Kisah Yusuf Mansur Berjualan Es, Laris Manis Berkat Sedekah

Selain memberikan contoh tentang keajaiban mengamalkan sedekah yang dialami orang lain, Ustaz Yusuf Mansur memiliki kisah tersendiri soal amalan tersebut.

 Ustaz Yusuf Mansur. (Instagram/ @yusufmansurnew)

SOLOPOS.COM - Ustaz Yusuf Mansur. (Instagram/ @yusufmansurnew)

Solopos.com, SOLO — Sosok ustaz Yusuf Mansur menjadi perhatian publik setelah digugat 12 orang di Pengadilan Negeri Tangerang terkait investasi pembangunan hotel, Kamis (9/12/2021). Video lawas ceramah Yusuf Mansur yang menyampaikan soal keajaiban sedekah juga kembali viral di Tiktok.

Seperti diketahui, dai yang mempunyai pesantren  tahfiz yang tersebar di pelosok Nusantara itu kerap menyampaikan ceramah dengan tema sedekah. Pendakwah yang juga pebisnis sukses itu juga memberikan kisah-kisah nyata sebagai contoh tentang balasan orang yang bersedakah.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Di samping kisah-kisah orang lain yang digunakan menjadi materi dakwah. Yusuf Mansur juga mempunyai kisah tentang keajaiban sedekah sebelum dirinya menjadi seorang ustaz. Kisah itu berawal saat UYM, nama bekennya, berjualan es di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, setelah keluar dari penjara. Kala itu, ia berjanji akan menjadi orang yang baik.

Baca Juga: Diterpa Kasus Investasi Bodong, Yusuf Mansur Minta Doa ke Kiai

Dikutip dari Okezone, Jumat (17/12/2021), Yusuf Mansur kemudian tidak ingin menyentuh harta-harta haram dan tidak ingin berurusan dengan proyek. Dengan bermodalkan Rp14.000, Yusuf Mansur mulai menjajakan es kacang ijo 70 bungkus dan es mambo.

Sayangnya, di hari pertama dagangannya hanya laku lima bungkus. Hal itu tak membuatnya putus asa dan tetap berusaha agar dagangannya yang baru merintis itu tidak sia-sia.

Mengetahui daganganya masih banyak yang belum terjual, Yusuf Mansur kemudian meminjam es balok ke temannya agar esnya tidak basi. Lantas ia pulang dengan membawa dagangannya. Sebelum ke rumah, UYM meyempatkan menghadiri pengajian yang diisi Ustaz Basyuni yang kebetulan temanya sedekah.

Ceramah dari Ustaz Basyuni soal keajaiban sedekah kemudian membuat kehidupan Yusuf Mansur menjadi lebih baik setelah menjalankan amalan tersebut. Dia mulai bersedekah kepada lima anak sambil meminta doa agar dagangannya laris.

Baca Juga: Latar Belakang Yusuf Mansur Sebelum Jadi Ustaz: Jualan Es di Terminal

Yusuf Mansur pun mendapatkan balasan dari sedekahnya setelah mendirikan Salat Dhuhur. Dagangannya yang ditaruh di depan Musala pun ludes terjual tanpa harus menjajakan. Seorang yang tidak disebutkan namanya membantu menjual dagangannya saat ia khusus berdoa si Musala.

Keesokan harinya, Yusuf Mansur bersedekah termos esnya. Tak lama kemudian, ia dihadiahi gerobak oleh orang tak dikenal. Singkat cerita, Yusuf Mansur diajak berdakwah seorang polisi yang kemudian membuatnya sukses seperti sekarang.

Pendidikan Ustaz Yusuf Mansur

Dikutip dari Suara, Yusuf Mansur pernah mengenyam bangku sekolah di MTs Chairiyah Mansyuriyah. Saat di bangku Mts, ia termasuk murid termuda di antara teman-temannya. Yusuf Mansur juga menjadi lulusan siswa terbaik pada tahun 1989.

