Makan 23 Korban Jiwa, Pemkab Sragen Didesak Tetapkan Darurat Hama Tikus

Banyaknya jatuh korban jiwa akibat jebatan tikus beraliran listrik mendorong anggota Komisi B DPRD Jateng mendesak Pemkab Sragen menetapkan darurat hama tikus.

 Aparat Polsek Ngrampal bersama warga mengevakuasi korban jebakan tikus berlistrik di Dukuh Gerdu RT 003, Desa Pilangsari, Ngrampal, Sragen, Jumat (31/12/2021). (Istimewa/Polsek Ngrampal)

SOLOPOS.COM - Aparat Polsek Ngrampal bersama warga mengevakuasi korban jebakan tikus berlistrik di Dukuh Gerdu RT 003, Desa Pilangsari, Ngrampal, Sragen, Jumat (31/12/2021). (Istimewa/Polsek Ngrampal)

Solopos.com, SRAGEN — Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mukafi Fadli, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menetapkan darurat penanganan hama tikus. Maraknya hama tikus membuat banyak petani nekat memasang jebakan tikus beraliran listrik yang akhirnya memakan banyak korban jiwa.

PromosiPemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024

Dalam kurun 2020 hingga awal 2022 sedikitnya sudah 23 petani meregang nyawa terkena jebakan tikus beraliran listrik tersebut. Ironisnya, sebagian di korban antaranya adalah si pemasang jebakan itu sendiri alias senjata makan tuan.

Desakan itu disampaikan Mukafi Fadli menjelang kedatangan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo ke Sragen, Senin (10/1/2022). Mukafi menyampaikan Pemkab perlu segera menetapkan darurat dalam penanganan jebakan tikus berlistrik di Sragen.

Baca Juga: Petani di Patihan Jadi Korban ke-23 Jebakan Tikus Berlistrik di Sragen

Ia menegaskan nyawa orang lebih penting sehingga jangan sampai muncul korban jiwa lagi. Dia meminta Pemkab bersama pemangku kepentingan terkait mengambil kebijakan pelarangan jebakan tikus dalam bentuk aturan dan ada tim yang terjun ke lapangan untuk pengawasan.

“Dalam upaya darurat penanganan hama tikus, Pemkab harus mengalokasikan anggaran untuk pengadaan obat-obatan pembasmi tikus secara masif dan gratis. Dalam situasi ini menjadi momentum untuk kembali menggunakan pola gotong-royong dalam pengendalian hama tikus lewat gropyokan tikus. Selain itu, perlu adanya inovasi teknologi dalam penanganan hama tikus, termasuk pengadaan burung hantu,” ujar Mukafi.

Pengadaan burung hantu yang menjadi predator tikus harus masif dilakukan dan digalakkan. Dia meminta ada peraturan daerah (perda) larangan berburu predator tikus untuk menjaga ekosistem di sawah.

Baca Juga: Lagi, Petani Sragen Jadi Korban Jebakan Tikus Berlistrik Milik Sendiri

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu melihat PLN sebagai perusahaan listrik juga memiliki peran penting mencegah munculnya korban jebakan tikus beraliran listrik.

Di sisi lain, Polres Sragen harus terus menyosialisasikan ancaman pidana dalam penyalahgunaan listrik yang menyebabkan kematian.

“Memungkinkan misalnya memberi tegangan listrik rendah yang tidak berisiko terhadap nyawa orang. Kalau solusi paling cepat, Pemkab harus memberi obat pembasmi tikus dan alatnya. Kemudian digerakkan upaya gropyokan tikus serentak di setiap desa,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.