Kategori: Sragen

Legislator DPRD Jateng Terjun ke Dapil Sosialisasikan Pencegahan Covid-19


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com,  SRAGEN — Para legislator DPRD Provinsi Jawa Tengah atau Jateng turun ke daerah pemilihan untuk sosialisasi protokol kesehatan dan penanganan Covid-19.

Seperti yang dilakukan empat legislator DPRD Jateng yang berangkat dari daerah pemilihan (Dapil) Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri melakukan sosialisasi protokol kesehatan lewat radio siaran pemerintah daerah (RSPD) Buana Asri Sragen, Jumat (19/2/2021).

Rencananya ada empat legislator yang sosialisasi lewat radio pemerintah itu tetapi hanya tiga orang yang hadir, yakni Wakil Ketua Komisi C DPRD Jateng Sriyanto Saputro, anggota Komisi E Joko Purnomo, dan anggota Komisi D Untung Wibowo Sukowati.

Baca juga: Sukses Mendarat di Planet Mars, Ini Misi Mobil Robotik NASA

Mereka menyosialisasikan perkembangan Covid-19 di Jateng, yakni terkait dengan penanganan, perkembangan data, permasalahan yang dihadapi, ketersediaan ruang isolasi pasien Covid-19, dan kedisiplinan protokol kesehatan di masyarakat.

Joko Purnomo menyampaikan program sosialisasi lewat radio lokal pemerintah ini baru kali pertama diadakan.

Dia mengatakan para legislator DPRD Jateng memang ditugaskan terjun ke dapil masing-masing untuk membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai persebaran Covid-19.

Baca juga: 5.200 Hektare Lahan Perhutani di Sragen Dikembangkan Jadi Sentra Buah-Buahan

“Kami memang fokus ke dapil masing-masing. Kami menyapa warga masyarakat. Harapan ke depan tidak sekadar mengedukasi masyarakat supaya taat protokol kesehatan tetapi juga berkaitan dengan bidang lain,” ujarnya.

Masyarakat Tak Boleh Lengah

Sementara itu, Sriyanto Saputro mengatakan perkembangan Covid-19 di Jateng mulai melandai. Kendati demikian, Sriyanto meminta masyarakat tetap waspada dan tidak boleh lengah.

Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang Sampai Maret 2021

Dia mengatakan DPRD Jateng siap mem-back up pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dia menyebut seperti kebijakan refocusing pada 2020 yang mencapai Rp2 triliun pun disetujui DPRD.

“Kalau tahun ini dibutuhkan adanya refocusing dana untuk penanganan Covid-19 lagi, DPRD pun siap mendukung. Anggaran yang tidak terserap karena tidak begitu penting siap di-refocusing. Kalau pada 2020 lalu adan kunjungan DPRD digunakan sampai Rp18,4 miliar untuk penanganan Covid-19. Kalau tahun ini dibutuhkan kami siap, terutama dalam program penanganan dampak Covid-19,” ujarnya.

Share