Lagi Ngetrend, Ini 4 Kelebihan Face Shield Dibanding Masker
Ilustrasi pemakaian face shield. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Face shield serta masker menjadi aksesori sekaligus alat pelindung diri di tengah pandemi Covid-19. Masker dan face shield yang kini menjadi tren fashion memiliki keunggulan masing-masing.

Masyarakat dunia menggunakan kedua benda tersebut untuk melindungi diri dari risiko penularan virus corona penyebab Covid-19. Jika awalnya masker bedah dan masker kain paling banyak diburu, belakangan face shield lebih sering digunakan.

Lantas, apa keunggulan face shield jika dibandingkan dengan masker? Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (18/6/2020), berikut ulasan ringkasnya:

6 Tahun Nikah dan Punya 2 Anak, Pernikahan Pasutri di Sragen Ini Dibatalkan, Kok Bisa? 

Melindungi wajah

Face shield merupakan pelindung wajah yang berbentuk seperti perisai terbuat dari plastik bening dan kaku. Tenaga medis menggunakannya sebagai bagian dari alat pelindung diri.

Dikutip dari Detik.com, hasil penelitian yang dipimpin Dr Eli Perencevich dan dimuat dalam Journal of the American Medical Association mengungkapkan keunggulan face shield lebih efektif menekan penyebaran virus corona. Namun, benda ini harus dibuat sampai di bawah dagu dan menutupi telinga.

Face shield yang optimal dibuat tanpa celah antara dagu dengan alat pelindung tersebut. Inilah keunggulan face shield yang dapat mengurangi risiko masuknya virus corona ke dalam tubuh.

Face shield dapat melindungi seluruh bagian wajah seperti mata, hidung, dan mulut. Sedangkan masker hanya menutup hidung dan mulut. Seorang spesialis penyakit menular anak di Cleveland Clinic Children’s Center, Dr Frank Esper, mengatakan virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui mata.

Selain itu, penggunaan face shield secara tidak langsung mencegah Anda untuk menyentuh wajah. Hal tersebut dapat menghalangi Anda dari paparan virus Covid 19.

Jarang Disorot, Ini Sosok Dian Ekawati Istri Didi Kempot

Tidak menghalangi ekspresi 

Saat berkomunikasi dengan memakai masker, terkadang Anda akan refleks melepasnya atau menarik ke bagian dagu lantaran suara lawan bicara tidak terdengar dengan jelas. Akibatnya, risiko penularan Covid-19 semakin tinggi.

Nah, inilah salah satu keunggulan penggunaan face shield yang membuat proses komunikasi lebih lancar. Bukan hanya suara yang terdengar jelas, ekspresi muka juga bisa dilihat dengan jelas oleh lawan bicara. Walaupun physical distancing tetap diterapkan, hal itu tidak menghalangi interaksi Anda dengan orang lain.

Lagi Viral! Uang Koin Rp1.000 Kelapa Sawit Dijual Hingga Rp100 Juta 

Nyaman dipakai

Usia remaja ke atas mungkin mudah menaati anjuran pemerintah untuk mengenakan masker. Namun, bagi anak-anak pemakaian masker masih menjadi sesuatu yang sulit dikerjakan. Oleh karena itu, face shield bisa menjadi pilihan untuk mereka yang tidak betah memakai masker agar tetap aman dari paparan Covid-19.

Selain anak-anak, face shield juga bisa menjadi opsi bagi mereka yang mempunyai gangguan pernapasan. Pemakaian masker menghalangi pertukaran oksigen dan karbon dioksida dengan sempurna. Inilah keunggulan face shield yang nyaman dipakai tanpa membuat Anda khawati sesak napas.

Face shield juga bisa dipakai orang yang harus berinteraksi dengan khalayak. Jika pemakaian masker menghambat Anda dalam berkomunikasi, cobalah menggunakan face shield dengan tetap menjaga jarak.

Ini Sosok Staso Prasetyo, Anak Didi Kempot dan Dian Ekawati

Mudah dibersihkan

Sama seperti masker, face shield juga harus rutin dibersihkan. Cara membersihkannya lebih mudah dan praktis. Anda hanya cukup membersihkannya dengan menggunakan sabun, air atau desinfektan.

Pembersihan rutin pada face shield sangat penting dilakukan. Salah satu tempat yang lebih disukai virus untuk hidup adalah plastik daripada bahan berpori seperti kain, kertas, atau karton.

Penelitian mengenai keungggulan face shield menghalangi paparan Covid-19 memang belum dilakukan dalam skala besar. Namun Journal of American Medical Association mengungkapkan dalam simulasi penelitian face shield terbukti mengurangi paparan virus sebesar 96 persen. Hal ini dibuktikan ketika dipakai petugas kesehatan menangani pasien dengan keluhan batuk pada jarak 18 inci atau sekitar 45 cm.

Penggunaan face shield pada pasien influenza yang penularanya melalu droplet atau percikan cairan juga mendapat hasil yang menjanjikan.

Walaupun face shield memiliki banyak keunggulan, bukan berarti Anda meninggalkan masker. Ada banyak produk face shield yang belum optimal untuk menghindari paparan Covid-19.

Seperti masih adanya celah yang bisa menjadi pintu masuk virus melalui droplet. Oleh karena itu, pemakaian face shield dibarengi masker bisa menjadi tameng untuk menangkal penularan virus corona.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom