Granit Xhaka bergabung dengan Arsenal. (Arsenal.com)

Solopos.com, LONDON — Legenda Arsenal, Charlie Nicholas, menilai penyataan Granit Xhaka tak akan meredakan konfliknya dengan suporter. Kariernya di klub kini terancam tamat.

Xhaka tengah mendapat banyak sorotan dan kecaman. Itu terjadi akibat sikap pemain asal Swiss itu saat mendapat cemoohan dari pendukung The Gunners dalam laga kontra Crystal Palace pekan lalu.

Ia menaruh kupingnya di telinga dan mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan. Xhaka juga langsung melepas jersey Arsenal saat ditarik keluar laga (diganti) oleh pelatih Unai Emery.

Xhaka akhirnya memberikan pernyataan terkait sikapnya di laga kontra Palace. Ia menjelaskan tindakannya tersebut merupakan reaksi spontan akibat para fans Arsenal terus mengucapkan sumpah serapah kepadanya.

Ia berharap hubungannya dengan para pendukung The Gunners bisa kembali seperti semula. Namun, menurut Nicholas pernyataan Xhaka ini tak akan meredakan konflik pemain berusia 27 tahun itu dengan fans Arsenal.

Pria yang membela Arsenal pada 1983-1988 itu bahkan menilai karier Xhaka di Emirates Stadium berpeluang berakhir dalam waktu dekat. "Saya tidak tahu apakah dia akan dimainkan lagi. Jujur saja, Saya tidak melihat itu," tutur Nicholas dikutip dari detik.com, Jumat (1/11/2019) malam WIB.

"Jika dia masih marah dan kesal kepada fans akibat situasi ini, saya menilai dia bisa mengatakan 'sekarang saatnya saya pindah'. Dia masih berusia 27 tahun dan telah berada di tim ini dalam periode yang kurang sukses."

"Ada tekanan dan konflik di momen tersebut, ia menjadi bagian dari itu. Saya menilai dia tak punya kesempatan bermain [saat melawan Wolves]. Kemungkinan, ia kembali berlaga adalah di laga Liga Europa pekan depan. Namun saya merasa itu tak akan lagi menarik untuknya akibat konflik ini," jelas Nicholas.

Sumber: detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten