Pasien Positif Covid-19 Ponorogo Bertambah 4 Orang, Mayoritas Kasus Impor Surabaya
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, menyampaikan penjelasan terkait perkembangan kasus Covid-19 di Ponorogo kepada wartawan, Jumat (10/4/2020). (Istimewa-Pemkab Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO -- Kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo bertambah empat orang, Senin (29/6/2020). Saat ini total kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo berjumlah 43 orang.

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, mengatakan ada penambahan empat kasus Covid-19. Tiga kasus di antaranya merupakan kasus impor dari Surabaya.

Salah satunya adalah seorang perempuan berusia 48 tahun warga Desa Ngrayun, Kecamatan Ngrayun. Selama ini, pasien tersebut bekerja di Surabaya dan baru pulang ke Ponorogo pada tanggal 23 Juni 2020. Pasien ini pulang karena majikannya meninggal dunia karena Covid-19.

“Sepulang dari Surabaya pasien langsung tes swab dan hari ini didapatkan hasil positif. Sejak datang dari Surabaya, pasien ini melakukan isolasi mandiri,” ujar Ipong kepada Madiunpos.com, Senin.

Status KLB Covid-19 Sragen Dicabut Mulai 30 Juni 2020

Ipong menuturkan untuk pasien nomor 41 yaitu seorang perempuan berusia 51 tahun dan merupakan warga Kecamatan Siman. Pasien ini merupakan seorang ibu rumah tangga dan aktif bersosialiasi.

Pada tanggal 24 Juni, pasien ini hendak pergi ke Palangkaraya dan melakukan rapid test. Ternyata hasilnya reaktif. Kemudian dilakukan tes swab dan hasilnya positif Covid-19. Dalam dua pekan terakhir, pasien ini sempat mengikuti acara arisan dan pertemuan makan-makan bersama.

“Kami temukan tracing lebih dari 30 orang yang akan dilakukan pemeriksaan swab dan rapid test,” ujar dia.

Pasien 42 & 43

Untuk pasien nomor 42 yaitu seorang laki-laki berusia 53 tahun warga Kecamatan Ngrayun. Selama ini, pasien tersebut tinggal di Surabaya dan berjualan tahu di pasar. Karena sakit dan hampir seluruh RS di Surabaya penuh, pasien ini dijemput anaknya dan langsung dibawa ke RSUD. Setelah diperiksa ternyata positif Covid-19.

Sedangkan pasien nomor 43 merupakan seorang perempuan berusia 16 tahun dan warga Kecamatan Badegan. Secara riwayat perjalanan, pekan lalu pasien ini berangkat ke Surabaya menggunakan travel untuk bekerja di Surabaya. Sesampainya di Surabaya, pasien tersebut menjalani rapid test dan tes swab. Hasilnya ternyata positif.

Diklaim Murah, Redmi 9A & Redmi 9C Bakal Diluncurkan 30 Juni

Karena positif Covid-19, pasien tersebut kemudian dipulangkan ke Ponorogo oleh majikannya. Setelah ditelusuri, dua pekan sebelumnya kakak pasien datang dari Brebes dan juga sempat pergi ke Purwantoro.

“Saat ini sudah ditemukan delapan orang kontak erat. Mulai dari keluarga hingga sopir travel yang mengantar ke Surabaya dan akan dilkukan swab dan pemeriksaan rapid test,” terang Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan ada satu pasien yang dinyatakan sembuh yaitu pasien nomor 38. Hal itu setelah pasien tersebut menjalani tes swab dua kali dan hasilnya negatif secara berturut-turut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho