Korban Jip Sembrono di Lava Tour Merapi Dipastikan Tak Terluka
Ilustrasi mobil jip. (Reuters)

Solopos.com, SLEMAN — Salah seorang wisatawan terjungkal dari jip yang tumpangi di kawasan Lava Tour Merapi, dekat ojek wisata The Lost World, Dusun Petung, Desa Kepuharjo Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Detik-detik terjungkalnya wisatawan di kawasan Lava Tour Merapi itu kemudian viral di media sosial. Peristiwa itu dipicu sopi jip yang tak member aba-aba saat akan menancap gas.

Vanessa Angel Hamil Anak Pertama: Aku Hamil Kebo

Sekretaris Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Heribertus Indiantara menjelaskan penumpang yang terjatuh tak mengalami luka parah.

"Sehat wal afiat karena setelah itu bisa langsung melanjutkan perjalanan menyusuri trayek Lava Tour [Merapi]. Saya minta bukti ketua komunitas berfoto bersama korban," katanya kepada Harian Jogja, Minggu (9/3/2020).

Heribertus Indiantara menyatakan sudah sering mengingatkan agar seluruh operator, termasuk untuk trayek Laya Tour Merapi, meningkatkan safety driving.

Bahkan tahun lalu, katanya, asosiasi bersama Dinas Pariwisata (Dinpar) Sleman, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Polres Sleman, dan IOF juga memberikan pendidikan dan pelatihan bagi semua sopir jip.

"Pemeriksaan rutin dilakukan dua bulan sekali yang dipimpin langsung oleh Dishub, bersama Polres dan Dinas terkait lainnya. Itu sudah sering dilakukan. Nah, jatuhnya penumpang pekan lalu [di kawasan trayek Lava Tour Merapi] murni human error," ungkapnya.

Tewas Di Sungai, Pria Tua Sempat Terseret Arus 8 Km

Kepala Dispar Sleman Sudarningsih mengatakan jip sudah ditahan dan komunitas melapor ke Polres Sleman setelah insiden di Lava Tour Merapi itu. Sang sopir yang ceroboh, kata Ning, dihukum selama satu bulan tidak boleh mengemudikan jip dan mendapatkan pengawasan dari komunitas dan AJWLM.

"Artinya enggak ada penghasilan selama satu bulan meskipun setiap hari dia harus berangkat ke basecamp," katanya.

Video Viral

Diberitakan seblumnya, beredar video yang menunjukkan rombongan jip yang ditumpangi wisatawan melintasi jalan menanjak.

Jip yang berada di depan berhenti sesaat untuk pengambilan dokumentasi. Jip tersebut berisi lima penumpang termasuk sopir. Tiga penumpang berdiri dan seeorang lainnya duduk di samping sopir.

Saat akan kembali melajukan jipnya, sang sopir langsung tancap gas sehingga roda bagian depan terangkat. Nahas, penumpang yang berdiri di belakang pojok kiri terjungkal ke aspal. Benturan keras di bagian kepala membuat dia tergeletak di jalan.

Sebelumnya, tangan kiri penumpang tersebut sempat melambai. Peristiwa itu terjadi karena tidak ada aba-aba dari sopir yang langsung tancap gas sementara penumpang itu hanya berpegangan dengan satu tangan. Penumpang yang bersebelahan dengan korban bergeming di dalam jip, tidak sampai terjatuh ke aspal.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho