Ningsih Tinampi (Muhajir Arifin/detikcom)

Solopos.com, PASURUAN — Pelaku pengobatan alternatif di Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Tiimur (Jatim), Ningsih Tinampi, viral di media sosial karena keunikannya.

Ningsih kerap kali mewawancarai pasiennya yang diduga kesurupan makhluk halus. Tak lupa Ningsih juga melontarkan candaan kepada pasiennya yang diduga kesurupan.

Dari berbagai pengobatan yang dilakukan, Ningsih juga membuka terapi lepas tali pocong. Dikutip dari Detik.com, Jumat (29/11/2019), terapi tersebut diperuntukkan bagi pasien yang terkena santet atau teluh yang penanganannya serius.

Biaya untuk terapi itu pun tak murah. Berdasarkan tarif yang tertempel di loket, biaya terapi lepas tali pocong ala Ningsih Tinampi mencapai Rp 10 juta untuk jalur privasi atau jalur khusus. Jalur tersebut dikhususkan bagi pasien yang tak ingin mangantre lama, mengingat antrean reguler sudah sampai 2021.

Dengan tarif itu, pasien akan mendapatkan pengobatan secara bertahap, mulai dari lepas tali pocong, pembersihan, hingga penyembuhan. "Barusan selesai terapi tahap pertama. Nanti ke sini lagi," terang pasien perempuan asal Riau, di tempat pengobatan Ningsih Tinampi, Kamis (28/11/2019).

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat sejumlah pasien yang mendapatkan terapi lepas tali pocong. Proses terapi secara umum sama dengan terapi lainnya.

Sebelum memulai pengobatan, perempuan yang akrab disapa Bu Ning berdoa dan kemudian memijat tubuh pasien. Bedanya dalam terapi ini, ada gerakan seolah-olah melepas tali pocong dari kepala pasien.

Meski tarifnya tak murah, pengobatan alternatif Ningsih Tinampi sangat diminati. Buktinya, daftar antrean pasien membludak hingga 30.000 orang. Saking banyaknya daftar antrean, pasien yang mendaftar sekarang baru bisa diobati pada 2021 mendatang.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten