8.237 Surat Suara Pilkada Solo 2020 Rusak, Segera Dimusnahkan!
Pekerja merakit kotak suara Pilkada Solo 2020 di Gudang KPU Solo, Selasa (17/11/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Proses sortir dan lipat (sorlip) surat suara Pilkada Solo 2020 yang berlangsung mulai Rabu (25/11/2020) akhirnya selesai pada Minggu (29/11/2020) malam. Proses sorlip itu selesai lebih cepat daripada target waktu pada Senin (30/11/2020).

Berdasarkan rekapitulasi oleh KPU Solo, surat suara yang yang dalam kondisi baik 421.692 lembar, sementara sisanya sebanyak 8.237 surat suara dalam kondisi rusak. KPU Solo sudah melaporkan kerusakan surat suara ke percetakan untuk diganti.

Selanjutnya, KPU akan memusnahkan surat suara rusak sebelum hari pemungutan suara 9 Desember 2020. Persentase tingkat kerusakan surat suara Pilkada Solo 2020, menurut Ketua KPU Solo Nurul Sutarti, hanya pada angka 1,9 persen.

Total 11 Pedagang Positif Covid-19, Pemkot Solo Akhirnya Tutup Sementara Operasional Pasar Gede

Nurul menjelaskan total surat suara yang masuk KPU Solo 429.321 lembar yang terdiri atas 418.283 lembar sesuai daftar pemilih tetap (DPT) plus cadangan 2,5 persen. Selain itu ada tambahan 2.000 lembar surat suara khusus pemungutan suara ulang (PSU).

Dengan demikian, jika ada surat suara yang rusak dalam proses sorlip, KPU Solo membutuhkan pengganti sejumlah surat suara yang rusak tersebut. Penggantian oleh percetakan sesuai pengajuan dari KPU Solo.

“Kami hari ini sudah laporkan kerusakan surat suara ini ke percetakan. Pihak sana biasanya sudah punya range untuk penggantian surat suara yang rusak itu. Mudah-mudahan proses penggantian surat suara yang rusak ini tak ada masalah,” tutur Nurul.

Kapolresta Solo Larang Warga Berkerumun Rayakan Malam Tahun Baru: Nekat Langsung Bubarkan!

Pendistribusian APD

Kebetulan perusahaan yang mencetak surat suara Pilkada Solo 2020 sama dengan yang mencetak formulir C Hasil KWK Plano. Sehingga koordinasi antara jajaran KPU Solo dengan perusahaan percetakan relatif lancar dan tidak mengalami kendala.

“Kami segera lanjutkan proses surat suara ini dengan pengesetan dan pengepakan sembari menunggu formulir-formulir tiba dari percetakan. Untuk distribusi surat suara dan logistik lain masih memungkinkan pada H-1 pemilihan,” sambung Nurul.

Sedangkan untuk alat pelindung diri (APD) sudah didistribusikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan sudah diklasifikasi per TPS. APD yang tersebut menurut Nurul meliputi baju hazmat, thermogun, masker sekali pakai, dan lain-lain.

Pilkada Sukoharjo: Ratusan Pendukung EA Ramai-Ramai Datangi Panwascam Gatak, Ada Apa?

Proses distribusi APD ke PPS hanya berlangsung sekitar sehari, mulai dari pagi dan selesai pada dini hari. Merujuk proses distribusi APD, Nurul optimistis distribusi logistik pemilihan termasuk surat suara masih memungkinkan dilakukan pada H-1 pemungutan Pilkada Solo.

Ihwal peningkatan kasus Covid-19 Jawa Tengah (Jateng), Nurul mengaku sudah mengimbau pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya untuk juga melakukan rapid test kepada masing-masing saksi yang akan mereka tugaskan pada tiap TPS.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom