Jual Migor Murah, Pengusaha Ritel Tagih Rp300 Miliar ke Pemerintah

Aprindo diberi tugas oleh pemerintah untuk menjual minyak goreng senilai Rp14.000 per liter, meski harga keekonomian minyak goreng sekitar Rp16.000-Rp20.000 per liter.

 Minyak goreng curah kemasan sederhana merek Minyakita seharga Rp14.000 per liter dirilis Rabu (6/7/2022) hari ini. (Bisnis)

SOLOPOS.COM - Minyak goreng curah kemasan sederhana merek Minyakita seharga Rp14.000 per liter dirilis Rabu (6/7/2022) hari ini. (Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA–Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mendesak pemerintah segera membayar utang senilai Rp300 miliar terkait penjualan minyak goreng murah pada Januari 2022 lalu.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan saat itu Aprindo diberi tugas oleh pemerintah untuk menjual minyak goreng senilai Rp14.000 per liter, meski harga keekonomian minyak goreng sekitar Rp16.000-Rp20.000 per liter.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Roy Nicholas Mandey menyampaikan utang yang belum dibayarkan tersebut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan industri ritel.

Menurut Roy, dana tersebut akan digunakan untuk melakukan ekspansi oleh pelaku usaha.

“Lewat pembayaran ini kita tidak hanya bisa bertahan tapi juga bisa ekspansi lagi di saat pandemi yang sudah mulai menurun. Kita sangat berharap karena ini tidak bicara kepada satu peritel, tapi seluruh peritel yang sudah berkontribusi dan berkomitmen konkret ketika Januari melakukan satu harga dari pemerintah,” kata Roy saat ditemui di Kementerian Perdagangan (Kemendag), Minggu (25/9/2022).

Baca Juga: Kebijakan DMO Urung Dicabut, Kemendag: Berhasil Stabilkan Harga Minyak Goreng

Roy mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab belum dibayarkannya utang tersebut.

Dia menyebut setidaknya ada tiga lembaga yang terkait utang tersebut yaitu Kemendag, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan Sucofindo.

Menurut dia, dalam waktu dekat ini pihaknya akan meminta audiensi agar utang tersebut segera bisa diterima peritel.

“Untuk itu kami berharap banyak signifikan dengan Kementerian Perdagangan dan instansi terkait misalnya BPDPKS kemudian verifikator dari Sucofindo. Ini kan sudah satu semester atau 6 bulan lebih belum jelas,” ujarnya.

Dia memerinci utang Rp300 miliar tersebut untuk membayarkan selisih harga minyak goreng Rp3.260 per liter. Peritel diwajibkan menjual minyak goreng sesuai HET Rp14.000, sedangkan harga keekonomian Rp17.260 per liter.

Baca Juga: Harga Minyak Nabati Dunia Terus Turun, CPO Jadi Kambing Hitam

Dengan kata lain, pengusaha ritel yang membeli minyak goreng otomatis merugi karena harus menjual Rp14.000 per liter.

“[Selisih yang dibayarkan] dari Rp17.260, dari harga keekonomian, jadi memang kami rugi,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah mewajibkan seluruh ritel modern yang menjadi anggota Aprindo untuk menjual minyak goreng sebesar Rp14.000 per liter.

Pada 18 Januari 2022, Menteri Perdagangan (Mendag) saat itu Muhammad Lutfi menyebut pemerintah menggelontorkan dana senilai Rp7,6 triliun untuk mensubsidi 250 juta liter minyak goreng kemasan per bulan atau 1,5 miliar ritel selama enam bulan bagi masyarakat.

Kemudian, pemerintah mencabut kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan Rp14.000 pada Maret 2022.

Setelah itu, harga minyak goreng kemasan sederhana dan premium mengikuti mekanisme pasar. Saat ini, pemerintah hanya mengatur HET minyak goreng curah sebesar Rp14.000 per liter.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Aprindo Tagih Utang ke Pemerintah Rp300 Miliar, Soal Apa?

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pelaku Soceng Diringkus Polisi, BRI Proaktif Ungkap Kejahatan Perbankan

      Penangkapan pelaku kejahatan soceng ini menunjukan komitmen BRI untuk turut mengungkap dan menangani kasus social engineering yang telah merugikan nasabah

      Menteri Airlangga Waspadai Laju Inflasi Tinggi di Akhir Tahun

      Tekanan pada inflasi diperkirakan masih tinggi, terutama pada akhir tahun, menjelang Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

      Harga Emas di Pegadaian Minggu 27 November 2022, Antam dan UBS Fluktuatif

      Emas Antam 24 karat ukuran 1 gram hari ini dijual Rp1.016.000, naik Rp1.000. Emas 24 karat UBS ukuran yang sama dijual Pegadaian seharga Rp979.000, naik Rp1.000 dari harga kemarin.

      Sektor Telko, Energi, hingga Barang Konsumsi Diramal Tahan Banting pada 2023

      Sejumlah sektor yang berkinerja unggul sepanjang tahun ini di antaranya, ada sektor energi, industri, transportasi, dan logistik.

      Perjalanan Lancar di Akhir Pekan, Simak Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini

      Simak jadwal perjalanan KRL Solo-Jogja pada hari ini, Minggu (27/11/2022).

      PT Widodo Makmur Perkasa Tbk & Dompet Dhuafa Beri Bantuan Korban Gempa Cianjur

      PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP atau WMP) berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa, bergerak cepat mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi Cianjur.

      Telkom Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang Anugerah Media Humas 2022

      Anugerah Media Humas 2022 diikuti humas dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, perusahaan BUMN dan BUMD, hingga humas perguruan tinggi negeri.

      Nominal Limit Transfer BCA Berdasarkan Jenis Kartu

      Berikut adalah informasi terkait batas atau limit transfer dari BCA yang dibedakan berdasar jenis kartu.

      Disebut Layak Jadi Panglima TNI, Segini Harta Kekayaan Yudo Margono

      Sebagai bagian dari penyelenggara negara, harta kekayaan Yudo Margono wajib dilaporkan secara rutin ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

      Bangga! 2 Tahun Beruntun, BRI Raih Peringkat Tertinggi di Ajang ASRRAT 2022

      Skor BRI dalam ESG Risk Rating dari Sustainalytics tercatat mengalami perbaikan secara konsisten.

      Presiden: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,72 Persen di Tengah Resesi Global

      Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 5,72 persen pada kuartal ketiga di tengah ancaman badai resesi yang dialami sejumlah negara di dunia.

      Hyundai Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur Senilai Rp2 Miliar

      T Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) dan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) bersama-sama memberikan donasi kepada para korban gempa di Cianjur.

      Liburan Lancar di Akhir Pekan, Simak Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini

      Simak jadwal perjalanan KRL Solo-Jogja pada hari ini, Sabtu (2y6/11/2022).

      BI Perkirakan Inflasi Mencapai 0,18 Persen pada November 2022

      Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi pada November 2022 mencapai 0,18 persen dibandingkan bulan sebelumnya atau month-to-month (mtm).

      Penggemar Vespa Merapat! Piaggio Mau Bawa Motor Listrik ke Indonesia

      Pemerintah Indonesia telah berbincang dengan produsen Vespa, Piaggio Group, untuk menghadirkan motor listrik ke Tanah Air.

      262 Unit Mobil Listrik Ioniq 5 Eks G20 Bali Siap Dilego, Berminat?

      PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) akan menjual mobil listrik Ioniq 5 bekas kendaraan operasional G20.