong, hingga tukang becak. Sebenarnya jumlah kios/lapak ada sebanyak 1.024, tapi beberapa pedagang memiliki 2-6 lapak sehingga yang lebih sedikit.

“Ada yang menolak, tapi semua wajib ikut. Program pemerintah ini untuk menanggulangi Covid-19. Vaksin terbatas jadi harus sesuai data pedagang. Pelaksanaan nanti 3 hari pada 27 Februari-1 Maret,” paparnya.

Agus menambahkan vaksinasi akan berlangsung di kantor lurah pasar. Sedangkan teknisnya oleh Dinas Kesehatan melalui dua puskemas. Selain itu, nantinya pedagang membawa surat undangan untuk vaksinasi. “Jangan sampai nanti ada penyusup. Ini khusus untuk pedagang Pasar Gede termasuk kuli gendong, sampai tukang becak,” jelasnya



Berita Terkini Lainnya








Kolom