Baca Juga: Investor Saham hingga Kuliner, Ini Sumber Uang Ustaz Yusuf Mansur

Yusuf Mansur kemudian melanjutkan sekolahnya di MA (Madrasah Aliyah) Negeri 1 Grogol. Di MA, ia juga menjadi murid berprestasi dengan menjadi lulusan terbaik pada 1992. Ustaz yang kondang dengan materi keajaiban sedekah itu pernah berkuliah di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan mengambil jurusan Syariah, Fakultas Hukum.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

+ PLUS Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

Gaya rambut pendek kini menjadi tren di kalangan wanita di Arab Saudi. Ini setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi, mendorong reformasi sosial yang salah satunya tidak lagi mewajibkan wanita mengenakan jilbab.

Berita Terkini

Pengamat: Kinerja Airlangga Membuatnya Berpeluang Besar di Pilpres 2024

Kinerja Airlangga yang dinilai bermanfaat untuk kehidupan perekonomian masyarakat membuatnya berpeluang besar di Pilpres 2024.

Reformasi Sosial Lahirkan Tren Wanita Berambut Pendek di Arab Saudi

Gaya rambut pendek kini menjadi tren di kalangan wanita di Arab Saudi. Ini setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto Arab Saudi, mendorong reformasi sosial yang salah satunya tidak lagi mewajibkan wanita mengenakan jilbab.

Saling Sindir Anies Baswedan dan Hasto soal Tukang Bakso

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saling sindir soal tukang bakso yang sedang heboh di media sosial akibat candaan Megawati Soekarnoputri.

Hasil Survei LSI: Airlangga Capres Paling Diinginkan Publik

Selain menjadi capres paling diinginkan publik, nama Airlangga juga menjadi pejabat publik yang dinilai kebijakannya paling bisa dirasakan masyarakat.

Pasukan Elite TNI Kawal Kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia

Presiden Jokowi dikawal pasukan khusus TNI saat ke kunjungan ke Ukraina dan Rusia

Dulu Konser untuk Revolusi, Kini Konser untuk Pemulihan

Pada masa kebangkitan nasionalisme dan revolusi kemerdekaan konser jamak bertujuan memperkuat semangat revolusi. Pada era setelah pandemi Covid-19 mereda, konser adalah wahana pemulihan ekonomi dan sektor kehidupan lainnya.

Ini Pesan Rektor UKSW kepada 559 Lulusan

Ada sejumlah pesan dari Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, SE., M.Sc., Ph.D. kepada para lulusan dalam acara wisuda pada Sabtu (25/6/2022).

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Transformasi Sunda Kelapa Jadi Jayakarta, Batavia Lalu Berganti Jakarta

Sebelum bernama Jakarta, kota ini memiliki beberapa penyebutan seperti Sunda Kelapa, Jayakarta hingga Batavia.

Survei Pilpres 2024: Anies, Ganjar & Prabowo Kandidat Kuat Capres

Berdasarkan hasil survei, nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto, menjadi kandidat terkuat maju sebagai capres dalam Pilpres 2024.

UKSW Gelar Wisuda Onsite, Rektor Lepas 559 Lulusan

Pembantu Rektor 1 UKSW bidang akademik ,Iwan Setyawan, wisuda Sabtu adalah kali pertama bagi UKSW kembali menyelenggarakan wisuda secara onsite sejak terjadinya pandemi Covid-19.

Tahukah Anda Kampus Pelopor Kuliah Online di Indonesia?

Tahukah Anda kampus di Indonesia yang menjadi pelopor kuliah online bahkan jauh sebelum pandemi Covid-19?

Candi Cetho Pernah Dipugar Secara Serampangan

Candi Cetho di Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, yang kali pertama digali pada 1928 oleh Commissie vor Oudheiddienst Hindia Belanda, pernah dipugar secara serampangan hanya berdasar ”wangsit”.

Sejarah Hari Ini: 26 Juni 1963 Presiden Kennedy Kunjungi Tembok Berlin

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 26 Juni.

Dilarang Puan Keluar Rumah, Megawati Banyak Lupa Nama Jalan

Menurut Megawati, dirinya hanya diperbolehkan keluar rumah jika dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Waspada! Kasus Covid-19 Hari Ini Bertambah 1.831 Orang

Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 mencatat kasus Covid-19 hari ini, Sabtu (25/6/2022) bertambah sebanyak 1.831 kasus.