Kecewa Hasil Muscablub, Anggota Pemuda Pancasila Solo Segel Kantor Sekretariat
Anggota MPAB menyegel Kantor MPC PP Solo Kerten, Solo, Rabu (28/10/2020) sore. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO -- Majelis Pimpinan Arus Bawah Pemuda Pancasila Solo menyegel Kantor Sekretariat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Jl MH Thamrin, Laweyan, Solo, Rabu (28/10/2020) siang.

Majelis Pimpinan Arus Bawah Pemuda Pancasila (MPAB-PP) Solo merasa kecewa dengan hasil Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) PP Solo beberapa pekan lalu. Mereka menganggap Muscablub yang memenangkan Faisal Rifqi itu tidak sesuai ketentuan.

Ketua MPAB PP Solo Hendras Ery Wicaksana dalam jumpa pers di lokasi penyegelan menyampaikan kekecewaan bersama para anggota MPAB menyikapi pelaksanaan Muscablub itu. Ia meminta Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Jawa Tengah menggelar Muscablub ulang.

Update Data Covid-19 Klaten: Tambah 3 Pasien Positif dan 6 Sembuh

MPAB juga akan menyurati MPW dan Majelis Pimpinan Nasional (MPN) untuk mengeluarkan rekomendasi Muscablub ulang. Terkait penyegelan kantor sekretariat MPC Pemuda Pancasila Solo itu, Hendras menyebut ketua Muscablub tidak menggunakan kantor sekretariat itu kembali dan sudah memiliki kantor baru.

“Kami ingin PP Solo besar dan jadi satu kembali jangan sampai terpecah karena Muscablub. Kami sebagai insan Pancasila mengutamakan musyawarah mufakat, bukan voting. Musyawarah harus jadi hal utama. Kantor ini sudah tidak mereka inginkan, jadi kami segel dan kami gunakan,” papar Hendras.

Menjaga Kondusivitas Solo

Ia menyebut MPAB juga berkomitmen untuk menjaga kondusivitas Kota Solo. Perwakilan pengurus lain, Hery Setyo Nugroho, mengatakan dari putusan Muscablub, poin ke sembilan mengenai demosi kepengurusan lama dilewati.

Lonjakan Penumpang, KAI Semarang Operasikan KA Tawang Jaya Premium

Menurutnya, hal itu merupakan poin krusial. Bahkan, tidak menutup kemungkinan MPAB akan menempuh jalur gugatan perdata terkait Muscablub yang menggantikan ketua PP sebelumnya, almarhum Danang Liestianto.

“Kami meminta rekomendasi agar Muscablub diulang. Segera kami kirim surat dan akan kami beri deadline. Misalnya tidak ada penyelesaian, gugatan perdata ke pengadilan. Fenomena seperti ini banyak terjadi juga di kota lain di Jawa Tengah,” paparnya.

Sementara itu, Faisal Rifqi, mengatakan tidak mempersoalkan penyegelan kantor sekretariat MPC Pemuda Pancasila Solo itu. Menurutnya, saat ini Pemuda Pancasila Solo dalam kondisi baik-baik saja.

Seruan Boikot Produk Prancis Marak, Ini Deretan Produknya yang Terkenal

“Itu bukan penyegelan, itu lokasi ngontrak. Kami punya lokasi sendiri yang strategis di Jl Pakel, Laweyan. Daripada ngontrak, anggarannya bisa untuk kegiatan lain. Bukannya saya tidak mau menempati itu,” papar Faisal.

Komunikasi Internal

Menurutnya, para anggota MPAB merupakan saudara-saudaranya. Sehingga langkah komunikasi internal akan ia lakukan agar PP tidak terpecah. Menurutnya, saat ini banyak anggota PP yang sudah memahami AD ART PP.

“Kami tidak ada permasalahan, PP Solo baik-baik saja. Kebanyakan dari mereka anggota luar Kota Solo yang ontran-ontran. Mereka saudara kami, kami berusaha terus mengakomodasi. Mereka sebenarnya korban kepentingan kalangan tertentu,” paparnya.

Info Tak Sampai, Program BPUM di Wonogiri Bikin Bingung

Ia menjelaskan dinamika pengurus baru saat ini mengakomodasi seluruh ras dan agama. Menurutnya, seusai Muscablub rekrutment anggota tingkat bawah telah mencapai 400-an orang.

Faisal menambahkan jika ada yang menganggap Muscablub tidak sesuai ketentuan ia justru mempertanyakan hal itu. Menurutnya, ia memperoleh tiga suara dari tiga kecamatan dan satu provinsi.

Ia mempertanyakan jika ada kesalahan, seharusnya penyelesaiannya saat Muscablub, bukan beberapa pekan setelah Muscablub usai. “Momen pandemi dan jelang Pilkada situasi Solo harus kondusif. Segera kami komunikasikan,” imbuhnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom