Peserta aksi 212 di depan Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A)

Solopos.com, JAKARTA -- Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, menanggapi kabar tentang Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan menduduki kursi pimpinan di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Novel menyebut Ahok tidak pantas menjadi pejabat di BUMN.

"Buat saya Ahok itu musibah buat bangsa ini dan yang enggak habis pikir kok residivis dijadikan pejabat BUMN. Seperti sudah tidak ada lagi putra/putri bangsa Indonesia yang terbaik di negara ini," terang Novel yang dikutip dari Suara.com, Kamis (14/11/2019).

Ia menduga ada utang budi dari pihak yang mengusulkan Ahok menempati jabatan di BUMN. Selain itu, ia menilai hal ini erat dengan unsur politik.

Bocoran Menteri BUMN: Ahok Calon Komisaris Pertamina?

"Saya duga ada utang budi yang merekomendasikan Ahok sebagai pejabat BUMN atau pesanan atau tekanan bahwa Ahok harus masuk sebagai pejabat di negeri ini. Ini pasti bisa jadi ada unsur politik kepentingan dari negara luar yang berpengaruh karena ada indikasi Ahok digadang-gadang menjadi orang nomor satu di Pertamina dan itu BUMN, objek paling vital di negara ini dan sangat berbahaya dipegang oleh Ahok. Bisa-bisa dibuat gaduh yang akan mengancam kestabilan nasional," sambungnya.

Pandangan Novel Bamukmin tersebut mendapat komentar negatif oleh netizen. Banyak netizen menilai Novel Bamukmin iri dengan posisi yang akan dijabat oleh Ahok.

Ahok Bantah Jadi Pengawas KPK, Netizen Masih Ribut #TolakNapiJadiPengawasKPK

"Iri ya Lu Nov? Kagak napi, aktivisi muslim pula, tapi enggak bisa jadi pemimpin BUMN? Wkwkwk, kalah sama mantan napi," tulis Samuel Santoso di kolom komentar aplikasi Baca Berita.

"Iri aja, silakan demo lagi. Orang sekarang ini sudah bisa membedakan emas dan perunggu. Kalau emas kemana pun dibuang tetap emas," tambah Jadium Sebayang.

PA 212 Mau Reuni Bareng Rizieq Shihab, Netizen Usul Pakai Anggaran Lem Aibon

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan Ahok akan menduduki posisi di salah satu BUMN strategis dan bergerak di sektor yang membutuhkan perhatian besar dan mempengaruhi kondisi masyarakat banyak.

“BUMN strategis, sudah pasti. Pak Ahok bisa lah di posisi itu,” ujarnya di Kementerian BUMN, Rabu (13/11/2019).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten