Tutup Iklan
Kabar Pasar Tradisional di Solo Tutup 3 Hari  Akibat Corona Dipastikan Hoaks
Pewarta foto Solopos berfoto menyerukan setop hoaks di depan Pasar Gede Solo yang beroperasi normal, Selasa (24/3/2020). (Solopos)

Solopos.com, SOLO – Masyarakat menerima informasi penutupan sejumlah pasar tradisional di Solo khususnya Pasar Gede, Kecamatan Jebres, Solo. Namun, informasi tersebut dipastikan hoaks.

Bahkan, pedagang tidak percaya kabar penutupan pasar diumumkan secara mendadak. Salah satu pedagang Pasar Gede, Sri Rahayu, 54, menerima kabar bohong penutupan pasar selama tiga hari mulai Senin (23/3/2020), pada Jumat (20/3/2020) siang.

Tetapi, dia tidak mempercayai kabar penutupan pasar tradisional di solo lantaran diumumkan secara mendadak.  Menurutnya pengumuman penutupan pasar tentu disampaikan jauh-jauh hari.

Warga Sukoharjo Positif Corona Sempat Outbound, Ini Kata AELI Jateng

“Pasar tradisonal enggak mungkin tutup. Pengumuman tutup pasti jauh-jauh hari diumumkan supaya para pedagang menghabiskan stok dagangan. Kalau tutup pun pasar tutup enggak mungkin. Kami mau makan apa,” katanya kepada Solopos.com, Minggu (22/3/2020).

Rahayu menjelaskan, omzetnya menurun sekitar 50 persen akibat status Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona di Solo dibandingkan dengan hari biasa.

Pedagang buah di Pasar Gede Solo, Puji, 34, juga menerima kabar penutupan pasar tradisional selama tiga hari melalui Whatsapp grup pada Jumat siang. Begitu mendapatkan kabar, ia meminta konfirmasi kepada Lurah Pasar Gede.

Jokowi Jengkel ODP Corona Bandel Malah Ikut Rewang dan Jalan-Jalan

“Kami mendapatkan kofirmasi kabar tersebut hoaks. Kalau pasar tutup kami mau makan apa? Selama KLB pasar sudah sepi pengunjung,” ungkapnya.

Hoaks

Lurah Pasar Gede, Agus Suharjo, mengatakan informasi penutupan Pasar Gede Solo yang beredar di kalangan pedagang dan warga tidak benar. Pasar tradisional di Solo tetap buka seperti biasa sesuai dengan jam operasional di saat KLB Corona.

Asrama Haji Donohudan Disiapkan untuk Tempat Isolasi Pasien Corona di Jateng

Hoaks soal penutupan pasar tradisional juga terjadi di berbagai wilayah selain Solo di Indonesia. Kabar penutupan pasar itu sempat membuat kaum ibu panik.

Sampai saat ini, sejumlah pasar tradisional termasuk di Solo dan sekitarnya tetap beroperasi normal. Di Pasar Palur Karanganyar misalnya, aktivitas jual beli berjalan seperti biasa. Meski jumlah pembeli cenderung menurun.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho