Membedah Wacana Amendemen UUD 1945, Begini Peluangnya...

Akan ada beberapa pasangan capres-cawapres di 2024 yang diusung parpol. Bedanya hanya calon dipilih oleh DPR.

 Agus Riewanto (Istimewa/Dokumen pribadi)

SOLOPOS.COM - Agus Riewanto (Istimewa/Dokumen pribadi)

Solopos.com, SOLO—Wacana presiden tiga periode yang merupakan lanjutan isu amendemen terbatas UUD 1945 mendapat tanggapan dari Dosen Hukum Tata Negara UNS Solo, Agus Riewanto.

Dilihat dari peta politik nasional, terutama kekuatan partai politik (parpol) koalisi pemerintah, Agus menilai amendemen UUD 1945 sangat mungkin terjadi.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Baca Juga: Amendemen Terbatas UUD 1945? Surya Paloh: Tanya Rakyat 

“Petanya sudah jelas. Koalisi PDIP, peta saat ini sudah 77 persen. Ditambah dengan PAN yang sudah masuk, koalisi PDIP untuk mendapatkan 357 orang dari 575 orang, memungkinkan. Tinggal ketok palu sebenarnya,” terang Agus kepada solopos.com, Rabu (8/9/2021).

Amendemen yang dimaksud yakni Pasal 7 UUD 1945 yang mengatur masa jabatan presiden. Di pasal itu diatur bahwa masa jabatan presiden hanya sekali dan bisa diperpanjang satu kali lagi. Setelah itu tak dapat dipilih kembali.

Baca Juga: Survei SPIN: Elektabilitas Prabowo Teratas, Diikuti Anies dan Ganjar 

Ketentuan di pasal tersebut akan diubah sehingga masa jabatan presiden bisa hingga tiga periode.

Selain Pasal 7, kemungkinan besar amendemen akan dilakukan untuk Pasal 6 UUD 1945 tentang mekanisme pemilihannya.

Dipilih MPR

Di pasal itu diatur pemilihan presiden dan wapres sebagai pasangan calon yang diusung parpol dipilih rakyat.

Amendemen Pasal 6 akan mengubah mekanisme pemilihan capres dan wapres, yang akan dipilih oleh MPR.

“Orang curiga amendemen pasti akan menyentuh Pasal 6, calon dipilih MPR. Ini untuk menyesuaikan dengan amendemen Pasal 23. Dengan masuknya PAN, koalisi menjadi sangat kuat, tersisa Partai Demokrat dan PKS,” kata dia.

Diajukan Parpol

Ihwal teknis Pemilu 2024, menurut Agus, akan sama terkait pasangan capres-cawapres yang diajukan parpol.

Akan ada beberapa pasangan capres-cawapres di 2024 yang diusung parpol. Bedanya hanya calon dipilih oleh DPR.

Namun ada berapa pasangan capres-cawapres dan siapa saja, menurut Agus, tergantung dinamika politik tiga tahun ke depan. Termasuk siapa cawapres dari Jokowi ketika sosok dari Solo tersebut kembali maju sebagai capres.

“Kalau ditilik dari pola selama ini, kemungkinan Pak Jokowi akan berpasangan dengan figur yang sudah senior atau sepuh. Kemungkinan juga figur cawapres Pak Jokowi berasal dari tokoh agama seperti dari NU,” urai dia.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Tak Cuma Penjual, Pembeli Lahan Bong Mojo Solo juga Bisa Dijerat Pidana

      Tak hanya penjual, warga yang membeli lahan milik Pemkot Solo di Bong Mojo, Jebres, juga bisa dijerat KUHP maupun perdata.

      Harga Tepung Terigu di Wonogiri Tembus Rp265.000 per Sak, Penyebabnya?

      Harga tepung terigu di Kabupaten Wonogiri menembus Rp265.000 per atau per 25 kilogram (kg).

      Kloter Terakhir Tiba di Debarkasi Haji Solo, 1 Orang Masih Tertahan

      Kloter terakhir atau kloter 43 jemaah haji telah tiba di Debarkasi Solo, tapi masih ada satu orang anggota jemaah haji yang tertinggal di Tanah Suci karena sakit.

      Gulma Tumbuh Subur di WGM Wonogiri, Ini Dampaknya

      Jumlah gulma di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri semakin bertambah dari tahun ke tahun.

      Begini Kemeriahan Siswa SMPN 2 Sambirejo Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Ratusan siswa di SMPN 2 Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI dengan menyelenggarakan lomba-lomba dan kegiatan lain. 

      Bisnis Hotel di Sragen Berkembang, Begini Kata Pelaku Usaha

      Kamar hotel di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah bertambah 45 unit dalam kurun waktu satu tahun terakhir. 

      Loncat ke Sungai Bengawan Solo, 1 Orang di Sragen Hilang

      Satu orang dilaporkan hilang akibat meloncat ke aliran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Gesi, Sragen.

      Jalan Ngargoyoso Rusak, Pemkab Karanganyar Didesak segera Perbaiki

      Kalangan pelaku usaha wisata di wilayah Ngargoyoso, Karanganyar mendesak Pemkab Karanganyar membenahi infrastruktur jalan.

      Lokasi Tawangmangu Baru, Surganya Wisata Kuliner Internasional

      Tawangmangu Baru dipersiapkan sebagai destinasi wisata kuliner bertaraf internasional.

      Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Disulap Jadi Tempat Wisata Kuliner

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyulap jalan tembus Tawangmangu-Sarangan sebagai destinasi wisata kuliner pada Senin (15/8/2022).

      Unik dan Lezat, Yuk Cicipi Keripik Pisang Batik dari Sragen

      Keripik pisang menjadi salah satu pilihan camilan hingga oleh-oleh bagi kebanyakan orang. Namun berbeda dengan keripik pisang batik bergelembung dari Sragen ini. 

      Ikut Seminar, Guru Swasta Boyolali Curhat Masih Kebingungan Soal IKM

      Sebanyak 23 guru kurikulim dari sejumlah sekolah swasta di Boyolali mengikuti seminar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) di SMK Karya Nugraha, Sabtu (13/8/2022).

      Sempat Tertunda Hujan, Konser Padi Reborn Sihir Penonton di Wonogiri

      Padi Reborn sukses menyihir ribuan penonton di Alun-alun Wonogiri, Sabtu (13/8/2012) malam memeriahkan Festival Agustus Merdeka 77 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

      Duh! Cuaca Boyolali Hujan Lebat Lagi, Tunda Piknik Dulu Hari Ini

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Minggu (14/8/2022), tersaji secara lengkap dalam artikel ini.

      Cuaca Sukoharjo Minggu Ini: Sore Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

      Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo secara lengkap untuk hari ini, Minggu (14/8/2022).