Tutup Iklan
Ketua DPRD Sragen Cuma Punya 1 Mobil, Belum Ganti Sejak 2009
Ketua DPRD Sragen, Suparno. (Istimewa/Humas Kabupaten Sragen)

Solopos.com, SRAGEN – Ketua DPRD Sragen, Suparno, yang disebut termiskin di jajaran pimpinan lembaga legislatif di Jateng hanya memiliki satu mobil. Sebelum menjadi anggota DPRD pada 2009 lalu, Suparno merupakan pengusaha di bidang kelistrikan dan jasa konstruksi.

Dari dua usaha itu, ia berhasil membangun rumah di Kampung Teguhan. Setelah terpilih sebagai wakil rakyat pada Pemilu Legislatif pada 2009, dia memilih menghentikan dua usaha tersebut.

Indukan Kobra Nyangkut di Net Voli SMK Veteran, Sekolahan di Sukoharjo Ternyata Sering Diteror Ular 

Selain khawatir memengaruhi kebijakannya sebagai wakil rakyat, dia merasa tidak punya waktu untuk terjun sebagai pengusaha. Itulah sebabnya Suparno Sragen tidak memiliki banyak harta dan disebut sebagai Ketua DPRD termiskin di Jateng meski telah tiga periode menjadi legislator.

“Saya tidak punya waktu untuk menekuni usaha. Saya sudah capai. Sudah saya niati seperti itu, ya harus siap konsekuensinya. Disyukuri saja apa adanya. Tidak usah neko-neko. Mobil saya cuma satu, CRV 2009 dan belum ganti sampai sekarang. Mungkin nilainya yang sudah mengalami penyusutan. Paling nilainya Rp90 juta,” terangnya kepada Solopos.com, Senin (13/7/2020).

Ketua DPRD Sragen Termiskin Se-Jateng, Berapa Hartanya? 

Total Harta

Total harta kekayaannya yang bersih setelah dipotong utang sebesar Rp94 juta. Jumlah harta yang dimiliki Suparno di Sragen adalah yang paling sedikit di antara semua ketua DPRD se-Jawa Tengah (Jateng). Hal itu sesuai Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sebagaimana diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam LHKPN yang dicermati Solopos.com, politikus PDIP Sragen itu memiliki tanah dan bangunan seluas 360 meter persegi senilai Rp850 juta.

Tidak Ada Zona Hitam Pada Zonasi Covid-19 di Indonesia, Apa Status Solo?

Ketua DPRD Sragen yang termiskin di Jateng itu juga memiliki alat transportasi senilai Rp174 juta Alat transportasi itu berupa mobil Honda CRV senilai Rp150 juta, sepeda motor Honda Scoopy senilai Rp14 juta dan Honda Vario Rp10 juta.

Politikus PDIP Sragen itu memiliki tanah dan bangunan seluas 360 meter persegi senilai Rp850 juta. Harta bergerak lainnya yang dimiliki warga Kampung Teguhan, Sragen, itu senilai Rp220 juta. Dengan begitu, total kekayaan Suparno mencapai Rp1.244.000.000.

Utang

Di sisi lain, dalam LHKPN itu disebutkan utang Suparno mencapai Rp1.150.000.000 sehingga total harta kekayaan yang tersisa dari Suparno tinggal Rp94.000.000.

Suparno mengatakan tidak ada yang salah pada LHKPN tersebut. Sebagai Ketua DPRD Sragen yang termiskin di Jateng, ia merasa tidak pernah memegang uang sama sekali. Bahkan, dia mengaku tidak punya uang tabungan dalam jumlah besar di rekeningnya.

Misteri Alas Roban dan Legenda Kabupaten Batang: Kisah Raden Bau Reksa Mbabat Alas

“Ya memang seperti itu datanya. Kalau uang saya malah tidak pegang blas. Tabungan saya bahkan minus. Silakan dicek di rekening saya. Biasanya saya menabung sedikit, lalu diambil lagi untuk keperluan. Nanti nabung lagi sedikit, lalu diambil lagi. Begitu seterusnya,” ujar Suparno.

Emoh Ganti Mobil

Suparno sadar tidak pernah menambah aset kekayaan selama menjabat sebagai anggota DPRD Sragen. Meski sudah memasuki periode ketiga dan menjabat sebagai Ketua DPRD Sragen, dia tidak berpikir mengganti mobilnya dengan yang baru. Baginya pendidikan anak-anak jauh lebih penting ketimbang menambah aset kekayaan.

Kisah Suroto Magelang, 10 Tahun Kurung Diri di Kamar Sejak Erupsi Merapi Tak Pernah Mandi

“Penting anak isoh sekolah dan bisa makan sampai kenyang. Anak saya tiga, yang dua sudah menikah. Sekarang tinggal membiayai satu anak yang masih kuliah di UNS. Alhamdulillah anak saya yang duduk di semester III juga enggak bodoh, IPK nya di atas 3,5 dan yang terpenting tidak boros. Kalau saya apa adanya saja disyukuri, tidak menambah aset tidak apa-apa,” papar Suparno.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho