Kategori: Nasional

Kisah Soekarno Minta Megawati Masak Nasi Goreng untuk Pendemo


Solopos.com/Danang Nur Ihsan

Solopos.com, SOLO -- Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikenal sebagai salah satu tokoh penyuka nasi goreng. Bahkan, nasi goreng kerap menjadi ajang diplomasi politik. Ada cerita menarik di balik nasi goreng bikinan Megawati.

Ada banyak cerita tentang nasi goreng bikinan Mega yang menjadi alat diplomasi politik. Presiden keempat Abdurrahman Wahid hingga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi beberapa tokoh yang menyukai nasi goreng ala Presiden kelima itu.

Cerita Megawati dan Gus Dur tentang nasi goreng ini pernah dikisahkan Mega saat hadir dalam Halaqah Nasional Alim Ulama dan Deklarasi Majelis Dzikir Hubbul Wathon di Jakarta, 13 Juli 2017.

Sebagaimana dikutip dari nu.or.id, Megawati menceritakan tentang kedekatan antara dirinya dengan Gus Dur.  Namun, kedekatan yang diungkapkan kali ini berbeda, karena mengenai keduanya yang suka berantem.

Baca Juga: Giring Nidji Capres dari PSI Temui Gibran Di Solo Malam Ini, Bahas Pilpres 2024?

"Biasanya kalau saya berantem dengan beliau, terus saya gak mau ketemu. Purik [dongkol]. Saya tahu pasti nanti saya menang, Karena apa, pasti nanti Gus Dur telepon. 'Mba, lagi opo', 'di rumah mas'. 'Bikinkan saya nasi goreng ya, saya sudah di depan pintu rumah'," ujar Megawati diikuti tawa hadirin.

Begitu juga dengan Prabowo. Dia yang bertemu dengan Megawati di Jakarta, Rabu (24/7/2019) dijamu dengan nasi goreng. Prabowo pun menyebut nasi goreng masakan Mega sangat enak.

Penyuka Nasi Goreng

Lantas bagaimana awal mula munculnya nasi goreng Megawati? Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan resep nasi goreng itu awalnya ditemukan Megawati saat ayah Mega yang juga Presiden pertama Soekarno ingin menjamu makan sejumlah pendemo.

Bung Karno kemudian meminta Megawati memasak, dan muncullah resep nasi goreng ala Mega. Kala itu, Mega memasak nasi goreng bukan tanpa alasan. Soekarno termasuk penggemar nasi goreng.

Cerita Soekarno dengan makanan favoritnya yaitu nasi goreng cukup sering mencuat. Ada kisah saat Soekarno sahur dengan nasi goreng menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga: Kejadian Langka, Masjid Di Pacitan Ini Terseret Arus Sungai Sampai Ke Laut

Kala itu, Soekarno berada di rumah Laksamana Maeda. Pembantu di rumah itu pun menghidangkan nasi goreng untuk Soekarno. Nasi goreng itu disantap sembari merumuskan naskah proklamasi pada dini hari.

Kisah lainnya tersaji di Istana Bogor. Suatu ketika Duta Besar AS untuk Indonesia, Howards Jones mengunjungi Soekarno di Istana Bogor. Istri Soekarno Hartini selalu menjamu dengan memasak menu andalan berupa nasi goreng yang terkenal enak dan sangat disukai Howard Jones maupun Bung Karno. Kala itu, Soekarno makan nasi goreng dengan memakai tangan, tanpa sendok.

Termasuk pula cerita Megawati yang diminta membuat nasi goreng oleh Soekarno untuk menjamu pendemo. Resep nasi goreng buatan Mega ini dibuka kepada publik dalam kampanye Pemilu 2019 lalu.

Bumbunya terdiri atas bawang merah, putih, dan bombai. Ditambah sedikit terasi dan daun kol sesuai selera. Lalu, cabainya ada tiga jenis: gendot, merah keriting, dan cabai rawit.

Kemiri 1-2 butir, garam, kecap, dan lemak ayam secukupnya. Semua bahan itu dipadukan dengan mentega, 2 butir telur ayam, dan suiran daging ayam bagian dada.

Baca Juga: Cuma di Solo Kamu Bakal Menemukan 5 Hal Unik Ini, Apa Saja?

Ada tiga tahap dalam memasak resep itu. Pertama memasak bumbu seperti cabai yang dimasak dengan suwiran daging ayam dan lemak ayam.

Tahap kedua adalah menggoreng singkat nasi putih, diikuti menggoreng telur ayam yang lalu dicampurkan dengan nasi tadi. Kecap dimasukkan ke dalamnya dan diaduk-aduk. Terakhir, bumbu yang disiapkan di tahap pertama dimasukkan ke adonan nasi dan diaduk terus hingga tercampur semuanya. Gimana, mau coba nasi goreng Megawati?

Share