Kurangi Limbah Makanan, Nava Hotel Prakarsai Gerakan Anti Food Waste

Nava Hotel turut serta mendukung upaya pemerintah dalam program GRASP 2030 atau Gotong Royong Atasi Susut dan Limbah Pangan 2030 melalui kampanye Anti Food Waste.

 
Melalui gerakan Anti Food Waste, Nava Hotel mengajak tamu untuk senantiasa menghabiskan makanannya atau mengambil makanan sesuai porsinya. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Melalui gerakan Anti Food Waste, Nava Hotel mengajak tamu untuk senantiasa menghabiskan makanannya atau mengambil makanan sesuai porsinya. (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Nava Hotel turut serta mendukung upaya pemerintah dalam program GRASP 2030 atau Gotong Royong Atasi Susut dan Limbah Pangan 2030 melalui kampanye gerakan Anti Food Waste.

Seperti diketahui kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan bahwa masyarakat Indonesia menghasilkan limbah atau sampah makanan 184 kg/tahun per kapita atau 48 juta ton per tahun.

Melalui gerakan Anti Food Waste, Nava Hotel yang berada di Tawangmangu, Karanganyar ini mengajak tamu untuk senantiasa menghabiskan makanannya atau mengambil makanan sesuai porsinya.

Tidak hanya untuk tamu, tetapi seluruh staf dan karyawan Nava Hotel juga diwajibkan untuk turut mendukung kampanye anti food waste ini.

Baca Juga: Rencana Diproduksi pada 2022, Harga Vaksin Merah Putih Dipatok Rp71.000 Saja

Tim F&B juga telah menyiapkan tent card yang diletakkan di setiap meja restoran dan meja coffee break ruang meeting yang bertujuan mengedukasi para tamu tentang pentingnya tidak membuang makanan.

Selain itu, seluruh media promosi Nava Hotel juga menyuarakan gerakan ini, seperti email campaign di kirim ke seluruh database email tamu, media sosial, inhouse promosi serta semua staf dan karyawan juga berperan aktif saling mengingatkan termasuk kepada tamu yang menginap.

Lebih lanjut, Nava Hotel juga melakukan reuse, yaitu mengolah sisa potongan makanan menjadi menu baru atau mendonasikan makanan layak konsumsi kepada warga sekitar. Selain itu Nava Hotel juga melakukan recycle, yaitu menggunakan sisa bahan makanan sebagai pupuk untuk menumbuhkan tanaman yang ditanam di area landscape garden Nava Hotel.

Baca Juga: Dukung PON XX Papua, PLN Gelontorkan Rp313 Miliar

Nava Hotel juga menggolah ampas buah dan sayuran menjadi bahan pembersih organik (eco enzime). Kegiatan ini merupakan pembuktian nyata dari Nava hotel untuk memerangi limbah makanan.

Hotel Manager Nava Hotel, Arif Mardiyanto dalam rilis yang diterima Solopos.com, Kamis (16/9/2021) mengungkapkan makanan merupakan unsur yang penting bagi kehidupan. Melalui makanan kebutuhan seseorang dapat terpenuhi. Namun, dalam kenyataan banyak sekali limbah makanan yang terbuang sia-sia begitu saja. Padahal, masih banyak orang yang tidak dapat makanan.

“Melalui gerakan Anti Food Waste ini, kami berharap Nava Hotel bisa menjadi pioneer atau contoh bagi yang lain untuk turut membantu pemerintah dalam hal mengurangi limbah makanan, dan mengelola sisa makanan dengan benar,” ujarnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Meramal Nasib Milenial di Tahun 2045

Salah satu tantangan besar yang mengadang milenial saat ini adalah tidak sedikit dari mereka juga menyandang status sebagai generasi sandwich.

Dear Penjual Online, Kulakan Pakai Paylater Saja Jangan Pinjam Pinjol

Pelaku UMKM yang telah bergabung ke ekosistem digital bisa berkembang lewat mengakses permodalan yang pas, salah satunya lewat skema bayar tunda atau paylater.

Rute Penerbangan Luar Negeri Disebut Bikin Garuda Indonesia Rugi

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia harus fokus menggarap pasar penerbangan domestik untuk memperbaiki performa bisnis.

Mulai Desember Biaya Transfer 22 Bank Ini Turun Jadi Rp2.500

BI-FAST juga bisa menjadi salah satu cara untuk menciptakan sistem pembayaran yang cepat, murah, mudah, aman dan andal atau Cemumuah.

Meriahkan Wedding Expo The Park 2021, Nava Berikan Casback Rp2 Juta

Jadi satu-satunya tempat yang sangat representatif untuk melaksanakan pernikahan dengan suasana outdoor, kali ini Nava Hotel mengusung tema pernikahan Jawa-Modern.

Keseruan Nasmoco Avanzanation, dari Nonton Bareng hingga Hadiah Mobil

Nasmoco Group secara khusus menggelar event Avanzanation bagi pelanggan dan pengguna Avanza di wilayah Solo dan sekitarnya pada Minggu (24/10/2021).

Keuangan Juga Butuh Pengelolaan, Ini Cara Termudahnya

Dalam pengelolaan keuangan terkadang terjadi human error objek sehingga perlu suatu aplikasi pengatur keuangan yang meminimalisasi kesalahan.

Awal Pekan, Harga Emas Pegadaian Senin 25 Oktober 2021 Stagnan

Harga emas 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Senin (25/10/2021) tidak berubah dari hari sebelumnya, baik untuk cetakan Antam maupun UBS.

Selamatkan Garuda, Kementerian BUMN Negosiasi dengan Lessor

Kementerian BUMN saat ini sedang memperjuangkan proses negosiasi dengan para pemberi sewa pesawat atau lessor dan pemilik piutang.

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pekerja Bandara Ikut Protes

Serikat Karyawan Angkasa Pura (Sekarpura) II melayangkan surat tertulis kepada Presiden Joko Widodo atas kebijakan aturan perjalanan terbaru yang mewajibkan penumpang pesawat tes PCR.

Penumpang Melonjak, Stasiun Madiun Perpanjang Layanan Swab Antigen

Sejak tren kasus positif Covid-19 menurun, terjadi lonjakan jumlah penumpang kereta api di Madiun.

EMI Bergabung, PLN Targetkan Dekarbonisasi 117 Juta Ton CO2 hingga 2025

Usai bergabung dengan PLN, pendapatan EMI ditargetkan mencapai lebih dari Rp8 triliun pada 2025.

Tingkat Kepuasan Tamu Best Western Premier Solo Baru Terbaik di Asia

Best Western Premier Solo Baru menerapkan prokes ketat, vaksinasi lengkap seluruh karyawan, serta adanya aplikasi PeduliLindungi yang sekarang menjadi syarat wajib untuk memasuki hotel.

Ekspedisi Energi 2021 Berikan 9 Rekomendasi Ini untuk Pemerintah

Bila berbicara ekonomi, dua hal utamanya yaitu pangan dan energi dan ekspedisi dilakukan untuk memotret peta energi di Jateng.

Kemenkeu Beri Keringanan Utang 1.292 Debitur Kecil Senilai Rp20,48 M

Kemenkeu memberikan keringanan utang kepada 1.292 debitur kecil senilai Rp20,48 miliar dengan nilai outstanding sebesar Rp80,42 miliar per 15 Oktober 2021.

Inilah Capaian Pemerintah dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi

Terkait program pemulihan ekonomi nasional, Airlangga menjabarkan per 15 Oktober 2021 anggaran PEN telah terealisasi sebesar Rp428,21 triliun atau 57,5 persen dari pagu Rp744,77 triliun.