Ilustrasi Berolahraga (Freepik.com)

Solopos.com, SOLO — Kesibukan terkadang membuat seseorang mengabaikan kesehatan terutama malas berolahraga. Padahal selain menjaga pola makan, olahraga secara teratur merupakan kiat untuk menjauhkan diri dari berbagai penyakit.

Meski tidak ada ketentuan hukum yang mengikat terkait ketentuan olahraga, namun Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kesehatan melalaui hadis-hadis yang meriwayatkan anjuran Nabi Muhammad SAW untuk berolahraga. “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Kisah Pilu Sekolah Pinggiran di Sukoharjo, Rusak Hingga Minim Murid

Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Daarul Huffazh, Pondok Pesantren Bilal bin Rabah, Polokarto, Ustaz dr. Arifin, SpPD, KIC, Finasim, saat ditemui Solopos.com di sela-sela kegiatannya di RSUD dr. Moewardi, Solo, Kamis (6/2/2020) mengatakan olahraga menjadi salah satu sarana untuk menyalurkan energi dalam tubuh.

Menurutnya, makan adalah proses memasukkan bahan energi untuk proses ke dalam sel menjadi energi. Apabila, energi tidak terpakai atau dikeluarkan tubuh seseorang dapat menjadi obesitas. Dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan oleh Ath-Thabarani menjelaskan bahwa Rasulullah berdada lebar, antara perut dan dada berukuran sama atau rata.

Dokter Konsultan Intensive Care Unit (ICU) itu menjelaskan Rasulullah menganjurkan berkuda dan memanah adalah sebuah hal yang wajar atau sesuai dengan zaman Rasulullah saat itu. Tetapi, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berenang, padahal sungai dan laut cukup jauh dari Mekkah dan Madinah.

”Setelah saya pelajari, ternyata berenang sangat banyak sekali manfaatnya. Bahkan, di beberapa rumah sakit sudah menggunakan hidroterapi sebagai sarana untuk melatih otot dan sendi. Renang hampir seluruhnya menggerakan seluruh tubuh,” ujar Cak Ipin sapaan akrabnya.

Ia mengibaratkan persendian manusia dengan persendian pintu. Menurutnya, persendian pintu akan sulit digerakkan ketika pintu jarang dibuka. Begitu pula dengan persendian manusia akan kaku apabila jarang digerakkan.

Matcha, Sajian Bangsawan Jepang Jadi Minuman Kekinian

Cak Ipin menambahkan salah satu syarat menunaikan salat, berwudu pun sangat erat kaitannya dengan menjaga kesehatan umat Islam. Menurutnya, memasukkan air dalam berwudu itu akan membersihkan debu-debu yang tersaring di bulu hidung. Sehingga, bulu hidung sebagai penyaring udara selalu terjaga kebersihannya.

“Lalu saat berkumur itu membersihkan ribuan bakteri, di dalam mulut itu berisi ribuan bakteri. Seperti saat bangun tidur, bau mulut tidak enak. Itu karena bakteri bekerja menghancurkan sisa-sisa makanan di dalam mulut. Lalu saat membasuh muka itu membersihkan kotoran yang berada di muka termasuk mata. Kalau di telinga itu berdampak pada peredaran darah yang baik,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten