Salah satu spanduk dukungan untuk Gibran Rakabuming Raka di Jl. Sam Ratulangi, Joho, Manahan, Banjarsari, Solo, Minggu (22/9/2019). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Nama Gibran Rakabuming Raka dan Achmad Purnomo muncul dalam penjaringan nama calon wali kota-calon wakil wali kota (cawali-cawawali) Solo oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Solo. Hal ini membuka peluang PKS berkoalisi dengan PDIP untuk Pilkada Solo 2020.

Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail, saat diwawancara Solopos.com melalui telepon seluler, Senin (21/10/2019), mengatakan proses penjaringan itu masih harus diikuti tahap lain. Setelah 100 persen usulan terkumpul, baru kemudian dilakukan musyawarah oleh Tim Pemenangan Pilkada (TPP).

Musyawarah itu melibatkan unsur DPD, Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) dan Dewan Syariah Daerah (DSD) untuk menentukan figur mana yang paling layak diusung sebagai cawali-cawawali Solo 2020. “Setelah disepakati namanya baru kami sampaikan ke DPW PKS Jateng dan DPP PKS. Agak panjang,” kata Ghofar.

Sembari menunggu keputusan DPP PKS, Ghofar bisa memulai komunikasi untuk menggalang koalisi. Dengan perolehan 5 kursi DPRD Solo, PKS harus berkoalisi untuk bisa mengusung cawali-cawawali.

Gibran Rakabuming Diminta Tahan Nafsu

Disinggung kemungkinan berkoalisi dengan PDIP, Ghofar menyatakan bisa saja. Sebab berdasarkan penjaringan yang dilakukan muncul nama Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming yang sedang memperebutkan rekomendasi dari PDIP.

Selain itu tak ada perintah DPP PKS bahwa DPD atau DPW PKS harus berdiri di luar pemerintahan atau oposisi seperti yang terjadi di Senayan. “Kondisi lokal kan berbeda-beda. Seperti di Sragen kader kami daftar PDIP,” imbuh dia.

Dari 70 persen usulan yang ada, menurut Ghofar, telah terjaring 20 nama baik dari internal PKS maupun eksternal partai. Sebanyak 20 nama terdiri delapan kader PKS dan 12 figur di luar PKS.

Ditolak PDIP Solo, Gibran Dipersilakan Daftar ke DPD Jateng

Contohnya dari delapan kader PKS hanya ada tiga nama yang dinilai paling potensial yaitu Abdul Kharis, Muhammad Fajri, dan Abdul Ghofar Ismail. Begitu juga dari 12 nama dari luar PKS ada tiga nama yang dinilai paling potensial.

“Dari 12 nama eksternal yang masuk kami kerucutkan menjadi tiga nama yang paling potensial yaitu Achmad Purnomo, Gunawan Setiawan, dan Gibran Rakabuming Raka. Nama Gibran sepertinya usulan dari kader muda PKS,” kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten