Megawati Kritik Banyak Daerah Lamban Tangani Bencana

Menurut Megawati, banyak pemerintah daerah tidak menempatkan penanganan bencana sebagai prioritas utama.

 Ketua PDI Perjuangan Megawati (kabar24.bisnis.com)

SOLOPOS.COM - Ketua PDI Perjuangan Megawati (kabar24.bisnis.com)

Solopos.com, JAKARTA – Megawati Soekarnoputri menilai banyak pemerintah daerah tidak menempatkan penanganan bencana sebagai prioritas utama. Hal itu membuat banyak daerah di Indonesia sangat lamban dalam menangani bencana alam di Indonesia.

Hal itu dikatakan Megawati saat menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Pembangunan Nasional (Rakorbangnas) Badan Meteorologi, Klimatalogi, dan Geofisika (BMKG) yang digelar secara virtual, Kamis (29/7/2021).

“Jadi di daerah sampai saat ini mohon maaf daerah itu sangat lambat sekali,” kata Megawati dalam paparannya.

Baca Juga: Umrah bakal Dibuka 10 Agustus 2021, Kemenag Temui Dubes Arab Saudi

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu mengatakan ketika dihadapkan sebuah bencana banyak pemda gagap dalam menghadapinya.

“Mungkin masih dalam pola pikir bahwa ah bencana itu tidak selalu terjadi setiap hari, jadi tidak ada rutinnya,” ujarnya.

Padahal, kata dia, ketika dihadapkan bencana, hal itu bisa menimbulkan korban jiwa. Tak hanya itu, juga berdampak pada sektor-sektor lainnya.

Baca Juga: Update Covid-19 Hari Ini: Positif 43.479, Sembuh 45.494, Meninggal 1.893

“Sehingga oleh sebab itu, daerah itu mau tidak mau atau memang harus ada alokasi dana untuk bencana. Tidak bisa lagi menunggu,” tuturnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Biadab! KKB Tembak Dua Anak di Intan Jaya, Satu Meninggal

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah dengan menembak dua orang anak di Sugapa, Kabupaten Intanjaya, Papua. Satu anak meninggal akibat kejadian ini.

Libur Nataru Dihapus, ASN Haram Cuti Apalagi Mudik!

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dilarang mudik pada momentum Nataru tersebut.

Ini Alasan Pemerintah Turunkan Tarif Tertinggi Tes PCR Jadi Rp300.000

Abdul Kadir mengatakan tarif tertinggi RT-PCR diturunkan menjadi Rp275.000 untuk Jawa dan Bali dan Rp300.000 untuk luar Jawa dan Bali.

Resmi Per Hari Ini, Tarif PCR Tertinggi Rp300.000

Menko Luhut menyatakan secara bertahap penggunaan PCR akan diterapkan pada moda transportasi lainnya selama masa libur Nataru.

Putri Mako Lepas Gelar Bangsawan Seusai Menikah dengan Pria Biasa

Putri Jepang, Mako kehilangan status kerajaannya setelah melangsungkan pernikahan dengan orang biasa, Selasa (26/10/2021).

Lo, Bupati Batang Kok Ngamuk-Ngamuk Liat Proyek Islamic Center

Bupati Batang, Wihaji, ngamuk saat melihat progres pembangunan proyek Islamic Center Batang.

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Presiden Jokowi: Tetap Taat Prokes!

Presiden Jokowi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Elite PKS Berseloroh Dukung Ganjar Capres, Indikasi Menyeberang?

PKS, kata Mardani, memiliki prinsip bekerja sama dengan sosok-sosok yang memiliki integritas tanpa memandang ras, agama, ataupun sukunya.

Pengamat: PDIP Takkan Pecah Selagi Masih Ada Mega

Diamnya Megawati justru perlu dimaknai bahwa dia sedang mengamati dan menganalisis perkembangan dari segala aspek

Teks atau Isi Sumpah Pemuda dan Sejarahnya 28 Oktober 1928

Berikut ini terdapat isi atau teks Sumpah Pemuda beserta sejarah singkatnya pada 28 Oktober 1928.

Aplikasi Signal Milik Korlantas Hilang dari Playstore, Ini Sebabnya

hilangnya aplikasi Signal dari Playstore bukan karena adanya sabotase pihak tertentu tetapi dimatikan sementara oleh Google.

Disebut Liburan Pakai Fasilitas Kantor, Ini Tanggapan Dirut Garuda

Dirut Garuda Indonesia enggan menanggapi isu yang dilontarkan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) yang menyebut dirinya berlibur menggunakan fasilitas kantor.

3 Bulan Rintis Bisnis, Mahasiswa Malah Terjerat Pinjol Ilegal Rp19 Juta

Untuk menutupi utang dari pinjol ilegal itu ia meminjam di tempat pinjol lainnya hingga mencapai 14 aplikasi dengan total pinjaman mencapai Rp19 juta.

Hore! BLT Subsidi Gaji Cair Lagi, Cek di Sini Siapa Tahu Namamu Masuk

BSU atau BLT subsidi gaji upah kembali cair untuk 1,7 juta penerima. Untuk mengeceknya kamu bisa melihatnya di sini!

Polisi Tembak Polisi: "Kamu Sudah Sering Saya Ingatkan!" Doooor...

Sebelum akhirnya menembak HT menggunakan senapan serbu perorangan SS-V2 Sabhara, pelaku dikatakan Hari, sempat menyampaikan sebuah kalimat yang berisi peringatan.

Jawa Tengah Siapkan Skenario Mencegah Gelombang Ketiga Covid-19

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sekarang sedang memperhitungkan secara saksama agar ancaman gelombang ketiga itu tidak terjadi.