Mahasiswa Karanganyar Ramai-Ramai Urus Kartu Indonesia Pintar, Untuk Apa?
Mahasiswa warga Karanganyar mengumpulkan berkas pengajuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Gedung Setda Karanganyar Jumat (25/9/2020). (Solopos-Candra Mantovani)

Solopos.com, KARANGANYA Ratusan mahasiswa, Jumat (25/9/2020), ramai-ramai mendatangi Kantor Setda Karanganyar. Bukan untuk berdemo! Mereka datang ke kantor pemerintah daerah di Karanganyar itu untuk mengajukan berkas permohonan Kartu Indonesia Pintar alias KIP.

Para mahasiswa warga Karanganyar itu datang setelah sebelumnya Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mem-posting formulir permohonan Kartu Indonesia Pintar di sosial medianya beberapa waktu lalu. Langkah itu terbukti smart untuk mengundang kalangan yang terakses dengan Internet.

Mahasiswa Unisri Solo warga Blumbang, Tawangmangu, Zama Zafa Firdaus, 19, mengaku mengajukan permohonan setelah mengetahui informasi di sosial media Bupati Karanganyar. Dia mengajukan beberapa berkas persyaratan yang dibutuhkan dan berharap bisa meringankan ekonomi keluarga melalui bantuan tersebut.

Kencangkan Organ Kewanitaan Pakai Suntik Stem Cell sedang Tren

“Saat ini kondisinya pandemi, ekonomi keluarga juga sedang tidak bagus. Makanya saya mengajukan ini agar bisa meringankan beban sekolah yang dikeluarkan oleh orang tua saya. Semoga saja dapat,” ujar dia ketika ditemui Espos di lokasi pengumpulan berkas.

Bantu Ekonomi Keluarga

Senada diungkapkan mahasiswa STIE AUB warga Jaten, Karanganyar, Ahmad Yanuar, 18, yang mengaku motivasi untuk mengajukan Kartu Indonesia Pintar atau KIP Mahasiswa lantaran ekonomi keluarga yang terdampak pandemi Covid-19. Menurutnya, setelah mengumpulkan berkas, langkah selanjutnya hanya menunggu dihubungi untuk kepastian lolos atau tidaknya permohonan yang diajukan.

“Orang tua saya usahanya sedang terdampak. Saya ingin meringankan beban mereka. Setidaknya dengan KIP ini saya bisa membayar kuliah saya sendiri. Tidak membebani orang tua yang sudah kesulitan ekonominya. Semoga saja lolos, yakin dan berdoa saja,” kata dia.

Sering Pakai Wifi Gratis? Lakukan 7 Hal ini Agar Gadget Terlindungi 

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, hingga pukul 11.00 WIB sudah ada 139 data pengajuan yang diproses. Penumpulan berkas diketahui ditutup pada Jumat pukul 13.00 WIB.

Bupati Juliyatmono mengatakan berkas yang dikumpulkan mahasiswa warga Karanganyar yang memenuhi syarat nantinya akan diajukan semua untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar alias KIP Mahasiswa.

“Tidak ada kuota. Ini kan pengajuan ke pemerintah pusat. Namanya juga usaha. Yang penting kami usahakan dulu berkas kami ajukan ke pusat semoga bisa dapat semuanya untuk mahasiswa yang membutuhkan,” ucap dia.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom