Tutup Iklan

Main Bulu Tangkis 5 Set, Gibran Jadi Bulan-Bulanan Rudy

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, merasakan ketangguhan mantan Wali Kota Solo yang juga politikus senior PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam bermain bulu tangkis.

 Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bermain bulu tangkis dalam pertandingan eksibisi pembukaan Lomba bulu tangkis memperebutkan Piala Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo di GOR PMS Solo, Senin (18/10/2021) petang. (Solopos.com-Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bermain bulu tangkis dalam pertandingan eksibisi pembukaan Lomba bulu tangkis memperebutkan Piala Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo di GOR PMS Solo, Senin (18/10/2021) petang. (Solopos.com-Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menjadi bulan-bulanan seniornya di PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam pertandingan eksibisi bulu tangkis di GOR PMS Solo, Senin (18/10/2021) petang.

Pertandingan yang menjadi tanda dibukanya lomba bulu tangkis Piala Ketua DPC PDIP Solo itu mempertemukan duet Gibran-Teguh Prakosa melawan Rudy-Budi Prasetyo. Dalam dua set pertandingan, pasangan Gibran-Teguh kalah telak dari pasangan Rudy-Budi.

Pada set pertama Rudy-Budi unggul dengan skor 21-6. Sedangkan pada set kedua Rudy-Budi kembali unggul dengan skor 21-14.

Ketika panitia bermaksud mengakhiri pertandingan eksibisi petang itu, Gibran meminta satu set tambahan. Permintaan itu dipenuhi panitia dan Rudy.

Baca juga: Soal Banteng Vs Celeng, Gibran: Statemen Pak Rudy Sangat Menyejukkan!

Namun pasangan mereka diganti. Gibran ganti berpasangan dengan Rudy, sedangkan Budi berpasangan dengan Teguh Prakosa.

Duet Rudy-Gibran sukses menggulung pasangan Teguh-Budi dengan skor telak 21-6. Pada set ke empat Gibran giliran berpasangan dengan Budi Prasetyo, dan Rudy ditemani Teguh Prakosa.

Gibran-Budi sempat memimpin jalannya pertandingan dengan selisih hingga tujuh poin. Namun poin mereka macet di angka 18 dan 19, sehingga berhasil dikejar Rudy-Teguh dengan skor akhir 21-18.

Pada set ke lima, Gibran berpasangan dengan Gus Nabil, anggota DPR RI dari PDIP, melawan duet Rudy-Her Suprabu. Namun pertandingan berjalan sepihak dan berakhir untuk kemenangan telak Rudy-Her Suprabu.

Strategi Rudy

Pengamatan Solopos.com, saat berduet dengan Teguh, Gibran berulangkali menjadi bulan-bulanan Rudy. Politikus senior itu berulangkali mengarahkan kok ke arah Gibran.

Melihat Gibran yang lumayan jago dengan bola bola atas, Rudy justru berulangkali memberikan bola atas kepada putra sulung Presiden Jokowi itu. Strategi itu dilakukan Rudy untuk menguras stamina Gibran.

Baca juga: Sebut Banteng Celengan, Rudy Sindir Kader PDIP Yang Hanya Mikir Duit

Benar saja, setelah beberapa kali mampu mengembalikan kok dari Rudy, nafas Gibran mulai tak teratur dan membuat pukulannya tak akurat.

Namun Gibran tak menyerah begitu saja. Sesekali dia berhasil mencuri poin saat Rudy mengarahkan kok kepadanya. Dengan cerdik Gibran mengembalikan kok ke arah Budi yang lengah. Namun tetap saja sosok Rudy terlalu jago buat Gibran dan pasangannya. Gibran tak mampu mencuri satu kemenangan pun melawan Rudy. Dia hanya mampu sekali menang saat berduet dengan Rudy.

“Capai, sudah lama tidak berolahraga berat. Olah raga berat ya baru ini selama pandemi ini. Ya habis ini harus olah raga lagi saya. Raket aja tadi dipinjami Pak Ketua DPC PDIP Solo. Raketnya banyak banget tadi Pak Rudy. Dia yang paling jago, jago banget,” aku Gibran.

