Kenormalan Baru, Ruang Paripurna DPRD Karanganyar Dipasangi Sekat
Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar melaksanakan rapat paripurna di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar pada Kamis (4/6/2020). (Sri Sumi Handayani/Solopos)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sekretariat DPRD Kabupaten Karanganyar memasang pelindung pada meja di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar.

Suami Sembuh, Istri Alumni Ijtima Gowa Asal Jaten Karanganyar Positif Covid-19

Pantauan Solopos.com ruang paripurna kompleks DPRD Kabupaten Karanganyar bersolek saat rapat paripurna dengan agenda pembacaan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Karanganyar tahun anggaran 2019, Kamis (4/6/2020).

Meja di ruang rapat paripurna ditata berjarak sekitar dua meter. Biasanya, satu set meja dilengkapi dua kursi. Tetapi kali ini satu set meja dilengkapi satu kursi saja. Selain itu pada setiap meja diletakkan pembatas bening berbahan akrilik. Setiap meja di ruang paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar disulap menyerupai bilik.

Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Karanganyar, Agus Haryanto, menyampaikan langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi penerapan social distancing di lingkungan DPRD Kabupaten Karanganyar.

Round-Up Covid-19 Karanganyar: Sempat Zero, Kasus Positif Tambah 3 Orang

"Pak Ketua mengirim pesan lewat whatsapp meminta kami menata ruang rapat paripurna sedemikian rupa. Dipertimbangkan sekat antarpeserta. Kami rapat mencari bentuk yang pas. Pak ketua menginginkan memakai plastik. Kami coba dan sepertinya tidak pantas. Kami coba pakai fiber itu melengkung. Lalu kami pakai akrilik dan layak, rapi. Secara teknis ini kan belum pernah diterapkan," ujar Agus saat berbincang dengan wartawan seusai rapat paripurna.

Protokol Kesehatan New Normal

DPRD Kabupaten Karanganyar mengambil langkah itu sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan dan menyongsong penerapan era kenormalan baru. Agus menyampaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar cenderung landai. Meski demikian, menurut dia tidak ada salahnya masyarakat mengambil langkah waspada.

"Waspada, jaga-jaga sehingga kami tetap mengadakan penataan sebagai mana protokol kesehatan. Kami social distancing. Kami lebih amankan lagi dengan sekat-sekat. Ini upaya kami menjaga sesama dan diri sendiri. Jangan sampai kondisi yang sudah ada saat ini menjadika kurang waspada. Mudah-mudahan bisa menginspirasi yang lain," tutur dia.

38 ASN Karanganyar Dimutasi, Bupati Ingatkan ASN Aktif di Lingkungan

Saat rapat paripurna tadi, tidak semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) hadir. Beberapa di antara mengikuti rapat paripurna secara virtual. Hanya tampak beberapa kepala OPD yang berkepentingan terhadap rapat tersebut.

"Jadi ini tempat terbatas, tidak mungkin semua Kepala OPD datang. Sisanya mengikuti telekonferensi di kantor masing-masing. Kecuali tim anggaran, kami undang datang. Jadi satu meja yang dulu ditempati dua orang, ini hanya satu orang. Kami mencoba belajar new normal dan menyesuaikan kondisi."


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho