Klaten Bakal Miliki 28 Sekolah Penggerak untuk Cetak Siswa Berjiwa Pancasila
Ilustrasi Pelajar SD (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, KLATEN -- Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten dinyatakan lolos seleksi nominasi program sekolah penggerak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Nantinya, Disdik Klaten bakal memilih 28 sekolah penggerak yang diproyeksikan dapat mencetak siswa yang berjiwa Pancasila.

Kepala Disdik Klaten, Wardani Sugiyanto, mengatakan di Jateng hanya terdapat sembilan kabupaten/kota yang terpilih guna mewujudkan program sekolah penggerak.

Susul Samsung & Huawei, Apple Rancang Iphone Layar Lipat

Di antara visi program ini, yakni mewujudkan Indonesia Maju, berdaulat, mandiri, berkepribadian melalui terciptanya pelajar ber-Bhineka Tunggal Ika.

"Setelah ini, akan dipilih 28 sekolah penggerak. Nantinya akan didorong ke beberapa penguatan. Yang akan diedukasi, mulai kepala sekolah, guru, sistem pembelajaran, dan kurikulum. Sekolah penggerak akan menjadi percontohan penggerak sekolah lainnya," kata Wardani Sugiyanto, saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (20/1/2021).

Percontohan Merdeka Belajar

Wardani mengatakan Disdik Klaten sudah menyosialisasikan program baru ini ke seluruh sekolah di Kabupaten Bersinar. Diharapkan, seluruh sekolah dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa ditunjuk sebagai perwakilan sekolah penggerak di tahapan awal.

"Dari 28 sekolah itu porsi yang paling banyak di tingkat SD. Setelah itu, SMP dan PAUD. Garis besarnya melalui program ini, diharapkan tercipta pelajar Pancasila. Sekolah akan menjadi percontohan mendidik anak menuju merdeka belajar," katanya.

Sebagaimana diketahui, Disdik Klaten bersama sembilan kabupaten/kota di Jateng terpilih sebagai program sekolah penggerak Kemendikbud RI. Sekolah penggerak adalah sekolah yang dapat menggerakkan sekolah-sekolah lain.

Banjir dan Longsor Sering Terjadi, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Sekolah penggerak bisa jadi panutan, tempat pelatihan, dan inspirasi bagi guru-guru dan kepala sekolah lainnya yang mendorong berbagai macam program partisipatif, unik, dan banyak inovasi.

"Tindak lanjut program sekolah penggerak ini akan dinominasikan sebagai guru penggerak di waktu selanjutnya," kata Wardani Sugiyanto.

10 Berita Terpopuler : Penampakan Puting Beliung di WGM Wonogiri



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom