Meski Sudah Ada Vaksin Covid-19, Protokol Kesehatan Tetap Berjalan

Meski vaksin Covid-19 sudah disuntikkan ke rakyat, protokol kesehatan tetap berjalan hingga pemerintah menyatakan virus corona sudah tak ada.

 Ilustrasi dokter menyuntikkan vaksin. (Bisnis-Istimewa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi dokter menyuntikkan vaksin. (Bisnis-Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Jika seseorang sudah mendapatkan vaksin Covid-19, protokol kesehatan 3M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak tetap harus berjalan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Managing Director IPSOS Indonesia, Soeprapto Tan. Selain 3M, protokol 3T (Tracing, Testing, Treatment) juga harus tetap berjalan.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

1 Nakes Puskesmas Colomadu Karanganyar Positif Covid-19 Diduga Tertular dari Keluarga

“Kalau misalkan mendapatkan vaksin Mei atau Juni 2021 kebiasan terhadap 3M dan 3T harus tetap kita jalankan sampai pemerintah benar-benar memberikan informasi bahwa Covid-19 sudah tidak ada”, kata Soeprapto dalam rilis tertulisnya yang diterima Solopos.com pada Kamis (13/11/2020).

Sedangkan di masa vaksin Covid-19 sedang dalam proses pengujian seperti sekarang, hal yang paling ampuh untuk memutus rantai penularan virus ini adalah protokol kesehatan 3M.

Wajib Tahu! Ini Beragam Manfaat Timun untuk Wanita

"Saat ini 3M masih satu-satunya cara 'vaksin' paling ampuh. Jadi kita harus konsisten dan jangan lengah untuk melakukan 3M. Bersamaan dengan itu kita semua serta masyarakat harus mendukung pelaksanaan 3T, terutama dalam hal testing. Karena apabila masyarakat tidak mau melakukan testing, maka tracing tidak akan terjadi”, tambah Soeprapto.

Di kesempatan yang sama, Penasihat Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menkomarinvest), Monica Nirmala juga mengatakan hal yang senada.

Antisipasi Dampak Merapi, Evakuasi Sapi di Balerante Klaten Berlanjut

3M dan 3T

“Setiap orang harus mengambil peranan untuk memutus rantai dengan berpartisipasi kooperatif menerapkan 3M dan 3T”, jelas Monica.

Menurut Monica ada beberapa strategi yang dilaksanakan pemerintah untuk memperkuat upaya perubahan perilaku di masyarakat yakni, kampanye 3M. Sedangkan 3T dengan melakukan deteksi awal penyebaran Covid-19 dengan testing dan tracing yang tepat sasaran. Sementara untuk treatment pemerintah memperkuat manajemen perawatan pada pasien Covid-19.

KPU Solo Dapat Tambahan 2.424 Bilik Suara Dan APD Untuk Pilkada 2020

"Jadi dengan 3M dan 3T sama pentingnya dan satu kesatuan, kita berupaya memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan kita melindungi diri dan melindungi sesama”, tandas Monica.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional, RSO Soeharso Solo Resmikan Layanan Si Raja

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jutaan Masyarakat Indonesia Bakal Jatuh Miskin karena Garis Kemiskinan

      Sebanyak 13 juta warga negara Indonesia (WNI) terancam jatuh miskin akibat Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru.

      DPR dan Pemerintah Bahas Perppu Pemilu Pekan Depan

      Perppu Pemilu harus mendengarkan pendapat para penyelenggara pemilu karena yang menguasai teknis kondisi di lapangan.

      Rizky Billar Terancam Penjara 5 Tahun Jika Jadi Tersangka KDRT Lesti Kejora

      Ada dua saksi yang melihat saat Rizky Billar menganiaya istrinya, Lesti Kejora.

      Moeldoko: Pemerintah Akselerasi Reformasi Fundamental Sektor Kesehatan

      Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dr. Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah sedang mengakselerasi reformasi besar-besaran di sektor kesehatan.

      Gubernur Papua Lukas Enembe Beri Video Kaki Bengkak dan Susah Jalan

      Dalam keterangan video yang diterima di Jayapura, Jumat (30/9/2022), Lukas Enembe mengaku kakinya mengalami pembengkakan sehingga sulit berjalan.

      Jaksa Agung soal Ferdy Sambo: Kasusnya Biasa, Pelakunya yang Luar Biasa

      Yang membuat spesial dalam perkara Brigadir J adalah karena pelakunya seorang jenderal polisi.

      Rumput Stadion Bagian Penting dari Sport Tourism

      Tentu saja, rumput Zoysia japonica hasil pengembangan oleh dosen UNS ini sangat emosional di Manahan Solo karena merupakan arena tampil di kandang sendiri.

      75 Jaksa di Kejagung Tangani Kasus Ferdy Sambo

      Jaksa Agung memberikan perhatian serius dalam perkara tersebut untuk membuktikan pasal tentang pembunuhan berencana yang diduga dilakukan oleh Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

      Tewas Ditembak, Buronan MIT Poso Dituding Pernah Lakukan 10 Pembunuhan

      Askar tewas dalam baku tembak dengan aparat pada Kamis (29/9/2022) dan dimakamkan Jumat (30/9/2022).

      Pemakaman Jenazah Buronan MIT Poso Tanpa Keluarga dan Kerabat

      Pemakaman yang berlangsung setelah proses autopsi oleh tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) tidak dihadiri keluarga maupun kerabat dari buronan MIT Poso Askar.

      Jadi Calo Penerimaan Bintara Polri, Briptu Bagas Dipecat

      Briptu Bagas terbukti melakukan perbuatan tercela dan mencoreng nama baik institusi Polri karena menjadi calo penerimaan anggota Polri.

      Besok, Presiden Jokowi Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

      Pada tahun 2021, Jokowi juga memimpin upacara yang sama di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Jumat (1/10/2021).

      50 Wartawan Diajak Temui Gubernur Papua Lukas Enembe di Kediaman

      Ajakan membawa 50 wartawan itu terkait dengan pihak keluarga Lukas Enembe akan memberikan keterangan pers mengenai kesehatan kliennya.

      Indonesia Merintis Jalan Damai Konflik Israel vs Palestina 

      Konflik Israel dan Palestina sudah berumur lebih dari setengah abad, upaya mendamaikan dua negara tersebut selalu gagal.

      Kapolri: Tiga Kapolda Tak Terbukti Bantu Ferdy Sambo

      Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan sudah memeriksa ketiga Kapolda tersebut dan memastikan mereka tidak terlibat dalam skenario Ferdy Sambo.