Kecam Lukas Enembe, Majelis Rakyat Papua: Tak Elok Judi Pakai Uang Korupsi

Menurutnya, perjudian dengan menggunakan dana korupsi sangat tidak etis, karena di kampung-kampung di Papua masih banyak masyarakat yang miskin dan menderita.

 Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), Dorince Mehue, mengecam tindakan Gubernur Papua Lukas Enembe yang diduga berjudi menggunakan uang hasil korupsi. (Antara)

SOLOPOS.COM - Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), Dorince Mehue, mengecam tindakan Gubernur Papua Lukas Enembe yang diduga berjudi menggunakan uang hasil korupsi. (Antara)

Solopos.com, JAYAPURA — Kecaman terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe karena tak patuh hukum memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan korupsi yang dilakukannya terus bermunculan, termasuk dari masyarakat Papua.

Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), Dorince Mehue meminta Gubernur Papua Lukas Enembe untuk mematuhi proses hukum di KPK.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Menurutnya, tindakan Lukas Enembe yang diduga berjudi menggunakan uang hasil korupsi dana negara sangatlah tidak elok.

“Mari kita berikan dukungan kepada Lukas Enembe untuk menjalani proses hukum. Lukas harus kooperatif terhadap proses hukum sehingga berjalan lancar,” kata Dorince Mahue dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga: Gubernur Papua Lukas Enembe Beri Video Kaki Bengkak dan Susah Jalan

Sebagai warga masyarakat Papua dari komponen perempuan, dia melihat kasus Lukas Enembe murni sebagai sebuah proses hukum yang harus dilalui dengan baik.

“KPK bersama PPATK pasti mempunyai bukti yang kuat sesuai tupoksinya masing-masing,” ujarnya.

Dorince meminta Lukas Enembe kooperatif dan kuasa hukumnya diharapkan tidak memberikan pernyataan provokatif karena bisa menyebabkan situasi tidak kondusif.

Baca Juga: 50 Wartawan Diajak Temui Gubernur Papua Lukas Enembe di Kediaman 

Dia juga meminta masyarakat Papua tetap tenang dan patuh terhadap hukum yang berlaku serta mengawal proses hukum terhadap Lukas Enembe, kendati masyarakat memperhatikan ada beberapa dana korupsi yang digunakan Lukas untuk perjudian.

Menurutnya, perjudian dengan menggunakan dana korupsi sangat tidak etis, karena di kampung-kampung di Papua masih banyak masyarakat yang miskin dan menderita.

“Masyarakat di Tanah Papua agar tetap menjaga stabilitas daerah dan kamtibmas, serta tidak membuat konten yang bersifat provokasi dan tidak terprovokasi oleh berita-berita yang yang beredar di tengah masyarakat,” ujar Dorince.

Baca Juga: Paulus Watepauw Laporkan Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe ke Polisi

Dia menambahkan, situasi keamanan di Tanah Papua harus tetap aman dan nyaman, karena Papua akan menjadi tuan rumah event nasional yaitu Kongres Masyarakat Adat Nusantara yang akan berlangsung 24-30 Oktober 2022 di wilayah adat Tabi, Jayapura.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jimly Asshiddiqie: Penulis Buku Terbanyak soal Hukum, Demokrasi dan Sosial

      Jimly Asshiddiqie dianugerahi rekor dari Leprid sebagai tokoh Indonesia pertama di dunia yang menjadi penulis buku tentang hukum, demokrasi, dan sosial terbanyak.

      Misteri 4 Jasad Mengering di Kalideres Diungkap Pekan Ini

      Hasil penyelidikan penemuan empat jasad mengering di Kalideres, Jakarta Barat akan diumumkan pekan ini.

      KPK Surati Panglima TNI, Eks KSAU Tetap Mangkir dari Sidang Korupsi Helikopter

      Meski surat sudah dikirimkan KPK kepada Panglima TNI namun hingga kini eks KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna tidak juga memenuhi panggilan untuk hadir sebagai saksi.

      Rekomendasi Hak Justice Collaborator Bharada E, Kejagung: Bisa Diajukan 3 Tahap

      Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, menyebut rekomendasi hak justice collaborator Bharada E yang diajukan LPSK bisa diajukan dalam tiga tahap.

      Penipu Berkedok Tarik Uang Gaib, Korban Pingsan setelah Minum Ramuan Khusus

      Korban yang telah menyetor uang diberi minuman khusus hingga pingsan lalu ditinggal pergi para pelaku.

      Dugaan Kebohongan Ricky Rizal: Tak Dengar Perintah Sambo untuk Tembak Yosua

      Ricky Rizal mengaku tidak mendengar saat Sambo memerintahkan agar Richard Eliezer menembak Yosua.

      Sidang Kasus Lin Che Wei Cs, Saksi Ahli: Masalahnya Distribusi Minyak Goreng

      Saksi Ahli Tata Niaga Minyak Goreng dan Industri Sawit, Wiko Saputra, mengungkapkan penyebab kelangkaan minyak goreng pada periode Januari-Maret 2022 lantaran masalah distribusi.

      Ricky Rizal Tutupi Kasus Sambo, Hakim: Kasihan Anak Istrimu di Rumah

      Hakim Wahyu meminta Ricky Rizal agar memikirkan nasib anak istrinya di rumah kelak jika ia masih terus berbohong menutupi kasus Ferdy Sambo.

      Mengenal Prabu Rabindra, MUA Cilik Solo yang Punya Rencana Karier Matang

      Prabu Rabindra Wisnu Wardhana, siswa kelas IX di SMP Negeri 10 Solo telah memiliki sertifikat kompetensi di bidang kecantikan kulit untuk kualifikasi periasan wajah atau MUA

      Heboh Anies Baswedan Naik Jet Pribadi, Nasdem: Dulu Jokowi Juga Kami Sewakan

      Meskipun begitu, Ali menegaskan jet pribadi tersebut hanya sewaan sebab Anies Baswedan tak memiliki jet pribadi.

      Kaesang Pangarep Antar Undangan Pernikahan ke Cikeas, SBY Janjikan Hadir

      Mendapat undangan langsung dari Kaesang, SBY mengusahakan untuk hadir pada pernikahan yang digelar di Solo pada Minggu (11/12/2022) itu.

      Wapres Ma'ruf Amin Pastikan Hadiri Pernikahan Kaesang Pangarep

      Wapres Ma'ruf Amin menganggap keluarga Jokowi sebagai bagian dari keluarganya sendiri.

      Ricky Rizal Kukuh Tak Tahu Rencana Pembunuhan Brigadir Yosua

      Ricky tidak menyangka setelah itu ternyata terjadi penembakan terhadap Yosua oleh Bharada Richard Eliezer.

      Cerita Ricky Rizal Lihat Kuat Ma'ruf Bawa Pisau Kejar Brigadir Yosua

      Fakta Yosua dikejar Kuat Ma'ruf dengan pisau itu diungkap salah satu terdakwa, Ricky Rizal, saat dihadirkan sebagai saksi dalam lanjutan persidangan, Senin (5/12/2022).

      Tamu Mabuk Miras Picu Tawuran di Resepsi Pernikahan di Bekasi

      Tawuran dipicu rasa tidak terima tamu undangan karena ditegur warga lantaran mengkonsumsi minuman keras.

      Tidak Setuju dengan RKUHP, Menkumham: Gugat di MK daripada Pakai UU Belanda

      Menkumham, Yasonna H. Laoly, mempersilakan pihak yang tidak setuju terhadap RKUHP mengajukan gugatan ke MK daripada harus memakai UU KUHP sejak zaman Belanda.