Lebar Dan Tak Lagi Semrawut, Begini Penampakan Simpang Empat Kadilangu Sukoharjo
Kondisi arus lalu lintas simpang empat Kadilangu, Kecamatan Baki, Sukoharjo, setelah pelebaran ruas jalan, Sabtu (28/11/2020). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Arus lalu lintas simpang empat Kadilangu, Kecamatan Baki, Sukoharjo, tak lagi semrawut dan macet saat pagi hari-petang hari. Ruas jalan penghubung antarkecamatan itu telah diperlebar guna mengurangi kemacetan arus lalu lintas.

Pantauan Solopos.com, Sabtu (28/11/2020), arus lalu lintas dari Solo Baru menuju Kartasura tak lagi berhenti pada simpang empat Kadilangu. Kendaraan bermotor langsung belok kanan melewati SMPN Baki menuju Kartasura atau Pajang, Solo.

Biasanya, ada sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) yang mengurai kemacetan arus lalu lintas pada simpang empat Kadilangu terutama saat jam pulang kerja. Kini, tak ada lagi supeltas yang berdiri di bahu jalan setiap hari.

8.237 Surat Suara Pilkada Solo 2020 Rusak, Segera Dimusnahkan!

Kondisi ini mendapat sambutan baik dari para pengguna jalan yang setiap hari melewati ruas jalan penghubung tersebut. Mereka tak lagi terjebak kemacetan selama beberapa menit akibat penumpukan kendaraan pada simpang empat Kadilangu, Sukoharjo.

"Biasanya, saya pulang kerja pukul 17.00 WIB. Pada simpang empat Kadilangu pasti macet hingga simpang tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum [SPBU] Jlopo," kata seorang pengguna jalan asal Desa Makamhaji, Kartasura, Nanang, saat berbincang dengan Solopos.com, Sabtu.

Nanang mengaku membutuhkan waktu lebih dari 10 menit untuk terbebas dari kemacetan arus lalu lintas simpang tiga SPBU Jlopo hingga simpang empat Kadilangu.

Total 11 Pedagang Positif Covid-19, Pemkot Solo Akhirnya Tutup Sementara Operasional Pasar Gede

Saat turun hujan lebat dengan intensitas tinggi, para pengguna jalan harus memperlambat laju kendaraan. Otomatis kemacetan arus lalu lintas pada simpang empat Kadilangu, Sukoharjo, kian bertambah parah.

Traffic Light

Kondisi serupa terjadi saat masa libur panjang atau libur hari raya keagamaan seperti Lebaran. "Saya memilih lewat jalan perkampungan Banaran dan Cemani, Grogol, daripada terjebak macet pada simpang empat Kadilangu. Saat kondisi darurat dan mendesak, saya tak mau membuang waktu gara-gara terjebak kemacetan arus lalu lintas," ujarnya.

Pengguna jalan lain asal Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Samsul, mengatakan kendati arus lalu lintas cenderung lancar, tetap butuh pengatur lalu lintas atau traffic light.

Kapolresta Solo Larang Warga Berkerumun Rayakan Malam Tahun Baru: Nekat Langsung Bubarkan!

Arus lalu lintas dari empat penjuru mata angin bisa termonitor guna meminimalkan kecelakaan lalu lintas saat malam hari. Samsul meminta agar instansi terkait segera memasang lampu lalu lintas pada simpang empat Kadilangu, Sukoharjo.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Ahmad Saryono, mengatakan telah merumuskan pembagian lajur ruas Jalan Kadilangu mulai dari Simpang Empat Kadilangu hingga Simpang Tiga SPBU Jlopo.

Ruas jalan Kadilangu akan menjadi empat lajur untuk memperlancar arus kendaraan bermotor baik dari arah barat maupun timur.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom