Ngaku Kades Berjo Karanganyar, Orang Tak Dikenal Peras Warga via WA
Ilustrasi pemerasan dengan merebut ponsel (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, KARANGANYAR - Salah satu nomor tak dikenal yang belum diketahui identitasnya menggunakan foto Kades Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Suyatno. Orang itu mencoba memeras kenalan dan kolega kades melalui layanan pesan instan WhatsApp (WA), Rabu (5/8/2020).

Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang diperoleh Solopos.com, di dalam percakapan tersebut pihak yang mengaku Kades Berjo menanyakan kepada salah satu rekan Suyatno apakah memiliki mBanking atau tidak.

Setelah dijawab memiliki, akun tersebut meminta agar target korban mentransfer Rp2 juta. Akun tak dikenal tersebut juga menjanjikan mengembalikan uang tersebut pada sore hari.

Wow! Rayakan HUT ke-75 RI, Warga Colomadu Karanganyar Lukis Jalan Sepanjang 600 Meter

Dimintai konfirmasi terkait hal tersebut, Kades Berjo, Suyatno, membenarkan ada orang tak dikenal yang mengaku sebagai dirinya untuk meminta uang ke beberapa kenalannya. Hal tersebut diketahui ketika salah satu rekannya yang dihubungi nomor tersebut memastikan langsung kepadanya.

Kaget ada orang yang menggunakan fotonya untuk menipu, Suyatno segera melarang agar tidak mengirimkan uang seperti yang diminta.

“Infonya itu saya dapat dari teman saya sekitar pukul 09.00 WIB. Katanya dihubunginya kemarin. Tapi baru laporan ke saya tadi pagi. Teman saya itu tidak punya kontak saya dan bekerja di Solo. Untuk memastikan, yang bersangkutan tanya warga saya dengan tangkapan layar itu. Baru saya tahu ada yang memakai identitas saya dengan foto saya,” terang Kades.

Hebat! Salatiga Siapkan Rp2,4 Miliar per Bulan untuk Kuota Internet Siswa

Saat ini Suyatno mengaku masih menelusuri siapa saja yang sudah dihubungi oleh nomor tak dikenal yang mengatasnamakan dirinya. Namun dia memastikan nomor tersebut bukan miliknya.

“Yang pasti itu bukan nomor saya. Untuk laporan ke polisi masih belum koordinasi. Masih saya pastikan dulu pergerakannya bagaimana dan menyasar ke siapa saja lalu apakah sudah ada korban yang mengirimkan uang atau belum,” imbuh dia.

Wali Kota Salatiga Gagas Gerakan Sehari Tanpa Nasi, Ini Tujuannya…



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom