Luhut Pandjaitan Kenalkan Laptop Merah Putih Bikinan Lokal

Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan mengenalkan laptop Merah Putih bikinan dalam negeri yang memperkuat industri teknologi informasi.

 Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Bisnis)

SOLOPOS.COM - Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengenalkan laptop Merah Putih bikinan dalam negeri. Pemerintah, menurut Luhut Pandjaitan bakal mengembangkan Laptop Merah Putih produk lokal untuk memperkuat industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bidang pendidikan.

Menko Marinves Luhut Panjaitan mengatakan saat ini beberapa perguruan tinggi tengah bekerja sama dengan tim industri untuk membuat konsorsium yang dapat memproduksi tablet dan laptop. “Tablet dan laptop Merah Putih diproduksi dengan merek Dikti Edu,” kata Luhut konferensi pers secara virtual, Kamis (22/7/2021).

Dia menjelaskan Laptop Merah Putih merupakan gawai buatan dalam negeri dari desain, pengembangan, hingga produksinya. Adapun, perguruan tinggi yang dimaksud adalah Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, dan Universitas Gajah Mada.

Baca Juga: Simak Terbunuhnya Presiden Haiti, 12 Terluka Tembak, 8 Pelaku Diburu

Luhut Pandjaitan berupaya mendukung produksi Laptop Merah Putih dengan mendorong pelaku industri TIK untuk melakukan offset agreement. Hal tersebut bertujuan meningkatkan riset dan pengembangan dengan mengikutsertakan vokasional dan pendidikan tinggi.

Pemerintah juga berupaya menyediakan akses pasar, menyerap produk TIK lokal, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan menyediakan akses permodalan. Adapun, insentif yang disediakan termasuk fasilitas sertifikasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Sertifikasi TKDN Gratis

“Saat ini pemerintah menyediakan sertifikasi TKDN gratis bagi produk dengan TKDN di atas 25 persen dengan maksimal delapan jenis produk per industri,” ujarnya.

Kehadiran Laptop Merah Putih ini juga dikonfirmasi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Beberapa perguruan tinggi disebut telah mengembangkan laptop dalam negeri dan membentuk konsorsium dengan beberapa pabrikan laptop lokal.  “Kami telah mengikutkan SMK dalam program tersebut,” kata Nadiem.

Baca Juga: Singapura Izinkan Warganya Vaksinasi Sinovac Hanya Jika Penuhi Syarat

Kemendikbud, lanjutnya, telah membeli 190.000 unit laptop senilai Rp1,3 triliun pada tahun ini. Seluruh laptop tersebut merupakan buatan dalam negeri dan telah dikirimkan ke sekitar 12.000 sekolah di segala jenjang.

Sejauh ini, seluruh pembelian tersebut akan berasal dari enam pabrikan laptop lokal, yakni PT Zyrexindo Mandiri Buana, PT Tera Data Indonesia, PT Supertone, PTEvercross Technology Indonesia, PT Bangga Teknologi Indonesia, dan Acer Manufacturing Indonesia. Seluruh pabrikan tersebut telah memiliki tingkat komponen dalam negeri lebih dari 25 persen.

Pada Juli-November 2021, keenam pabrikan tersebut mampu memproduksi 718.000 unit laptop. Dengan kata lain, perlu ada permintaan hingga 528.430 agar seluruh produk tersebut terserap di dalam negeri.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Berita Terkini

Jumbojack, Ponsel Lipat Garapan Google Bakal Hadir Akhir Tahun?

Google dikabarkan tengah mengembangkan pembuatan ponsel lipat yang berjuluk Jumbojack.

PBESI: Industri Game Indonesia Datangkan Rp30 Triliun, Siapa yang Untung?

Industri game di Indonesia mendatangkan pendapatan Rp30 triliun 2021 ini namun banyak mengalir ke developer aplikasi luar negeri.

Review Jujur Pengguna Telkomsel Orbit: Meski Harga Murah, Jaringan Tetap Stabil

Berikut ini terdapat review atau ulasan dari pengguna modem internet Telkomsel Orbit yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Apakah internetnya kenceng?

Kabar Gembira dari WhatsApp, Video Jadi Stiker dan Pesan Suara Jadi Teks

WhatsApp mengembangkan fitur mengubah foto dan video menjadi stiker, fitur tersebut dinamakan View Once.

Rumah Pendiri Google Terbakar, Warganet Amerika Justru Nyinyir

Rumah pendiri Google, Larry Page terbakar dan menimbulkan berbagai spekulasi bernada nyinir dari warganet Amerika.

Ada Loh, Teknologi Produksi Sepatu Olah Limbah Ampas Kopi dan Plastik

Teknologi produksi sepatu sneaker memanfaatkan ampas kopi dan daur ulang sampah plastik dikembangkan di Finlandia.

Voice Note di Whatsapp Kok Terdengar Lebih Cepat? Kenali Cara Ubah Setelannya

Kenali setelan kecepatan pemutaran pesan suara/voice note pada aplikasi Whatsapp.

Smartphone Baru Xiaomi: Redmi 10 Dijual Rp2 jutaan

Xiaomi meluncur Redmi 10 dengan kamera depan 50MP dan hanya dibanderol seharga Rp2 jutaan.

Merger Indosat Ooredoo-Tri Belum Akan Berdampak untuk Pelanggan

Merger Indosat Ooredoo dan Tri dikatakan belum akan berdampak kepada pelanggan.

Mendarat di Gurun Gobi, 3 Astronaut China Ditandu

Tiga astronaut China berhasil mendarat di Gurun Gobi, Jumat (17/9/2021), setelah perjalanan luar angkasa 90 hari.

Indosat dan Tri Merger, Potensi Pendapatan Rp42 Triliun

Indosat dan Tri merger dan akan hadir dengan perusahaan bernama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk.

Cuitan Samsung Ejek iPhone 13?

Kicauan akun Samsung dinilai telah menyindir produk terbaru Apple, yakni iPhone 13.

Mengenal Attendance Management Software dan Rekomendasi Aplikasinya

Attendance Management Software menjadi andalan di masa kini untuk membantu menyelesaikan masalah administrasi seperti absensi karyawan.

Smartphone Baru: Xiaomi 11T Pro Bisa Rekam Video 8K

Xiaomi 11T Pro dihadirkan dengan kemampuan kamera yang mampu merekam video hingga 8K.

Giliran Xiaomi Luncurkan Pad 5 Seharga Hampir Rp6 juta

Xiaomi luncurkan Pad 5 yang diklaim menjawab segala kebutuhan devices untuk seluruh kegiatan di rumah, mulai nonton film, main game hingga berkreativitas dalam bekerja.