Dia juga mengaku tidak melakukan persiapan untuk menghadapi laha eksibisi petang itu. “Ini tadi dari Balai Kota langsung main,” imbuh dia.(


Berita Terkait

Berita Terkini

Jadi Wisata Keluarga, The New Kemukus Bukan Lagi Wisata Esek-Esek

Gunung Kemukus sempat terkenal sebagai wisata esek-esek setelah wartawan Australia memublikasikan artikel tentang objek wisata di Kecamatan Sumberlawang, Sragen, ini.

Round Up: Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Karanganyar, Ini Sebarannya!

Bencana tanah longsor kembali terjadi di Bumi Intanpari. Kali ini longsor terjadi di beberapa titik di wilayah Kecamatan Karangpandan dan Kecamatan Matesih, Sabtu (27/11/201) malam.

Roemah Tiga, Alumni SMAN 3 Solo Bantu Digitalisasi Sekolah

Roemah Tiga tahun ini menggulirkan program 7 PPKP yang diinisiasi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, sekaligus Ketua Dewan Penasihat Roemah Tiga.

Bisnis Menggiurkan Madu Klanceng Petani Milenial Jatinom Klaten

Selain memiliki banyak khasiat dan sangat menguntungkan secara ekonomi, budidaya lebah klanceng ditujukan menjaga ekosistem alami.

Berpikir Positif Berlebihan Ternyata Bisa Berakibat Fatal

Pemkab Wonogiri meminta warga tak berpikir positif secara berlebihan lantaran kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah landai.

Mahasiswa UNS Solo Bikin Teh Celup dari Benalu, Kok Bisa?

Mahasiswa UNS Solo membuat penemuan unik yakni teh celup dari benalu yang kemudian diberdayakan di kalangan petani di Kemuning, Karanganyar.

Segera Dibentuk, Perbakin di Tiap Daerah di Soloraya

Sejumlah klub menembak seperti Senopati dan Mega Bintang yang hadir dalam Rakerkot itu mengusulkan perlu segera dibentuk pengurus Perbakin tingkat daerah

Pemkot Solo Belum Punya Regulasi Larangan Jualan Daging Anjing, Tapi...

Pemkot Solo hingga kini belum memiliki aturan yang melarang jual beli daging anjing dan hanya fokus pada upaya mencegah penyakit menularnya.

Libur Akhir Tahun, Pengelola TSTJ Solo Pasrah Ikuti Aturan Pemerintah

Pengelola objek wisata TSTJ Solo sudah bersiap menghadapi berbagai kemungkinan menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.

Sragen Waspadai Varian Omicron, Ini Antisipasinya

Sragen masuk wilayah algomerasi Soloraya sehingga semua daerah di Soloraya harus bareng-bareng dalam menentukan status PPKM dan yang menjadi dasar daerah terendah.

Yamaha Gear 125, Si Jago Tanjakan yang Irit BBM

Yamaha Gear 125 menaklukkan tanjakan dan kelokan di Selo, Boyolali, hingga Ketep Pass, Magelang, dalam city tour bersama vlogger, blogger, dan para jurnalis yang digelar Yamaha Putra Utama Motor Boyolali.

Waduh! Banyak Anjing di Soloraya Ditelantarkan dan Dibuang, ke Mana Ya?

Sahabat Anjing Surakarta (SAS) menemukan banyak anjing peliharaan di wilayah Soloraya yang dibuang dan ditelantarkan karena berbagai sebab.

Anak Gugat Ibu di Boyolali, Sertifikat Tanah Sengketa Dipastikan Sah

BPN Boyolali memastikan sertifikat tanah yang menjadi objek sengketa dalam kasus anak menggugat orang ibu kandung di Dukuh Klinggen, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, sah.

Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

Lomba Menembak Internasional Meriahkan HUT ke-76 Brimob di Boyolali

Lomba menembak bertaraf internasional memperingati HUT ke-76 Brimob di Mako Brimob Boyolali di Gunung Kendil, Kecamatan Mojosongo, tak bisa dihadiri atlet luar negeri.