Kategori: Leisure

Kiai NU Ungkap Bacaan Qunut Nazilah dan Doa Buat Cegah Virus Corona


Solopos.com/Newswire

Solopos.com, JAKARTA - Ketua Pengurus Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Robikin Emhas, menghimbau masyarakat membaca doa untuk mencegah wabah penyakit. Dihimbau mengamalkan shalawat thibbil qulub dan membaca doa qunut nazilah untuk melawan virus korona COVID-19.

"Merespon virus corona, sebelumnya shalawat thibbil qulub dan kini [membaca] qunut nazilah," kata Kiai Robikin, dilansir Okezone, Rabu (4/3/2020).

Hindari Virus Corona, Presiden Tanzania Ganti Salaman dengan Tos Kaki

Robikin mengatakan, qunut nazilah dapat dibaca ketika tertimpa musibah, termasuk maraknya wabah penyakit seperti COVID-19.

"Diriwatkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam membaca qunut ketika ditimpa musibah dan semoga musibah korona segera berakhir," ucapnya.

Hindari Virus Corona, Presiden Tanzania Ganti Salaman dengan Tos Kaki

Berikut ini adalah qunut nazilah yang bisa umat Islam amalkan:

Allahummaghfir lanaa walilmu’miniina walmu’minaati walmuslimiina walmuslimaati walif baina quluubihim wa aslih dzata bainihim wanashurhum ‘alaa adzuwwika wa’adzuwihim. 

Allahummal’an kafarata ahlal kitaabi alladzina yashudduna ‘an sabiilika wayukadzibuuna rusulaka wayuqootiluuna auliyaaika

Allahumma kholiif baina kalimihim wazalzil iqdaamahum wainzil bihim ba sakallladzii latarudduhuu ‘anilqaumil mujrimiin

WNI Positif Corona Ngaku Tak Kenal WN Jepang, Ini Keterangan Kemenkes

Artinya: "Ya Allah! Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka. Perbaikilah hubungan di antara mereka dan menangkanlah mereka atas musuh-Mu dan musuh mereka. Ya Allah! Laknatlah orang-orang kafir ahli kitab yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, dan memerangi wali-wali-Mu. Ya Allah! Cerai-beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka. Goyahkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat jahat."

Share
Dipublikasikan oleh
Jafar Sodiq Assegaf