Pasien Positif Covid-19 Kabupaten Madiun Tambah 3, Salah Satunya Punya Riwayat ke Solo
Ilustrasi Corona (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, MADIUN - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Madiun bertambah tiga orang pada Senin (31/8/2020). Salah satu pasien di antaranya ternyata punya riwayat berpegian ke Kota Solo.

Hal itu diungkapkan oleh Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun, Mashudi, saat dihubungi Madiunpos.com, Senin. Mashudi mengatakan pasien positif Covid-19 Kabupaten Madiun yang memiliki riwayat ke Solo adalah seorang petani dari Pucangrejo, Kecamatan Sawahan. Perempuan berusia 65 tahun ini ke Solo menggunakan kendaraan umum bus.

Warga Wonogiri Kembali Bekerja di Perantauan, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Pecahkan Rekor Dalam Sehari

"Pasien memang memiliki riwayat sakit. Nafsu makannya juga menurun dalam sepekan sebelumnya. Setelah menjalani rapid test hasilnya reaktif. Kemudian menjalani tes swab dan hasilnya positif," jelasnya.

Pasien lainnya adalah seorang pria lanjut usia dari Purworejo, Kecamatan Geger. Pria berusia 62 tahun itu tidak memiliki riwayat bepergian di luar kota. Tatapi memang mempunyai anak yang tinggal di Surabaya. "Setelah positif, pasien ini diisolasi mandiri di rumah selama 14 hari," kata Mashudi.

Pedagang Pasar Nglames

Kemudian pasien ketiga adalah seorang pedagang Pasar Nglames, Kecamatan Madiun. Diduga pedagang berusia 52 tahun ini tertular dari pedagang lainnya yang sebelumnya juga terpapar Covid-19 dan meninggal dunia.

Pasien berjenis kelamin laki-laki ini merupakan pedagang daging ayam di Pasar Nglames. Warga Nglames ini sebelumnya memiliki gejala seperti nafsu makan berkurang pada akhir Juli. Pertengahan Agutus, pasien berinisial SK ini memeriksakan diri di rumah sakit.

Buntut Pelemparan Narkoba, Bagian Luar Rutan Solo Kini Juga Dijaga dan Diawasi Ketat

"Pasien memang memiliki penyakit bawaan. Punya riwayat sakit paru-paru. Saat dilakukan rapid test massal hasilnya pun menunjukkan reaktif," katanya. Mashudi menuturkan pedagang daging ayam ini menjalani tes swab di RSUD Dolopo pada 28 Agustus 2020 lalu. Dan hasilnya terkonfirmasi positif.

Dengan adanya tambahan tiga kasus ini, akumulasi di Kabupaten Madiun ada sebanyak 74 orang. Dengan pasien sembuh 58 orang dan meninggal empat orang. Sedangkan pasien yang menjalani isolasi ada 12 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom