Asrama Haji Donohudan Disiapkan untuk Tempat Isolasi Pasien Corona di Jateng
Ilustrasi ruangan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali. (Solopos/dok)

Solopos.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) sedanng menyiapkan beberapa tempat untuk isolasi pasien corona, salah satunya Asrama Haji Donohudan.

Ruang isolasi tambahan itu disiapkan guna mengantisipasi lonjakan pasien akibat persebaran virus corona yang semakin masif di Jateng.

Beberapa lokasi yang diisiapkan untuk mengisolasi pasien corona antara lain seperti balai diklat hingga hotel milik Pemprov Jateng.

“Kalau kondisi memburuk, kami sudah menyiapkan beberapa tempat seperti balai diklat atau hotel milik Pemprov sebagai ruang isolasi. Balai diklat dan hotel itu memiliki kamar yang lumayan banyak, sehingga bisa disiapkan untuk ini,” ujar Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Selasa (24/3/2020).

Update! 686 Kasus Positif Corona di Indonesia, Jateng Tambah 4

Ganjar Pranowo mengatakan saat ini di Jateng sudah ada 13 rumah sakit lini satu yang siap menampung pasien virus corona. Baik yang telah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yang sudah positif.

Selain 13 rumah sakit, Jateng juga memiliki rumah sakit lini dua yang jumlahnya mencapai 45 unit untuk membantu penanganan Covid-19.

Jokowi Jengkel ODP Corona Bandel Malah Ikut Rewang dan Jalan-Jalan

“Saat ini kami sudah siapkan rumah sakit lini satu sebanyak 13, kemudian lini dua 45, dan lini tiga adalah sisanya. Inventarisasi akan terus kami dorong termasuk beberapa rintisan rumah sakit di Solo dan Brebes, yang kami siapkan khusus untuk penanganan,” tuturnya.

Selain itu, Ganjar mengatakan dukungan beberapa rumah sakit swasta juga telah dipersiapkan. Meski tidak memiliki banyak ruang isolasi, bantuan dari RS swasta itu diharapkan mampu menanggulangi kekurangan untuk menangani pasien corona di Jateng.

Peringatan Corona Dicueki Jokowi, Presiden Alam Gaib Protes

Asrama Haji Donohudan

Selain tempat-tempat tersebut, beberapa lokasi yang dipersiapkan untuk isolasi pasien corona Jateng itu antara lain Balai Diklat Pemprov, Balai Diklat Kemenag, Asrama Haji Donohudan, Hotel Kesambi milik Pemprov, dan gelanggang olahraga seperti Jatidiri.

Pemprov Jateng saat ini juga telah berkoordinas dengan TNI/Polri dalam rangka persiapan kemungkinan terburuk.

Warga Sukoharjo Positif Corona Sempat Outbound, Ini Kata AELI Jateng

Beberapa aset milik dua lembaga negara itu sudah didata dan disiapkan apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat sebagai ruang isolasi pasien corona Jateng.

Kendati demikian, Ganjar berharap skenario buruk itu tidak sampai terjadi. Untuk itu, semua cara dalam rangka menekan angka penularan virus corona harus dilakukan seoptimal mungkin.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho