Kamis, Pemkab Sragen Tentukan Pengambilan Aset Kios Sentra Kuliner

Dinkop UKM Perindag Sragen akan memanggil kembali pedagang Sentra Kuliner Veteran Brigjen Katamsi untuk membahas soal kesepakatan berjualan dan nilai sewa.

 Kondisi Sentra Kuliner Veteran Brigjen Katamso, Sragen, terlihat sepi pada Senin (4/1/2022). Banyak kios di pusat kuliner itu yang tutup. (Solopos.com/Wahyu Prakoso)

SOLOPOS.COM - Kondisi Sentra Kuliner Veteran Brigjen Katamso, Sragen, terlihat sepi pada Senin (4/1/2022). Banyak kios di pusat kuliner itu yang tutup. (Solopos.com/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan mengambil aset berupa kios di Sentra Kuliner Veteran Brigjen Katamso yang tidak digunakan berjualan.

PromosiTorium Memenuhi Kebutuhan Energi 10 Miliar Orang Selama 20.000 Tahun

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinkop UKM Perindag Sragen, Handoko, telah mengumpulkan para pedagang. Dalam pertemuan itu dibahas upaya untuk meramaikan sentra kuliner yang baru diresmikan pada Maret 2021 lalu. Salah satunya dengan meminta para pedagang aktif berjualan.

Menurut dia, ada kesepakatan dari para pedagang untuk kompak berjualan mulai Senin (3/1/2022). Namun pada kenyataannya, separuh lebih pedagang masih tutup.

Baca Juga: Belum Setahun, Sentra Kuliner Veteran Brigjen Katamso Sragen Sepi

“Kemarin kami kumpulkan pedagang dan bersepakat membuka kembali kios mereka pada 3 Januari 2022. Kami memberikan penjelasan mengenai pemahaman aset kios, jika tidak digunakan sebagaimana mestinya dan tidak sesuai visi misi Bupati akan kami tarik,” kata Handoko, saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Selasa (4/1/2022).

Dia mengatakan pihaknya tidak bisa memaksa orang berjualan. Yang bisa ia lakukan sebatas memberikan surat peringatan (SP) berjenjang sampai penarikan aset. Aset yang diminta bisa dialihkan kepada pelaku usaha lain yang membutuhkan.

“Sampai saat ini belum [ada yang mendapatkan SP). Seharusnya Senin buka ternyata belum buka. Nanti Kamis [6/1/2022] kami undang lagi,” paparnya.

Baca Juga: Banyak Kios di Sentra Kuliner Veteran Sragen Dimiliki Kerabat Pejabat

Suharnoi mengatakan pihaknya akan mulai menarik sewa kios mulai 1 Januari 2022. Sebelumnya, para pedagang di sentra kuliner tidak dikenakan retribusi agar tak menambah beban di masa pandemi. Nilai sewa masih proses pembahasan yang akan disampaikan pada Kamis.

“Pada Kamis itu, dengan nilai yang ditawarkan tidak mau ya sudah, namun jika mau lanjut tanda tangan. Jadi kami selama ini tidak melakukan pembiaran. Kami pantau,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.