Tim SAR memantau aliran Kali Pepe di Dukuh Muning, Desa Dlingo, Mojosongo, Boyolali, Rabu (12/2/2020) pagi. (Solopos/Nadia Lutfiana Mawarni)

Solopos.com, BOYOLALI -- Tri Joko, 82, warga Dukuh Muning, Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, dilaporkan hilang sejak Selasa (11/2/2020) sore. Waktu itu Tri Joko pergi ke sawahnya di dukuh setempat dan tidak pulang ke rumahnya hingga keesokan harinya.

Dugaan sementara, Tri Joko hanyut terbawa arus Kali Pepe yang hanya berjarak beberapa meter dari sawahnya. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Kali Pepe mulai dari Desa Dlingo ke arah timur menuju Dukuh Jalinan, Desa Tawangsari, Teras, Rabu (12/2/2020).

Penyisiran dilakukan Tim SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, dan puluhan sukarelawan lain. Salah satu tetangga Tri Joko, Slamet, mengatakan Selasa sore itu Tri Joko pergi ke sawah dengan membawa cerek dan bahan makanan untuk buruh tani yang sedang memanen padi di sawahnya.

Pembuang Bayi Laki-Laki di Saluran Irigasi Daleman Klaten Tertangkap, Ibunya?

Saat pulang turun hujan lebat. Tri Joko yang saat itu berjalan sendirian diduga terjebak hujan di sekitar Kali Pepe yang meluap di dekat sawahnya. Dia hanyut mengikuti aliran sungai tersebut.

Saat pencarian dimulai Rabu pagi, debit air di Kali Pepe sudah kembali normal. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, mengatakan ada puluhan anggota dan sukarelawan yang digerakkan untuk pencarian Tri Joko.

Babak Baru! Zulkifli Hasan & PAN Lepas dari Hegemoni Amien Rais

“Kami memulai dengan menyisir kawasan di sekitar lokasi diduga hilang,” ujar Yoyok sapaannya.

Hingga Rabu sore belum ada tanda-tanda keberadaan Tri Joko. Keluarga sudah membuat laporan ke pihak berwajib dan menyebar postingan di media sosial. Saat hilang, Tri Joko yang berperawakan kurus hanya memakai kaus dan celana pendek.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten