Latihan Perdana Bhayangkara Solo FC Tunggu Kebijakan Karantina Pendatang dari Pemkot Selesai
Pelatih Bhayangkara Solo FC, Paul Munster, turut bermain dalam laga persahabatan melawan tim Pemkot Solo untuk menjajal Stadion Manahan Solo beberapa waktu lalu. (istimewa)

Solopos.com, SOLO — Bhayangkara Solo FC (BSFC) tetap berencana mengumpulkan pemain dalam waktu dekat meski kompetisi belum menemui titik terang. The Guardian bakal bertolak ke Solo pekan depan untuk kembali latihan menyambut Liga 1 2020/2021.

Namun latihan perdana BSFC dipastikan tanpa tiga pemain asingnya yakni Ezechiel Ndouassel, Lee Won-jae dan Renan Silva. Ketiganya kembali ke negara masing-masing usai penundaan kompetisi lalu. Mereka kini belum dapat kembali ke Indonesia karena pemerintah memberlakukan lockdown mulai 1-14 Januari 2021 bagi warga negara asing (WNA).

Rapid Test hingga Larang Kerumunan, Begini Ketatnya Pemkot Solo Saat Pergantian Tahun

Hal itu mengantisipasi persebaran jenis baru virus Covid-19 dari luar negeri. COO Bhayangkara Solo FC, Kombes Pol Sumardji, mengatakan klub baru akan mengumpulkan pemain lokal untuk menjalani latihan usai pergantian tahun.

“Hari Minggu [3/1/2021] para pemain akan berkumpul dulu di Jakarta. Mungkin beberapa hari akan latihan dulu di Stadion PTIK sebelum ke Solo,” ujar Sumardji saat dihubungi Solopos.com, Jumat (1/1/2021).

Pihaknya mengakui pemain asing belum bergabung dapat dalam waktu dekat karena kebijakan lockdown. Namun Sumardji memastikan seluruh pemain asing masih berkomitmen pada klub meski belum bergabung di awal latihan. Diketahui, banyak pemain impor di Liga 1 yang hengkang lantaran ketidakjelasan kompetisi.

“Semua masih terikat kontrak, hanya Herve Guy yang akhir November lalu pindah ke klub Maroko,” ujarnya.

Protokol Kesehatan

Lebih jauh, skuad The Guardian diperkirakan baru berangkat ke Kota Bengawan setelah Pemkot Solo mengakhiri kebijakan karantina bagi pendatang dan pemudik, Senin (4/1/2021). Sumardji ingin memastikan rombongan skuad bisa masuk ke Solo tanpa kendala dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami terus memantau perkembangan di Solo. Kalau memang sudah memungkinkan ya kami segera ke sana. Dalam waktu dekat saya akan berkoordinasi dengan Polresta Solo untuk kepastiannya,” ujar Kapolres Sidoarjo itu.

Warga Karanganyar Edarkan Pupuk Palsu di Wonogiri, Langsung Dicokok Polisi

Disinggung alasan klub menggelar latihan lebih awal di tengah ketidakpastian kompetisi, Sumardji menjawab diplomatis. “Ada atau tidak ada kompetisi nanti, kami tetap berlatih. Itu bentuk persiapan kami sebagai sebuah tim.”

Hingga pergantian tahun PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum kunjung dapat memastikan perizinan kompetisi. Padahal operator merencanakan Liga 1 bakal lanjut awal Februari 2021. “Kami sudah mengirimkan surat pada kepolisian, tapi sampai sekarang belum ada respons,” kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, dilansir Detik.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom