Pasutri ASN Asal Madiun Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sang Istri Guru SMP
Ilustrasi persebaran virus corona pemicu Covid-19 di udara. (Bisnis)

Solopos.com, MADIUN -- Pasangan suami istri atau pasutri asal Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (27/10/2020). Keduanya merupakan aparatur sipil negara (ASN).

Pasien laki-laki atau sang suami berinisial HR, 57, merupakan ASN Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun. Sedangkan sang istri berinisial TJ, 54, adalah seorang guru salah satu SMPN Kota Madiun.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun, Mashudi, mengatakan pasturi ini awalnya mengalami gejala demam, batuk, dan pilek pada 6 Oktober. Mereka memeriksakan diri ke salah satu klinik Madiun.

Kisah Mantan LC Karaoke Solo: Berhenti Karena Pandemi Covid-19, Kini Fokus Jualan Thai Tea

Setelah itu, pasutri ASN tersebut menjalani tes swab di RSUD dr Soedono pada 24 Oktober lalu. Hasilnya, pasutri asal Madiun itu ternyata terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kedua pasien ini kemudian pindah ke RSUD Dolopo. Makanya data baru masuk pada Selasa ini,” kata Mashudi kepada Solopos.com, Selasa (27/10/2020).

Pasutri ini tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota maupun menerima tamu dari luar kota. Namun, pasien HR merupakan kontak erat dari pasien positif sebelumnya.

Kali Kedua Dalam Sehari, Grill Drainase Flyover Manahan Solo Patah Lagi

Membantu Hajatan Tetangga

Mashudi menuturkan selain pasutri tersebut juga ada satu lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Madiun. Pasien itu seorang perempuan berusia 61 tahun dari Desa/Kecamatan Geger.

Pasien berinisial MN ini riwayatnya sempat membantu masak-masak pada hajatan rumah tetangganya. Saat itu, anak dari tuan rumah pulang dari Malang, Nganjuk, Jakarta, dan Surabaya.

“Pada tanggal 19 Oktober, pasien ini mengalami mual dan kemudian periksa ke klinik. Saat menjalani rapid test ternyata reaktif,” katanya.

3 SMP Jadi Percontohan Pembelajaran Tatap Muka Solo, Siswa dan Guru Harus Uji Swab

Karena reaktif, pasien ini kemudian menjalani uji swab dan seperti pasutri ASN asal Madiun itu hasilnya ternyata terkonfirmasi positif Covid-19.

“Untuk anak-anaknya yang punya hajat udah pada pulang ke kotanya masing-masing. Kami tidak tahu apakah mereka itu terpapar corona atau tidak,” kata Mashudi.

Dengan adanya penambahan tiga pasien ini, jumlah kasus positif Covid-19 Kabupaten Madiun mencapai 140 orang. Pasien sembuh sebanyak 116 orang dan isolasi 14 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia ada 10 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom